Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Belum 30 Tahun Sudah Punya Rumah? Inilah Cara Suksesnya

Angelina Donna

Jum'at, 05 Januari 2018 | 06:31 WIB
Belum 30 Tahun Sudah Punya Rumah? Inilah Cara Suksesnya
Ilustrasi rumah (shutterstock)

Suara.com - Generasi sekarang adalah generasi yang hidup di era yang super canggih. Generasi ini sangat dimanjakan dengan perkembangan teknologi yang ada. Banyak pula yang berkata kalau generasi ini sulit meraih kesuksesan dalam hidupnya. Bahkan, untuk membeli rumah saja tidak sanggup, apalagi di usianya yang masih muda.

Nyatanya, Anda bisa kalau Anda mau. Apa pun yang didasari dengan keinginan pasti akan berbuah manis. Termasuk ketika ingin membeli rumah sendiri. Bagaimana caranya? Simaklah tipsnya di bawah ini.

Tahu Apa yang Diinginkan
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui apa yang diinginkan. Hal ini tentu saja tidak mudah. Banyak aspek yang mempengaruhi dalam hal pengambilan keputusan. Banyak pula yang menimbulkan rasa tidak percaya diri atas apa yang diinginkan.

Namun, generasi zaman sekarang lebih tahu apa yang mereka inginkan. Mereka juga tidak ragu untuk pindah ke kota-kota besar, seperti Jakarta untuk mengejar mimpinya. Mereka akan berusaha keras untuk meraih apa yang ada dalam kepalanya. Generasi sekarang juga tahu berapa lama ia akan tinggal di kota tersebut.

Ketika memutuskan untuk menetap di kota yang bersangkutan, mereka lebih suka untuk berinvestasi di bidang properti. Caranya dengan membeli rumah sendiri. Tidak peduli rumah tersebut dibeli secara kredit atau tunai. Yang paling penting ialah mampu membeli rumah secepat mungkin berhubung harganya yang cenderung naik dari tahun ke tahun.

Tidak Suka Berutang
Generasi yang baru bekerja sekarang ini bukanlah orang yang suka berutang. Mereka tahu kalau berutang itu hanya akan memperburuk keadaan finansialnya. Mereka lebih suka menyimpan uangnya dalam bentuk tabungan atau investasi.

Memiliki keuangan yang sehat menjadi tujuan utama. Karena itu, generasi yang baru bekerja saat ini juga sangat berhati-hati ketika menggunakan kartu kredit dan sebisa mungkin menetapkan limit untuk membatasi pengeluaran.

Mengetahui Jumlah Pemasukan
Baik generasi saat ini maupun tidak, keduanya sama-sama mengetahui jumlah pemasukan yang diperoleh setiap bulan. Akan tetapi, generasi sekarang dapat menghasilkan lebih banyak karena memanfaatkan kemajuan teknologi.

Sebelum memutuskan untuk membeli rumah, generasi ini cenderung mempertimbangkan jumlah pemasukan setiap bulannya. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah ia sanggup membayar cicilan rumah tersebut atau tidak. Selain itu, ada juga biaya hipotek yang harus ditanggung, belum lagi pajak per tahun.

Mencari Kredit Berbiaya Rendah
Walaupun generasi sekarang rata-rata tidak suka berutang, kadang-kadang ia rela melakukannya untuk mewujudkan tujuan yang penting semisal mempunyai rumah. Dalam hal ini, mereka akan sangat teliti untuk menentukan developer mana yang menawarkan harga rumah yang pas harganya dan baik kualitasnya. Setelah itu, mereka akan mencari kredit yang berbiaya rendah. Semakin cepat proses cicilan, semakin besar pula biaya yang dibayarkan setiap bulannya.

Ada banyak sekali kreditur yang menawarkan cicilan rendah. Namun, Anda tidak boleh tergiur begitu saja. Lakukan pencarian dengan teliti sampai ke bagian yang paling detail sekalipun. Ini akan sangat membantu untuk mendapatkan kreditur terbaik. Jangan lupa pula untuk memerhatikan lembar portofolio dari setiap kreditur untuk mengetahui tingkat suku bunga dan kredibilitas dari kreditur yang bersangkutan.

Mulai Menabung Sejak Dini
Meskipun generasi yang baru bekerja sekarang ini kadang-kadang bersikap boros, mereka tidak pernah lupa untuk menabung. Setiap bulan mereka tidak enggan menyisihkan 15-20% dari total penghasilannya untuk ditabung. Seiring berjalannya waktu, jumlah tabungan tersebut akan bertambah dan mereka dapat membeli rumah sebelum usia 30 tahun.

Memiliki Pekerjaan Sampingan
Apabila penghasilan bulanan tidak cukup untuk mengkover semua pengeluaran, manfaatkan skill atau hobi yang dimiliki untuk menghasilkan uang lebih. Misalnya, fotografi, menulis, vlogging, atau bisnis kecil-kecilan. Pekerjaan sampingan seperti ini dapat menambah penghasilan sehingga dapat dengan mudah membeli rumah idaman.

Berinvestasi
Instrumen investasi juga termasuk bidikan generasi sekarang. Bagaimana tidak? Return yang didapatkan dari investasi lumayan besar. Return ini juga sangat bagus dimanfaatkan untuk menambah penghasilan ketika hendak membeli rumah idaman.

Siapa pun boleh berinvestasi, tidak peduli apakah usianya muda atau tidak. Yang paling penting adalah tahu menyesuaikan investasi dengan jenis kebutuhan. Ketika tujuan investasi tersebut untuk membeli rumah, pilihlah instrumen investasi jangka panjang, seperti reksa dana ataupun saham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah yang Dilakukan Orang Sukses Saat "Weekend"

Inilah yang Dilakukan Orang Sukses Saat "Weekend"

Bisnis | Selasa, 02 Januari 2018 | 17:15 WIB

5 Jenis Pinjaman Tanpa Bunga, Mau Coba?

5 Jenis Pinjaman Tanpa Bunga, Mau Coba?

Bisnis | Selasa, 02 Januari 2018 | 08:00 WIB

Ini Tiga Cara Cepat Melunasi Utang KPR

Ini Tiga Cara Cepat Melunasi Utang KPR

Bisnis | Jum'at, 29 Desember 2017 | 10:15 WIB

Terkini

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

×