Peringkat Daya Saing Indonesia Naik Lima Tingkat

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 30 Januari 2018 | 11:35 WIB
Peringkat Daya Saing Indonesia Naik Lima Tingkat
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Gubernur BI Agus Martowardojo, Mendag Thomas Lembong, & Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto pada rapat "Peningkatan Daya Saing Kawasan Perkotaan sebagai Pengerak Ekonomi Regional". (Suara.com/Dian Kusumo)

Suara.com - Hari ini, Selasa (30/1/2018), Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kemenko Perekonomian, Bobby Hamzar Rafinus, mengadakan Seminar Penguatan Daya Saing Indonesia Pada Perekonomian Global. Seminar ini diadakan dalam rangka mendorong partisipasi dunia usaha mengikuti Executive Opinion Survey yang diadakan oleh World Economic Forum (WEF). Survey tersebut saat ini masih sedang berlangsung, dari Januari – Maret 2018.

"Hasil survey ini, nantinya akan diolah menjadi masukan bagi penyusunan beberapa peringkat antar-negara, yaitu Global Competitiveness Index (GCI), Travel and Tourism Competitiveness Index dan Gender Global Gap Index," katanya di Jakarta, Selasa (30/1/2018).

Ketiga index tersebut diterbitkan dalam laporan tahunan yang berbeda yaitu Global Competitiveness Report, Travel and Tourism Competitiveness Report, serta Gender Global Gap Report. Peringkat negara yang dihasilkan, menjadi rujukan berbagai lembaga maupun pelaku usaha internasional. Hal ini menegaskan pentingnya dukungan dunia usaha nasional mengikuti survey tersebut dengan cermat.

Untuk membantu dunia usaha dalam memahami survey tersebut, maka dalam seminar ini diberikan penjelasan oleh mitra WEF di Indonesia, yaitu Pusat Studi Industri, UKM, dan Daya Saing Universitas Trisakti. Selain itu dalam rangka penyampaian informasi yang akurat tentang upaya peningkatan daya saing yang sedang dan perlu dilakukan, maka diadakan pula penjelasan dan dialog antara Pemerintah dengan Dunia Usaha.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dalam sambutan kunci, telah menyampaikan langkah-langkah peningkatan daya saing pariwisata Indonesia. Selanjutnya dialog mengenai peningkatan daya saing di bidang ekonomi makro, pembangunan infrastruktur, dan pemberantasan korupsi telah berlangsung antara pejabat yang mewakili Bank Indonesia, Kementerian Koordinator Perekonomian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi dengan pengusaha anggota APINDO dan perbankan.

"Ketiga bidang tersebut merupakan bagian dari kelompok factor driven, yang merupakan persyaratan dasar menuju daya saing yang kuat. Dengan pendapatan per kapita sekitar 3.600 dollar Amerika Serikat Indonesia telah masuk dalam tahapan kelompok negara efficiency driven," katanya.

Indonesia saat ini pada peringkat 36, naik 5 tingkat dari tahun 2016/2017. Untuk mencapai peringkat yang lebih tinggi, maka perbaikan kinerja bidang kelompok factor-driven perlu dipacu disamping bidang kelompok efficiency driven, seperti peningkatan efisiensi pada pasar tenaga kerja dan pasar barang. Upaya tersebut merupakan keniscayaan dengan adanya rencana perubahan pengukuran GCI yang memasukkan faktor teknologi digital. Prospek daya saing Indonesia relatif cerah karena pada bidang inovasi dan kecanggihan usaha, yang merupakan kelompok innovation driven, Indonesia tercatat berkinerja baik.

"Dengan perhatian dunia usaha yang semakin besar terhadap pentingnya daya saing, antara lain melalui partisipasi mengikuti Executive Opinion Survey, diharapkan peringkat GCI Indonesia semakin membaik," tutupnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Klaim Proyek Motor Listrik Nasional Bisa Hemat Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun

Pemerintah Klaim Proyek Motor Listrik Nasional Bisa Hemat Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Pemerintah Masih Godok Skema Insentif Motor Listrik Gegara Serapan Rendah

Pemerintah Masih Godok Skema Insentif Motor Listrik Gegara Serapan Rendah

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Produksi Sawit RI Melonjak, Pemerintah Kejar Target B60 di 2028

