Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kopi Asal Bulukumba sampai ke Jerman

Siswanto

Minggu, 12 November 2017 | 14:16 WIB
Kopi Asal Bulukumba sampai ke Jerman
Ilustrasi kopi. (Shutterstock)

Suara.com - Conference of the Parties ke 23 di Jerman oleh anggota Anggota Komisi IV DPR daerah pemilihan Sulawesi 2, Andi Akmal Pasluddin, dimanfaatkan untuk mempromosikan Kopi Kahayya hasil produksi petani Bulukumba – Sulawesi Selatan.

Akmal menilai kopi Indonesia perlu untuk menjadi identitas kebanggaan dunia. Sebab, produk unggulan dari sektor pertanian dan perkebunan ini dapat dikonsumsi oleh seluruh masyarakat, termasuk masyarakat internasional.

"Kopi Kahayya ini asli produksi dari Bulukumba, Sulawesi Selatan, kualitas dan rasanya tidak kalah nikmat dibanding dengan kopi Toraja yang juga dari Sulawesi Selatan. Saat ini, Indonesia menjadi produsen kopi ke-empat terbesar di dunia setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia," ujar legislator Komisi IV DPR melalui pernyataan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (12/11/2017).

Pada konverensi sebelumnya, yakni COP 22, di Maroko, akmal juga turut aktiv untuk mendorong program nasional pada penurunan emisi, ketahanan pangan, hingga pengentasan kemiskinan.

Pada COP tahun lalu, Akmal juga mendorong pemerintah agar memaksimalkan Blue Carbon karena potensi alam yang dimilikinya. Bentangan pantai Indonesia yang sangat panjang, terpanjang kedua setelah Kanada yakni 99.093 kilometer akan sangat mendukung blue carbon jika pemerintah serius.

Pada jalur untuk menempuh penurunan emisi dan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim, menjadi pertimbangan penting mengaktivasi fungsi ekosistem laut dan mangrove.

Sedangkan pada kegiatan COP 23 Bonn, Jerman, tahun ini, Legislator PKS ini turut mempromosikan kopi Kahayya kepada delegasi dari negara lain sebagai salah satu produk kopi asli Sulawesi Selatan yang berkualitas. Kopi Kahayya oleh beberapa sudah dikenal dengan kualitas dan rasa yang baik.

Akmal mengatakan kopi kahayya ini adalah jenis Arabika yang tumbuh pada ketinggian 800 – 1800 mdpl.

Mengenai citarasa, ia meyakinkan bahwa lidah tidak pernah berbohong. Termasuk lidah orang barat pun akan mengakui betapa nikmatnya kopi Kahayya ini. Selama ini, dunia Internasional telah mengenal kopi terbaik dari Indonesia antara lain : Kopi Jawa, Kopi Toraja, Kopi Gayo, Kopi Sidikalang, Kopi Lintong, Kopi Wamena dan Kopi Luwak. Untuk itu, dunia perlu mengerti, bahwa Kopi Kahayya merupakan kopi yang perlu masuk dalam daftar pencarian.

Anggota Badan Anggaran ini berharap produksi lokal Indonesia dapat semakin maju dan berkompetisi di dunia internasional. Sebelumnya ia telah mendorong kepada pemerintah Indonesia agar menjadikan kopi terbaik Indonesia menjadi identitas negara di dunia Internasional. Negara Indonesia perlu berfokus pada produk unggulan yang memiliki daya saing di dunia, seperti Kopi yang diproduksi di Indonesia.

Salah satu bentuk fokus pemerintah, yaitu pada pengembangan kopi nusantara sebagai bentuk kebijakan untuk meningkatkan kemampuan petani kopi, baik petani pemilik maupun penggarap lahan kopi. Salah satunya adalah mereka dipermudah untuk mengakses modal.

"Dengan adanya kegiatan internasional seperti COP 23 ini, menjadi satu momen untuk memperkenalkan produk-produk Indonesia. Semoga produk kita dapat terus semakin maju dan bersaing di tingkat Internasional. Beberapa pengunjung yang hadir tadi, memberi apresiasi positif terhadap kopi Kahayya produksi Bulukumba." kata Andi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?

Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Prabowo Pamer Diminta Jadi Brand Ambassador Kopi: Biar Dapat Suplai Terus!

Prabowo Pamer Diminta Jadi Brand Ambassador Kopi: Biar Dapat Suplai Terus!

Video | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut

Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Prabowo Berkelakar soal Masa Pensiun: Mau Jadi Brand Ambassador Kopi

Prabowo Berkelakar soal Masa Pensiun: Mau Jadi Brand Ambassador Kopi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:07 WIB

Survei: Kopi Tetap Jadi Favorit, Tren Minuman Siap Saji Terus Tumbuh

Survei: Kopi Tetap Jadi Favorit, Tren Minuman Siap Saji Terus Tumbuh

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:10 WIB

2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu

2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:54 WIB

Permintaan Meledak, China Borong 8 Kontainer Kopi Premium Indonesia

Permintaan Meledak, China Borong 8 Kontainer Kopi Premium Indonesia

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 13:46 WIB

Prabowo: Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Dewa! Satu Cangkir Kopi Modalnya Berapa?

Prabowo: Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Dewa! Satu Cangkir Kopi Modalnya Berapa?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:53 WIB

Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?

Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:32 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×