Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Pajak Buku Dihapus, Aktivis Literasi: Tak Ada Hubungannya dengan Minat Baca

Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 04 Maret 2019 | 11:19 WIB
Pajak Buku Dihapus, Aktivis Literasi: Tak Ada Hubungannya dengan Minat Baca
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno (Suara.com/Ria Rizki Nirmala)

Suara.com - Sandiaga Uno berjanji akan menghapuskan pajak perbukuan jika terpilih sebagai Wakil Presiden. Adapun tujuan dihapuskannya pajak perbukuan, agar harga buku menjadi murah dan minat baca semakin meningkat.

Namun, hal tersebut dinilai sebagai suatu langkah yang kurang tepat.

Aktivis literasi yang juga sebagai pendiri Pustaka Bergerak Nirwan Ahmad Arsuka mengatakan, menghapus pajak perbukuan, salah satunya pajak kertas tidak berhubungan langsung dengan minat baca masyarakat Indonesia.

"Tak ada hubungan yang langsung dan sederhana antara pajak kertas dengan minat baca, tapi bagaimana meningkatkan produktivitas masyarakat, sehingga daya belinya juga naik. Jika masyarakat kita daya belinya naik, maka buku-buku tidak akan terasa mahal. Buku yang dianggap mahal pun, bisa dibeli," kata Nirwan saat dihubungi Suara.com, Senin (4/3/2019).

Nirwan menambahkan, penghapusan pajak perbukuan ini juga akan berdampak pada industri buku, ia masih meragukan efek jangka panjang dari kebijakan yang dijanjikan wakil dari capres Prabowo Subianto itu.

"Mungkin positif pada industri buku, setidaknya dalam jangka pendek. Tapi bagaimana jangka panjangnya? Jangan-jangan malah menimbulkan masalah lain yang tak terduga? Yang jelas, menghapus pajak ini semua, tentu punya pengaruh makroekonomi pada skala nasional kan?" jelasnya.

Sebelumnya, Sandiaga menilai, pajak perbukuan sangat memberatkan masyarakat dan para penerbit buku. Sedikitnya ada empat macam pajak dari kertas hingga buku sampai ke tangan masyarakat.

Mulai dari pajak kertas yang mencapai 10 persen, pajak percetakan sebesar 10 persen, royalti penulis 15 persen dan pajak penjualan 10 persen.

"Angka ini terlalu besar dan membuat harga buku menjadi mahal," kata Sandiaga saat mengunjungi pameran Islamic Book Fair (IBF) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pemilu 17 April, Sandiaga Minta Pendukungnya Khatam Al-Quran

Jelang Pemilu 17 April, Sandiaga Minta Pendukungnya Khatam Al-Quran

News | Senin, 04 Maret 2019 | 02:05 WIB

Isu Keluarga Uno Dukung Jokowi, Sandiaga Singgung Narasi Memecah Belah

Isu Keluarga Uno Dukung Jokowi, Sandiaga Singgung Narasi Memecah Belah

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 22:56 WIB

Sandiaga Janji Akan Hapus Pajak Buku: Pajak Buku Membuat Harga Buku Mahal

Sandiaga Janji Akan Hapus Pajak Buku: Pajak Buku Membuat Harga Buku Mahal

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 16:07 WIB

Terkini

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:32 WIB