Produksi Sawit RI Melonjak, Pemerintah Kejar Target B60 di 2028

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 15:00 WIB

Realisasi Investasi di KEK Tembus Rp 353,3 Triliun per Q1 2026, Bukti RI Masih Dilirik Investor

Realisasi Investasi di KEK Tembus Rp 353,3 Triliun per Q1 2026, Bukti RI Masih Dilirik Investor

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 17:50 WIB

Proyek Investasi Unilever Global Diresmikan di Sumatra Utara Agustus Besok

Proyek Investasi Unilever Global Diresmikan di Sumatra Utara Agustus Besok

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 17:08 WIB

PNM dan KKP Tingkatkan Daya Saing Pengusaha Pindang Cukanggenteng melalui Pendampingan Terpadu

PNM dan KKP Tingkatkan Daya Saing Pengusaha Pindang Cukanggenteng melalui Pendampingan Terpadu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:50 WIB

Daya Saing Perusahaan Kini Ditentukan Praktik Bisnis Berkelanjutan

Daya Saing Perusahaan Kini Ditentukan Praktik Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:29 WIB

Gas Industri Penting, tetapi Bukan Faktor Tunggal di Balik Daya Saing dan PHK

Gas Industri Penting, tetapi Bukan Faktor Tunggal di Balik Daya Saing dan PHK

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:55 WIB

Said Iqbal: Harga Gas Bukan Satu-satunya yang Meningkatkan Biaya Produksi Industri

Said Iqbal: Harga Gas Bukan Satu-satunya yang Meningkatkan Biaya Produksi Industri

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

Terkini

Waspada, Hampir Seluruh Wilayah Kota Tangerang Kini Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau

Waspada, Hampir Seluruh Wilayah Kota Tangerang Kini Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau

News | Minggu, 06 September 2026 | 10:23 WIB

Bedak Tabur Make Over untuk Kulit Apa? Ini 3 Produk yang Bikin Makeup Bagus dan Awet

Bedak Tabur Make Over untuk Kulit Apa? Ini 3 Produk yang Bikin Makeup Bagus dan Awet

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 10:22 WIB

DPR Cecar Soal Sewa Kantor, BGN Siap Boyongan ke Gedung Telkom

DPR Cecar Soal Sewa Kantor, BGN Siap Boyongan ke Gedung Telkom

Video | Minggu, 06 September 2026 | 10:22 WIB

Bukan Sekadar Dongeng: Petualangan Menegangkan Inky si Gurita Menemukan Kembali Kebebasannya

Bukan Sekadar Dongeng: Petualangan Menegangkan Inky si Gurita Menemukan Kembali Kebebasannya

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 10:10 WIB

Semua Wilayah di Tangerang Terpapar Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau

Semua Wilayah di Tangerang Terpapar Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau

Banten | Minggu, 06 September 2026 | 10:04 WIB

Tetap Tenang Jangan Panik, Ini 6 Langkah Lindungi Diri dari Abu Vulkanik

Tetap Tenang Jangan Panik, Ini 6 Langkah Lindungi Diri dari Abu Vulkanik

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:57 WIB

Bukan Sekadar Pindah Markas, Ini Alasan Java United Dibawa ke Semarang

Bukan Sekadar Pindah Markas, Ini Alasan Java United Dibawa ke Semarang

Jawa Tengah | Minggu, 06 September 2026 | 09:53 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sudah Sampai Depok dan Bogor, Warga Pakai Masker-Kurangi Aktivitas

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sudah Sampai Depok dan Bogor, Warga Pakai Masker-Kurangi Aktivitas

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:51 WIB

PSSI Pekanbaru Resmi Dilantik, Ungkap Strategi Bina Pemain Muda sejak Dini

PSSI Pekanbaru Resmi Dilantik, Ungkap Strategi Bina Pemain Muda sejak Dini

Riau | Minggu, 06 September 2026 | 09:48 WIB

Jateng Diibaratkan Gadis Cantik, Exco PSSI Khairul Anwar Siap Maju Calonkan Diri Pimpin PSSI Jateng

Jateng Diibaratkan Gadis Cantik, Exco PSSI Khairul Anwar Siap Maju Calonkan Diri Pimpin PSSI Jateng

Jawa Tengah | Minggu, 06 September 2026 | 09:43 WIB

×