Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Kembali Jatuh, Ini Penyebabnya

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 25 Mei 2018 | 12:53 WIB
Harga Minyak Dunia Kembali Jatuh, Ini Penyebabnya
Suasana pengisian bahan bakar minyak (BMM) di SPBU kawasan Abdul Muis, Jakarta, Senin (21/8/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Harga minyak dunia kembali jatuh pada perdagangan Jumat (25/5/2018). Harga minyak jatuh sekitar 1 dolar Amerika Serikat per barel pada akhir perdagangan Kamis (24/5/2018) atau Jumat (25/5/2018) waktu Indonesia.

Jatuhnya harga minyak tersebut lantaran Rusia berencana meningkatkan produksi minyaknya secara bertahap. Sejak 2017, Rusia bersama dengan kartel minyak OPEC telah menahan produksi demi mengembalikan harga.

Mengutip Reuters, harga minyak Brent berjangka turun 1,01 dollar AS atau 1,27 persen menjadi 78,79 dollar AS per barel. Sementara harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) melorot 1,57 persen atau 1,13 dolar AS ke posisi 70,71 dolar AS per barel.

Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan, sebetulnya produksi minyak dapat dikurangi secara perlahan jika negara-negara OPEC dan non-OPEC melihat keseimbangan pasar pada bulan Juni.

Pasalnya Rusia dan Arab Saudi memiliki posisi yang sama terhadap kesepakatan pengurangan produksi minyak ke depannya.

"Tapi kami yakin peningkatan produksi masih akan menjadi pembahasan di pertemuan OPEC bulan depan," kata Presiden Ritterbusch and Associates, Jim Ritterbusch.

Produksi minyak mentah Venezuela diketahui turun menjadi sekitar 1,4 juta barel per hari. Kekhawatiran berkurangnya pasokan telah mendorong harga minyak mentah sebelumnya hingga menembus lebih dari 80 dolar AS per barel atau untuk pertama kalinya sejak November 2014.

OPEC dan beberapa produsen minyak utama lainnya dijadwalkan bertemu di Wina, Austria pada bulan depan. OPEC setuju untuk memangkas produksi gabungan sekitar 1,8 juta barel per hari untuk mengerek harga minyak dan mengurangi kelebihan pasokan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stok Minyak AS Membengkak, Harga Minyak Dunia Terperosok

Stok Minyak AS Membengkak, Harga Minyak Dunia Terperosok

Bisnis | Kamis, 24 Mei 2018 | 08:59 WIB

Garda Revolusi Iran Ingin Pukul Mulut Menteri Luar Negeri AS

Garda Revolusi Iran Ingin Pukul Mulut Menteri Luar Negeri AS

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 14:13 WIB

Menkeu Periksa Neraca Keuangan Pertamina dan PLN, Ada Apa?

Menkeu Periksa Neraca Keuangan Pertamina dan PLN, Ada Apa?

Bisnis | Selasa, 22 Mei 2018 | 13:17 WIB

Kutuk Bom di 3 Gereja Surabaya, AS: Kami Bersama Rakyat Indonesia

Kutuk Bom di 3 Gereja Surabaya, AS: Kami Bersama Rakyat Indonesia

News | Minggu, 13 Mei 2018 | 13:08 WIB

Kedubes AS Hari Ini Didemo Soal Pemindahan Ibukota Israel

Kedubes AS Hari Ini Didemo Soal Pemindahan Ibukota Israel

News | Jum'at, 11 Mei 2018 | 10:51 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB