Rusun Atlet Kemayoran Siap Terima Tamu Asian Games 2018

Fabiola Febrinastri
Rusun Atlet Kemayoran Siap Terima Tamu Asian Games 2018
Ketua Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC), Eric Tohir, meninjau lapangan di Rusun Atlet Asian Games, di Kemayoran, Jakarta, Kamis (1/2/2018). (Sumber: Kementerian PUPR)

Pembangunan rusun atlet Asian Games telah selesai 100 persen.

Suara.com - Ketua Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC), Eric Tohir, menilai, hasil pembangunan dan fasilitas di rusun atlet untuk wisma atlet pada even Asian Games 2018 sangat baik. INASGOC berharap, ke depan, rusun ini bisa menjadi wisma atau tempat tinggal yang nyaman bagi para atlet tamu dari luar negeri yang akan berkompetisi di ajang Asian Games Agustus .

“Kami (INASGOC) menilai, fasilitas dan hasil pembangunan athlete village atau wisma atlet di Kemayoran sangat baik,” ujar Eric, usai meninjau lapangan di Rusun Atlet Asian Games, di Kemayoran, Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Ia menjelaskan, dari hasil pengamatannya di lapangan, sejumlah fasilitas rusun atlet yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memiliki kualitas sangat baik.

“Kualitas rusun ini bisa dikatakan seperti apartemen sekelas bintang dua atau tiga. Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Basuki (Hadimuljon0 - Menteri PUPR) dan timnya, atas hasil pembangunan dan kerja kerasnya membangun wisma atlet ini,” tandasnya.

Pada kunjungannya tersebut,  Eric yang mengenakan batik berwarna cokelat kemerahan didampingi oleh Kepala Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Erizal, dan sejumlah panitia Asian Games dari Sekretariat Negara, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).  Mereka memulai peninjauan dari halaman depan yang kini mulai digarap sebagai taman.

Peninjauan dilanjutkan ke lantai empat, tower 2, di samping Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran. Sejumlah unit rusun atlet pun mereka masuki.

Rusun atlet yang dibangun oleh Kementerian PUPR sudah dilengkapi berbagai fasilitas yang baik.

“Kami berharap, fasilitas ini nantinya juga bisa dinikmati oleh PNS maupun masyarakat yang tinggal di rusun atlet ini usai ajang Asian Games 2018,” katanya.

Sementara itu, Erizal menjelaskan, pembangunan rusun atlet Asian Games telah selesai 100 persen. Saat ini sedang dilakukan pengerjaan taman di halaman depan dan pemeliharaan rutin.

Sebagai informasi, Kementerian PUPR membangun 10 tower untuk wisma atlet. Sebanyak 10 tower  dibangun di dua lokasi, yakni 7 tower 5.494 unit, dengan daya tampung 16.482 orang, di Blok D10 Kawasan Kemayoran, tepatnya di samping RS Mitra Keluarga Kemayoran.

Sisanya tiga tower, dibangun di Blok C2, yang berlokasi sebelum pintu tol Ancol. Tiga tower tersebut dibangun 1.932 unit, dengan daya tampung 5.796 orang.

Setiap unit di rusun atlet tersebut memiliki dua kamar tidur, ruang tamu, dan kamar mandi, dapur, serta ruang jemur. Berbagai fasilitas lain, seperti fasilitas olahraga dan parkir kendaraan pun cukup luas. Ada juga kantin dan ruang terbuka.

Fasilitas lain yang disediakan oleh Kementerian PUPR sebagai bentuk dukungan terhadap perhelatan Asian Games adalah meja dan kursi tamu, lemari pakaian, dan tempat tidur plus AC di setiap kamar. Di kamar mandi pun sudah terpasang pemanas air dan ada ruang jemuran, serta dapur di bagian belakang unit.

“Setiap unit rusun sudah dilengkapi dengan fasilitas lengkap. Para atlet nantinya tinggal masuk saja. Pihak INASGOC juga sudah menggandeng para petugas untuk memandu para tamu,” terangnya.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS