Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.890

Intip Gaya Sri Mulyani Ajarkan Pentingnya Bayar Pajak ke Anak SD

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 22 Oktober 2018 | 16:11 WIB
Intip Gaya Sri Mulyani Ajarkan Pentingnya Bayar Pajak ke Anak SD
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengajar di SDN Kenari 07-08 pada Senin (22/10/2018). (Dok: Kementerian Keuangan)

Suara.com - Di tahun ke-3 penyelenggaraan Kementerian Keuangan Mengajar, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo serta beberapa pejabat Eselon I ikut menjadi relawan Kemenkeu Mengajar di SDN Kenari 07-08 pada Senin (22/10/2018).

Di hadapan para murid-murid, Sri Mulyani mencoba menjelaskan arti pentingnya pajak dan pengelolaan utang negara.

“Negara ngumpulin uang dari perekonomian masyarakat namanya pajak. Bayar pajak kan? Ayah kalian, ibu kalian, om kalian, tante kalian, tetangga kalian yang kerja itu biasanya mereka bayar pajak. Sebagian dari gajinya itu untuk bayar pajak dikumpulin untuk negara untuk kepentingan umum,” kata Sri Mulyani.

Selain menjelaskan arti pentingnya pajak, Sri Mulyani juga memberikan kesempatan kepada murid-murid SDN Kenari 07-08 untuk bertanya apa saja kepada dirinya.

Tak menunggu beberapa lama, beberapa murid pun langsung memberanikan diri untuk bertanya.

"Ibu, Indonesia kan kaya, kenapa kita tidak memberikan utang ke negara lain?" tanya seorang murid bernama Tasya di kelas.

Mendengar pertanyaan itu, Sri Mulyani kemudian tersenyum dan mencoba untuk menjelaskannya.

Kata Sri Mulyani, Indonesia bisa saja memberikan utang ke negara lain melalui instrumen seperti surat utang negara (SUN).

Selain Tasya, murid lain juga mencoba bertanya ke Sri Mulyani.

"Ibu kenapa kita tidak mencetak uang sendiri saja untuk bayar utang?" ujarnya.

Mendengar pertanyaan itu, Sri Mulyani kembali tersenyum. Kata Sri Mulyani, mencetak uang sendiri bukan cara yang pas untuk melunasi utang.

Karena setiap uang yang dicetak harus terlebih dahulu memperhitungkan berapa banyak kebutuhan uang yang beredar di Indonesia.

"Kalau kita cetak uang terus, nanti inflasinya tinggi. Harga akan jadi mahal," imbuh dia.

Kemenkeu Mengajar adalah kegiatan mengajar selama satu hari di Sekolah Dasar (SD) secara sukarela dari para pegawai Kemenkeu.

Para relawan mengajarkan peran Kemenkeu dalam menjaga ekonomi dan memperkenalkan profesi yang ada di Kemenkeu. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan profesi yang ada di Kemenkeu sekaligus menularkan nilai-nilai dan semangat Kemenkeu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawaslu Telisik Dugaan Pelanggaran Kampanye Luhut dan Sri Mulyani

Bawaslu Telisik Dugaan Pelanggaran Kampanye Luhut dan Sri Mulyani

News | Sabtu, 20 Oktober 2018 | 13:49 WIB

Ditanya Soal Pose Salam Satu Jari di IMF, Sri Mulyani Bungkam

Ditanya Soal Pose Salam Satu Jari di IMF, Sri Mulyani Bungkam

Bisnis | Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:22 WIB

Pose Satu Jari, Luhut dan Sri Mulyani Dilaporkan ke Bawaslu

Pose Satu Jari, Luhut dan Sri Mulyani Dilaporkan ke Bawaslu

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:03 WIB

Terkini

Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Pulau Balaloho

Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Pulau Balaloho

Sulsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:14 WIB

Ratu Dewa Ungkap Alasan Pemkot Palembang Siapkan Perda dan Perwali Terkait LGBT

Ratu Dewa Ungkap Alasan Pemkot Palembang Siapkan Perda dan Perwali Terkait LGBT

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:12 WIB

'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans

'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:10 WIB

Baru 1 Tahun Ada 15 Kepala Daerah Kena OTT KPK, Ini Daftarnya!

Baru 1 Tahun Ada 15 Kepala Daerah Kena OTT KPK, Ini Daftarnya!

Video | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:10 WIB

Rusuh Berakhir Pendukung Baku Hantam, Dua Anggota DPRD Riau Bakal Disanksi

Rusuh Berakhir Pendukung Baku Hantam, Dua Anggota DPRD Riau Bakal Disanksi

Riau | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:57 WIB

Penantang Vario 125 dari Yamaha Usung Fitur Canggih bak Moge

Penantang Vario 125 dari Yamaha Usung Fitur Canggih bak Moge

Otomotif | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:54 WIB

Lonjakan Eksplorasi Migas Jadi Momentum, Pospera Sumsel Ingatkan SKK Migas Soal Keadilan Energi

Lonjakan Eksplorasi Migas Jadi Momentum, Pospera Sumsel Ingatkan SKK Migas Soal Keadilan Energi

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:54 WIB

Nobar Piala Dunia Bareng BRI Sambil Buka Peluang Kolaborasi Bisnis

Nobar Piala Dunia Bareng BRI Sambil Buka Peluang Kolaborasi Bisnis

Bri | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:48 WIB

Bukan Sekadar CFD, Jembatan Ampera Disulap Jadi Panggung Kebaya dan Songket Palembang

Bukan Sekadar CFD, Jembatan Ampera Disulap Jadi Panggung Kebaya dan Songket Palembang

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:45 WIB

Rugi Rp1,5 Miliar! Tiga Kapal di Muara Angke Ludes Terbakar Akibat Korsleting

Rugi Rp1,5 Miliar! Tiga Kapal di Muara Angke Ludes Terbakar Akibat Korsleting

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:44 WIB

×