Hanif: Syukuri Kebijakan Upah Beri Kepastian Kesejahteraan Buruh

Siswanto

Minggu, 12 November 2017 | 17:59 WIB
Hanif: Syukuri Kebijakan Upah Beri Kepastian Kesejahteraan Buruh
Menaker, M. Hanif Dhakiri menerima kunjungan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga S. Uno untuk membahas permasalahan ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat (27/10/2017). (Sumber: Kemnaker)

Suara.com - Dalam kondisi ekonomi global yang tidak menguntungkan maka buruh hendaknya bersyukur yang memiliki sistem yang memberi kepastian kepada buruh bahwa upahnya pasti naik dan kesejahteraan meningkat setiap tahun.

Menaker Hanif Dhakiri di acara BPJS Ketenagakerjaan Futsal Challenge 2017 di Jakarta, Minggu, mengatakan tantangan lain dari kemajuan teknologi adalah penggunaan mesin produksi yang dapat menggantikan pekerja hingga 4000 pada satu unit mesin.

Hanif mengatakan dirinya sedang merayu sejumlah perusahaan agar jangan cepat-cepat menggunakan mesin tersebut karena akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja massal.

Para pengusaha sudah mengingatkan bahwa jika menggunakan mesin lebih efisien, tidak ada keluhan, tidak ada demo dan faktor-faktor kemanusiaaan lainnya

Dalam kondisi demikian, Hanif mengingatkan pekerja/buruh untuk mensyukuri kenaikan upah yang sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan yang memberi kepastian upah buruh naik setiap tahun.

Di sisi lain, PP tersebut juga memberi kepastian kepada pengusaha atas besaran biaya pengupahan (labour cost) yang harus mereka siapkan setiap tahun. Kepastian tersebut memberi ketenangan berusaha dan meminimalisir pemutusan hubungan kerja.

"Kondisi ini harus kita syukuri bersama," ujar Hanif.

Kekurangan lain dari sistem pengupahan tersebut bisa ditutupi dengan memberi kemudahan dan fasilitas lain kepada buruh, seperti perlindungan dari risiko kerja, seperti jaminan kecelakaan, kematian, hari tua dan jaminan pensiun dengan segala kemudahaannya seperti diskon belanja dan kepemilikan rumah dengan bunga rendah.

Dia mengimbau semua pengusaha untuk menyertakan pekerjanya dalam BPJS Ketenagakerjaan karena sifatnya wajib dan diatur dalam peraturan perundaangan.

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto di kesempatan yang sama menyatakan pihaknya juga mengajak pengusahan "on line" untuk menyertakan pekerjanya dalam jaminan sosial. Terakhir BPJS-TK melakukan sosialisasi program jaminan sosial kepada 4000 pelaju Gojek sebagai lanjutan program sebelumnya di Jakarta Timur.

Tampil sebagai juara 1 BFC 2017 yang diikuti 40 tim dari perusahaan dan media massa, yakni tim futsal PLN, Juara 2 NET TV, Juara 3 AHM Sunter dan juara 4 FIF

Terkait pelaksanaan BFC 2017 yang menjadi bagian dari perayaan HUT BPJS Ketenagakerjaan ke-40 pada 5 Desember nanti, Agus mengatakan akan memperbesar kompetisi tersebut dengan melibatkan lebih banyak tim dari swasta dan pemerintah

"Kami ingin pertandingan ini menjadi sarana sosialisasi dan juga silaturahim antar sesama peserta, penyelenggara dan pengawas jaminan sosial agar hubungan menjadi lebih guyub dan melahir "trust" (saling percaya) pada program jaminan sosial," kata Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bocoran Jadwal dan Mekanisme Penetapan UMP 2027

Bocoran Jadwal dan Mekanisme Penetapan UMP 2027

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Sudah Oktober, Gaji PJLP DKI Masih Rp5,3 Juta dan Rapelan UMP 2026 Tak Kunjung Jelas

Sudah Oktober, Gaji PJLP DKI Masih Rp5,3 Juta dan Rapelan UMP 2026 Tak Kunjung Jelas

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:02 WIB

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:21 WIB

UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?

UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pekerja SPBU Terpapar Uap Berbahaya Tapi Upah Masih di Bawah UMP

Pekerja SPBU Terpapar Uap Berbahaya Tapi Upah Masih di Bawah UMP

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 14:31 WIB

Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!

Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:34 WIB

Pengeluaran Masih Nombok, Buruh Jakarta Desak Pramono Anung Revisi UMP 2026 di Depan Balai Kota

Pengeluaran Masih Nombok, Buruh Jakarta Desak Pramono Anung Revisi UMP 2026 di Depan Balai Kota

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:30 WIB

Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak

Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:16 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×