Teknologi Jadi Tantangan Sektor Logistik Hadapi Revolusi Industri

Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:29 WIB
Teknologi Jadi Tantangan Sektor Logistik Hadapi Revolusi Industri
Diskusi Indonesia siap menuju Revolusi Industri 4.0 di Jakarta. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Sektor logistik memiliki tantangan dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0, mengingat semua aktivitas rata-rata sudah digerakan oleh teknologi.

Kepala Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Logistik, Supply Chain, dan SDM, Nofrisel mengatakan, ada sejumlah tantangan utama dalam Revolusi Industri 4.0 yang harus bisa diatasi pelaku bisnis logistik nasional.

Menurutnya, penggunaan-penggunaan melalui otomatisasi, teknologi artificial intelligence (AI), dan internet of things (IoT) dinilai akan berpengaruh terhadap performa industri yang otomatis berpengaruh juga kepada kinerja logistik dan supply chain nasional.

“Penggunaan teknologi sangat penting untuk menunjang era ini. Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, industri logistik diharapkan bisa memanfaatkan hal tersebut agar bisnisnya tetap bisa bertahan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Dirinya menambahkan perkembangan teknologi memberikan pengaruh ke industri logistik serta supply chain. Hal ini juga telah mendorong industri transportasi, logistik dan supply chain Indonesia untuk saling berkolaborasi secara intensif.

"Di samping itu, bisnis model korporasi di sektor transportasi, logistik dan supply chain juga dituntut untuk terus disesuaikan mengingat sektor ini adalah salah satu industri yang terkena disrupsi, terutama karena kemajuan teknologi dan perubahan selera para pelanggannya," ujarnya.

Dampak itu bisa terjadi apabila para pelaku bisnis logistik tak memiliki pengetahuan yang memadai guna menghadapi Revolusi Industri 4.0, khususnya pada sektor logistik.

Dia juga mengatakan dengan daya dukung teknologi tersebut membuat para pelaku bisnis logistik seharusnya berlomba-lomba menurunkan tarifnya mengingat bisnis ini akan berjalan secara kompetitif dan ketat.

"Memang tuntutan setelah menggunakan teknologi, implikasinya adalah itu (menurunkan tarif)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI