Array

Staf Gedung Putih Frustasi Hadapi Donald Trump, Ini Curhatannya

Jum'at, 07 September 2018 | 05:40 WIB
Staf Gedung Putih Frustasi Hadapi Donald Trump, Ini Curhatannya
Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Capella Hotel, Sentosa Island, Singapura, Selasa (12/6).

Suara.com - Seorang staf senior Gedung Putih yang namanya dirahasiakan baru-baru ini meluapkan curhatannya selama bekerja dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Curhatan staf tersebut dipublikasikan dalam kolom opini di New York Times Selasa (5/9/2018).

Dalam tulisannya tersebut, Staf ini mengaku bahwa para pejabat dan staf Gedung Putih stres dan frustrasi bekerja untuk Presiden Donald Trump yang mereka sebut "amoral".

Beberapa kali mereka harus membenahi sendiri kerusakan yang dilakukan Trump, demi kelangsungan negara Amerika Serikat.

Dalam opini tersebut, si staf bercerita bagaimana Trump selama ini telah bertindak tidak seperti seorang politisi Partai Demokrat; pemikiran bebas, pasar bebas, dan masyarakat bebas.

Ia menyatakan Trump adalah orang yang memimpin dengan "tidak sabaran, bermusuhan, meremehkan orang lain, dan tidak efektif". Trump juga disebut dalam tulisan itu "anti-perdagangan dan anti-demokrasi".

Setiap kali rapat dengan presiden adalah mimpi buruk. Trump kerap marah-marah, impulsif, karena hal-hal yang tidak benar sehingga menghasilkan keputusan yang ceroboh.

"Tidak ada yang tahu apakah dia bakal mengubah pikirannya dari menit ke menit," ujarnya.

Staf itu berujar, terdapat kasak-kusuk adanya rencana untuk mengaktifkan Amandemen 25 yang memberikan wewenang kepada wakil presiden maupun menteri untuk mencopot Trump.

Baca Juga: Studi: Nampan di Bandara Lebih Jorok dibanding Dudukan Toilet

Namun hal itu urung mereka lakukan. Yang mereka lakukan saat ini adalah bekerja sebaiknya hingga Trump habis masa jabatannya pada 2020.

"Tidak ada yang ingin menimbulkan krisis konstitusi. Jadi kami melakukan sebisa kami membawa pemerintahan ini ke jalan yang benar hingga -satu dan lain hal- berakhir," kata dia.

Staf senior Gedung Putih yang bekerja dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump hanya bisa menunggu Trump habis masa jabatannya pada 2020 .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI