Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Solusi Bisnis Era Milenial, Ciputra Gelar Artpreneur Talk 2018

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 31 Januari 2018 | 07:50 WIB
Solusi Bisnis Era Milenial, Ciputra Gelar Artpreneur Talk 2018
Konferensi Pers Ciputra Group terkait Artpreneur Talk 2018 di Jakarta, Selasa (30/1/2018). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Presiden Joko Widodo menargetkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada tahun 2018 akan mencapai 5,4 persen, atau meningkat 0,3 persen dari target 2017 sebesar 5,1 persen. Sangat disadari bahwa pertumbuhan ekonomi ke depan tergantung pada consumer-nya yang sekarang ini dikuasai oleh Generasi Milenial atau yang biasa dikenal dengan generasi Y (generasi bebas).

Pada tahun 2015 jumlah millenial di Indonesia ada 84 juta orang berdasarkan data dari Bappenas. Sedangkan jumlah penduduk di Indonesia mencapai 255 juta. Jadi kalau di persentasikan, millenials ada sekitar 33% dari penduduk Indonesia. Sementara jika melihat dari usia produktif yang ditentukan oleh pemerintah yakni 16-64 tahun.

Millenials Indonesia ini terbagi menjadi 3 kelompok. Kelompok pertama adalah The Students Millenials yang lahir pada tahun 1993 hingga 2000. Tahun 2015 kelompok ini rata-rata berusia 15-22 tahun. Smartphone sudah masuk di era ini, dan media sosial juga sudah mulai digunakan.

 

Kelompok kedua adalah The Working Millenials yang lahir pada 1987 sampai 1993. Pada tahun 2015 kelompok ini berusia 22 sampai 28 tahun. Kelompok ini mengalami boom social media saat masuk SMA.

Kelompok ketiga adalah The Family Millenials, yaitu mereka yang sudah mulai berkeluarga atau mulai memikirkan ke arah tersebut. Kelompok ini rata-rata berusia 28-35 tahun pada 2015. Mereka adalah produk era reformasi karena pada tahun 1998 mereka baru saja lulus SMA dan juga mengalami masa transisi dari analog menjadi digital pada masa SMA.

Generasi ini tumbuh dengan adanya kemajuan teknologi, informasi, kebebasan untuk memilih dan lainnya. Generasi ini pula bebas dalam menentukan ingin menjadi seperti apa dia kelak. Tetapi kebebasan di sini maksudnya adalah masih dalam koridor yang positif. Kenapa bisa dikatakan generasi bebas? Karena besarnya peluang yang ada dan perubahan sifat orang tua yang lebih supportif dibanding orang tua sebelumnya.

Munculnya Generasi milenial membuat pelaku usaha harus memutar otak karena karateristik generasi ini sangat dinamis. Bagaimana silusinya agar bisnis Anda sukses di era milenial?

Jawabannya bisa Anda temukan di ajang Artpreneur Talk 2018 yang akan digelar pada 14 Februari 2018, bertempat di Ciputra Artpreneur Theater. Artpreneur Talk 2018 memilih generasi milenial sebagai pokok pembahasan dengan tema "Converting Millennials Into New Brand Lovers".

Artpreneur Talk 2018 akan menampilkan moderator yang kredibel dan pembicara terkemuka di industri. Pada debutnya tahun ini, Rina Ciputra Sastrawinata, Presiden Direktur Ciputra Artpreneur, mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian Ciputra Group dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. “Artpreneur Talk ini menjadi acara tahunan yang menyediakan konten menarik, mendidik dan beragam tentang topik hangat terkini. Ini merupakan salah satu bentuk kontribusi kami kepada Indonesia,” kata Rina Sastrawinata.

Menurut Rina, para pembicara yang akan tampil di antaranya adalah William Tanuwidjaja, Co-Founder dan CEO Tokopedia, Piotr Jakubowski, Chief Marketing Officer GO-JEK, Farhana Devi Attamimi, Executive Director of Strategy, Hakuhodo Network Indonesia, Anton Wirjono, Founder The Goods Dept, Eka Sugiarto, Head Of Media Unilever Indonesia & SEAA, dan masih banyak lagi pembicara yang bisa memberikan solusi terhadap perusuhaan yang ingin memenangkan pertempuran di era digital.

Artpreneur Talk juga mengundang beberapa influencer millennial terkenal seperti Agung Hapsah, Content Creator dengan 770k subscribers dan 41 juta views, Ayudia Bing Slamet dengan 1.1 juta Instagram followers dan Benakribo dengan 220k Youtube subscribers.

Dijelaskan lebih lanjut, generasi milenial menjadi tema utama karena anak muda yang identik dengan melek teknologi dan pop culture merupakan kekuatan potensial Indonesia yang sangat besar. Badan Kordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mencatat, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi, yaitu jumlah usia angkatan kerja (15 hingga 64 tahun) mencapai 180 juta jiwa (70 persen) pada 2020-2030. Sementara itu populasi penduduk Indonesia yang berusia antara 15 hingga 34 tahun sangat besar, yakni mencapai 34,45 persen

Acara Artpreneur Talk 2018 tersebut akan dibuka oleh Ir. Ciputra, pendiri dari Ciputra Group. Dalam press conference yang digelar pada Selasa (30/1/2018), di Jakarta, Ciputra menjelaskan tentang kondisi perekonomian Indonesia saat ini sedang terjadi transisi dari pola bisnis konvensional ke bisnis digital.

“Indonesia merupakan salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara sehingga punya peranan penting di tingkat global. Yang perlu diperhatikan adalah situasi bisnis di Indonesia saat ini tengah berada pada era transisi dari bisnis berbasis konvensional atau tradisional menuju ke era digital. Transisi ini membutuhkan kiat khusus agar pelaku bisnis bisa tetap bersaing dan menjadi pemenang,” kata Ir. Ciputra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?

Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:55 WIB

Gen Z dan Milenial Tinggalkan Gengsi Baju Baru Saat Lebaran, Utamakan Kondisi Dompet

Gen Z dan Milenial Tinggalkan Gengsi Baju Baru Saat Lebaran, Utamakan Kondisi Dompet

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:00 WIB

Gak Usah Sok Paling Tangguh, Setiap Generasi Punya Masalahnya Sendiri!

Gak Usah Sok Paling Tangguh, Setiap Generasi Punya Masalahnya Sendiri!

Your Say | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:01 WIB

Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu

Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 17:19 WIB

Gen Z Disebut Kalah Cerdas dari Milenial, Efek EdTech di Dunia Pendidikan?

Gen Z Disebut Kalah Cerdas dari Milenial, Efek EdTech di Dunia Pendidikan?

Your Say | Minggu, 15 Februari 2026 | 15:20 WIB

Biar Tak Cuma Jadi Pencari Kerja, Sekolah Mulai Cetak Pengusaha Muda

Biar Tak Cuma Jadi Pencari Kerja, Sekolah Mulai Cetak Pengusaha Muda

Lifestyle | Kamis, 12 Februari 2026 | 21:05 WIB

Mengapa Gen Z Indonesia Tak Lagi Mengejar Jabatan Tinggi?

Mengapa Gen Z Indonesia Tak Lagi Mengejar Jabatan Tinggi?

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:30 WIB

5 Alasan Kenapa Disebut Es Gabus, Jajanan Milenial Mirip Spons yang Terancam Punah

5 Alasan Kenapa Disebut Es Gabus, Jajanan Milenial Mirip Spons yang Terancam Punah

Lifestyle | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:20 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB