Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

BI Beberkan Penyebab Rupiah Terus Menguat Terhadap Dolar AS

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 09 November 2018 | 14:02 WIB
BI Beberkan Penyebab Rupiah Terus Menguat Terhadap Dolar AS
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Komplek Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (19/10/2018). (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Bank Indonesia (BI) membeberkan penyebab nilai tukar rupiah terus menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sejak 31 Oktober lalu, rupiah memang terus menguat.

Berdasarkan pasar Spot Bloomberg, nilai tukar rupiah pada Jumat (9/11/2018)‎ pukul 13.06 WIB berada di level Rp 14.671 per dolar AS. Posisi tersebut menguat dibandingkan pada posisi 31 Oktober lalu yang masih berada di level Rp 15.000-an.

Sementara, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia rupiah Jumat (9/11/2018)‎ berada di level Rp 14.632 per dolar AS. Posisi itu menguat dari pergerakan hari kemarin di level Rp 14.651.

Menurut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, penguatan rupiah ini karena rilis pertumbuhan ekonomi pada kuartal III tahun 2018 di atas perkiraan pasar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Pada kuartal III pertumbuhan ekonomi ‎sebesar 5,17 persen.

"Selain itu inflasi yang rendah, dan kepercayaan kebijakan pemerin‎tah. Termasuk juga beroperasinya DNDF. Pemantauan kami DNDF cukup baik, suplai dan permintaan cukup berkembang," ujar Perry saat ditemui di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Dari sisi global, tambah Perry, ‎meredanya ketegangan perang dagang AS dengan Cina turut menopang rupiah menguat.

‎"Baik faktor global maupun domestik yang mendorong nilai tukar rupiah menguat stabil. Ini semuanya sekali lagi sesuai dengan mekanisme pasar‎," tutur dia.

Perry menambahkan, dengan menguatnya rupiah tersebut, maka BI belum akan melakukan langkah untuk menstabilisasi rupiah.

"Pergerakan nilai tukar kebijakan sesuai mekanisme pasar supply dan demand nya bagus. Kita lihat enggak ada keperluan untuk stabilisasi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar AS Diprediksi Menguat Hingga ke Level Rp 14.760

Dolar AS Diprediksi Menguat Hingga ke Level Rp 14.760

Bisnis | Jum'at, 09 November 2018 | 08:01 WIB

Pemilu Sela AS Jadi Faktor Penguatan Rupiah

Pemilu Sela AS Jadi Faktor Penguatan Rupiah

Bisnis | Kamis, 08 November 2018 | 15:33 WIB

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp 14.610

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp 14.610

Bisnis | Kamis, 08 November 2018 | 07:46 WIB

Terkini

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:41 WIB

Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia

Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:25 WIB

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB