Awal Pekan, IHSG Diprediksi Menguat

Ade Indra Kusuma | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 08 Oktober 2018 | 07:00 WIB
Awal Pekan, IHSG Diprediksi Menguat
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/3).

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (8/10/2018) diprediksikan bakal membalikan arah menjadi menguat. Sebelumnya, pada pekan kemaren (1-5 Oktober) IHSG terus bergerak memerah. 

‎Analis PT KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko ‎ mengatakan, aksi bargain hunting dari kaum banteng setelah 5 hari terkoreksi akibat pelemahan rupiah dan regional dapat membuat IHSG rebound dari oversold. Sehingga penurunan akan tertahan untuk sementara. 

"‎Bila tidak ada new low lagi maka potensi untuk rebound ke 5.815-5.870 terbuka lebar," ujar Yuganur di Jakarta, Senin (8/10/2018). 

Senada dengan Yuganur, Analis dari Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya juga memperkirakan IHSG bergerak menguat. Dia memperkirakan, IHSG bergerak di level  5.688 - 5.872. 

Willam menjelaskan, ‎mengawali pekan kedua pada kuartal ke empat tahun 2018, kondisi pergerakan IHSG masih terlihat akan bergerak moderat dengan potensi menguat yang masih tergolong cukup besar. 

"‎Hal ini tentunya juga turut ditopang oleh kondisi fundamental perekonomian yang cukup baik serta langkah sigap pemerintah dalam mengantisipasi gejolak perekonomian, hari ini IHSG berpotensi menguat," tutur dia. 

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji juga memperkirakan IHSG menguat. Berdasarkan indikator, MACD sudah membentuk pola dead cross di area negatif. Namun demikian, Stochastic dan RSI sudah menunjukkan oversold atau jenuh jual. 

Di sisi lain, tambah dia, terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi rebound pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance alias menguat. 

"Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.706.133 hingga 5.680.330. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.758.004 hingga 5.784.072," imbuh dia.

Berdasarkan data RTI perdagangan IHSG pada pekan kemarin melemah hingga 4,09 persen dan ditutup terakhir pada Jumat (5/10/2018) berada di level 5.731.

Dalam perdagangan pekan kemarin, sebanyak 55,5 miliar volume saham diperdagangkan ‎dengan frekuensi 1,93 juta kali. Dan turnover mencapai Rp 34,9 Triliun. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pergerakan IHSG Hari Ini Diprediksi Masih di Zona Merah

Pergerakan IHSG Hari Ini Diprediksi Masih di Zona Merah

Bisnis | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 08:55 WIB

Harga Komoditas Belum Stabil, IHSG Diprediksi Masih di Zona Merah

Harga Komoditas Belum Stabil, IHSG Diprediksi Masih di Zona Merah

Bisnis | Kamis, 04 Oktober 2018 | 08:47 WIB

Analis: Pelemahan Rupiah Bikin Pergerakan IHSG Hari Ini Melemah

Analis: Pelemahan Rupiah Bikin Pergerakan IHSG Hari Ini Melemah

Bisnis | Rabu, 03 Oktober 2018 | 08:09 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB