Sempat Naik, Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Diprediksi Melemah

M. Reza Sulaiman | Achmad Fauzi
Sempat Naik, Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Diprediksi Melemah
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi melemah. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Setelah sempat naik beberapa hari lalu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi akan berlanjut melemah.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah pada Kamis (6/12/2018) terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi berada di zona merah. Setelah sempat naik beberapa hari lalu, nilai tukar rupiah diprediksi akan berlanjut melemah.

Analis Senior dari CSA Research Institute, Reza Priyambada mengatakan, mulai menguatnya laju dolar AS dengan memanfaatkan pelemahan Euro setelah pelaku pasar kembali mencermati perkembangan pembahasan anggaran Italia dengan Uni Eropa, tentunya dapat kembali menjadi sentimen negatif bagi rupiah.

"Di perkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.450 - Rp 14.390," ujar Reza di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Pelemahan ini, tambah Reza, juga karena pelemahan dolar AS yang sebelumnya terjadi tidak dapat dimanfaatkan rupiah untuk kembali menguat

"Diharapkan pelemahan Rupiah dapat lebih terbatas dan waspadai adanya potensi pelemahan kembali," imbuh dia.

Berdasarkan data Bloomberg pergerakan rupiah pada Rabu (5/12/2018) kemarin berada di level Rp 14.402 per dolar AS. Level itu melemah dibandingkan perge‎rakan Selasa lalu di level Rp 14.291 per dolar AS.

Sementara, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia rupiah juga melemah pada Rabu Kemarin di level Rp 14.383 per dolar AS dari posisi Selasa lalu yang di level Rp 14.293 per dolar AS.

Baca Juga
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS