Intip Gaya Sri Mulyani Ajarkan Pentingnya Bayar Pajak ke Anak SD

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 22 Oktober 2018 | 16:11 WIB
Intip Gaya Sri Mulyani Ajarkan Pentingnya Bayar Pajak ke Anak SD
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengajar di SDN Kenari 07-08 pada Senin (22/10/2018). (Dok: Kementerian Keuangan)

Suara.com - Di tahun ke-3 penyelenggaraan Kementerian Keuangan Mengajar, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo serta beberapa pejabat Eselon I ikut menjadi relawan Kemenkeu Mengajar di SDN Kenari 07-08 pada Senin (22/10/2018).

Di hadapan para murid-murid, Sri Mulyani mencoba menjelaskan arti pentingnya pajak dan pengelolaan utang negara.

“Negara ngumpulin uang dari perekonomian masyarakat namanya pajak. Bayar pajak kan? Ayah kalian, ibu kalian, om kalian, tante kalian, tetangga kalian yang kerja itu biasanya mereka bayar pajak. Sebagian dari gajinya itu untuk bayar pajak dikumpulin untuk negara untuk kepentingan umum,” kata Sri Mulyani.

Selain menjelaskan arti pentingnya pajak, Sri Mulyani juga memberikan kesempatan kepada murid-murid SDN Kenari 07-08 untuk bertanya apa saja kepada dirinya.

Tak menunggu beberapa lama, beberapa murid pun langsung memberanikan diri untuk bertanya.

"Ibu, Indonesia kan kaya, kenapa kita tidak memberikan utang ke negara lain?" tanya seorang murid bernama Tasya di kelas.

Mendengar pertanyaan itu, Sri Mulyani kemudian tersenyum dan mencoba untuk menjelaskannya.

Kata Sri Mulyani, Indonesia bisa saja memberikan utang ke negara lain melalui instrumen seperti surat utang negara (SUN).

Selain Tasya, murid lain juga mencoba bertanya ke Sri Mulyani.

"Ibu kenapa kita tidak mencetak uang sendiri saja untuk bayar utang?" ujarnya.

Mendengar pertanyaan itu, Sri Mulyani kembali tersenyum. Kata Sri Mulyani, mencetak uang sendiri bukan cara yang pas untuk melunasi utang.

Karena setiap uang yang dicetak harus terlebih dahulu memperhitungkan berapa banyak kebutuhan uang yang beredar di Indonesia.

"Kalau kita cetak uang terus, nanti inflasinya tinggi. Harga akan jadi mahal," imbuh dia.

Kemenkeu Mengajar adalah kegiatan mengajar selama satu hari di Sekolah Dasar (SD) secara sukarela dari para pegawai Kemenkeu.

Para relawan mengajarkan peran Kemenkeu dalam menjaga ekonomi dan memperkenalkan profesi yang ada di Kemenkeu. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan profesi yang ada di Kemenkeu sekaligus menularkan nilai-nilai dan semangat Kemenkeu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawaslu Telisik Dugaan Pelanggaran Kampanye Luhut dan Sri Mulyani

Bawaslu Telisik Dugaan Pelanggaran Kampanye Luhut dan Sri Mulyani

News | Sabtu, 20 Oktober 2018 | 13:49 WIB

Ditanya Soal Pose Salam Satu Jari di IMF, Sri Mulyani Bungkam

Ditanya Soal Pose Salam Satu Jari di IMF, Sri Mulyani Bungkam

Bisnis | Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:22 WIB

Pose Satu Jari, Luhut dan Sri Mulyani Dilaporkan ke Bawaslu

Pose Satu Jari, Luhut dan Sri Mulyani Dilaporkan ke Bawaslu

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:03 WIB

Terkini

17 Perjalanan KRL Dibatalkan Hingga 30 September 2026

17 Perjalanan KRL Dibatalkan Hingga 30 September 2026

News | Senin, 07 September 2026 | 21:16 WIB

Aksi Tak Biasa Wanita Jakarta kepada Warga Malaysia Saat Erupsi Anak Krakatau Viral di Negeri Jiran

Aksi Tak Biasa Wanita Jakarta kepada Warga Malaysia Saat Erupsi Anak Krakatau Viral di Negeri Jiran

News | Senin, 07 September 2026 | 21:15 WIB

KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi

KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi

Bogor | Senin, 07 September 2026 | 21:10 WIB

Kasus ISPA Melonjak Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas

Kasus ISPA Melonjak Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas

Riau | Senin, 07 September 2026 | 21:07 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat

Banten | Senin, 07 September 2026 | 21:05 WIB

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 21:03 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Banten Liburkan Sekolah dan Terapkan PJJ 3 Hari

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Banten Liburkan Sekolah dan Terapkan PJJ 3 Hari

Banten | Senin, 07 September 2026 | 21:01 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

News | Senin, 07 September 2026 | 20:58 WIB

6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes

6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes

Jabar | Senin, 07 September 2026 | 20:56 WIB

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

×