Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Lepas Status Persero, Jasa Marga - Adhi Karya Jadi Anak Usaha Hutama Karya

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Jum'at, 01 Februari 2019 | 22:26 WIB
Lepas Status Persero, Jasa Marga - Adhi Karya Jadi Anak Usaha Hutama Karya
Direktur Utama Jasa Marga Desi Aryani saat ditemui selepas RUPSLB di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (1/2/2019). [Suara.com/Acmad Fauzi]

Suara.com - Dua perusahaan berstatus badan usaha milik negara, yakni PT Jasa Marga dan PT Adhi Karya, resmi melepas status perseroan. Hal ini karena dua BUMN tersebut bergabung dalam holding BUMN Infrastruktur. 

Pelepasan status terjadi setelah pemegang saham dua perusahaan tersebut menyetujuinya dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Nantinya, Jasa Marga dan Adhi Karya melepas saham milik pemerintah, yakni saham seri B ke induk perusahaan PT Hutama Karya (Persero). Artinya, Jasa Marga dan Adhi Karya akan berstatus anak usaha dari Hutama Karya.

"Jasa Marga melakukan RUPSLB pada sore hari ini. Jadi agenda RUPSLB pemintaan dari Kementerian BUMN sebagai pemegang saham mayoritas. Tujuannya adalah untuk merealisasikan holding infrastruktur," ujar Direktur Utama Jasa Marga Desi Aryani saat ditemui selepas RUPSLB di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Menurut Desi, perubahan status perseroan menjadi anak usaha Hutama Karya tidak mempengaruhi kinerja. Justru perubahan status itu akan menaikkan level perusahaan BUMN menjadi lebih besar.

"Besar karena kapasitas keuangannya. Kejutan keuangannya lebih besar, kan digabung, sehingga otomotis levelnya lebih tinggi. Kalau dari kami ya tetap bekerja seperti selama ini saja. Kami berusaha tetap tampil baik, baik penyelesaian pembangunan maupun kinerja keuangan. Kami enggak ada masalah," imbuhnya.

Desi menambahkan, Jasa Marga akan resmi menjadi anak usaha Hutama Karya setelah Peraturan Pemerintah mengenai Holding Infrastruktur. Ditargetkan peraturan tersebut akan rampung pada bulan Februari.

Untuk diketahui, Holding infrastruktur terdiri 6 perusahaan yang mana PT Hutama Karya sebagai induknya. Untuk anggotanya yakni PT Waskita Karya Tbk, PT Jasa Marga Tbk, PT Adhi Karya Tbk, PT Yodya Karya, dan PT Indra Karya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dikritik JK, Adhi Karya Bakal Bangun LRT Jabodebek Fase II Tidak Melayang

Dikritik JK, Adhi Karya Bakal Bangun LRT Jabodebek Fase II Tidak Melayang

Bisnis | Senin, 14 Januari 2019 | 18:15 WIB

Wapres Sebut Biaya LRT Mahal, Konstruktor: Harga Kami Lebih Rendah

Wapres Sebut Biaya LRT Mahal, Konstruktor: Harga Kami Lebih Rendah

Bisnis | Senin, 14 Januari 2019 | 17:20 WIB

Korupsi Gedung IPDN, Petinggi PT. Adhi Karya Mangkir Pemeriksaan

Korupsi Gedung IPDN, Petinggi PT. Adhi Karya Mangkir Pemeriksaan

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 20:32 WIB

Korupsi Gedung IPDN, KPK Periksa Petinggi Adhi Karya dan PNS Kemendagri

Korupsi Gedung IPDN, KPK Periksa Petinggi Adhi Karya dan PNS Kemendagri

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 11:59 WIB

Terkini

IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun

IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:44 WIB

Tiket Pesawat Gratis PPN dan Diskon Kereta, Ini Rincian Stimulus Ekonomi Rp26,3 Triliun

Tiket Pesawat Gratis PPN dan Diskon Kereta, Ini Rincian Stimulus Ekonomi Rp26,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:38 WIB

BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional

BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:24 WIB

Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar

Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:05 WIB

Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul

Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:33 WIB

BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%

BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:16 WIB

IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat

IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:05 WIB

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB