Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.107

Mentan Ingin Kembalikan Kejayaan Rempah dan Kakao di Indonesia

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 11 Maret 2019 | 13:37 WIB
Mentan Ingin Kembalikan Kejayaan Rempah dan Kakao di Indonesia
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Dok: Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan ingin mengembalikan kejayaan rempah dan komoditas perkebunan di Indonesia. Hal tersebut dikatakannya saat melalukan program peremajaan rempah dan kakao, termasuk membagikan bantuan bibit unggul kakao dengan produktivitas 3,5 ton per ha per tahun sebanyak 1 juta batang di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (11/3/2019).

Turut hadir dalam acara ini, anggota Komisi IV DPR RI, Andi Luthfi, Bupati Luwu, Basmi Mattayang, Dirjen Perkebunan, Kasdi Subagiyono, Kepala Badan Litbang Pertanian, Fadjry Djufry, dan lebih dari 12 ribu petani.

Selain membagikan 1 juta batang kakao, Mentan juga memberikan tambahan bantuan bibit kakao untuk Provinsi Selatan, sebanyak 500 ribu batang. Amran menyebut, bantuan bibit kakao, kopi, lada, tanaman rempah dan perkebunan lainnya di seluruh Indonesia tahun ini mencapai 30 juta batang, yang anggarannya mencapai Rp 2,4 triliun.

"Sesuai dengan perintah Bapak Presiden Jokowi, hari ini kita menanam bibit unggul kakao yang produktivitasnya 4,5 sampai 5 ton per ha per tahun," ujar Amran, diKamanre, Luwu.

Ia mengatakan, selama ini, produktivitas kakao hanya 0,7 ton per ha per tahun, bahkan 0,5 dan 0,8 per ha per tahun.

"Sedangkan di negara tetangga, yang mana kami baru pulang dari Hanoi, Vietnam, kami sempat bertemu Menteri Pertanian Kolombia. Mereka dulu belajar pada kita, tapi produktivitas karetnya tinggi, yaitu 3,5 ton. Kini produksi kakao juga kita harapkan 3,5 ton, dari yang dulunya 0,7 ton jadi bisa naik 3 kali lipat," tegasnya.

"Artinya apa? Kalau bibit-bibit unggul ini kita sebarkan ke seluruh Indonesia, maka produksinya nanti naik minimal 3 kali lipat atau 300 persen," pinta Amran.

Amran mengungkapkan, fokus kerja Kementan dalam dua tahun terakhir dan masuk tahun ketiga pemerintahan Jokowi-JK adalah membagikan bibit unggul, sehingga petani lebih sejahtera karena pendapatannya meningkat. Jika harga kakao Rp 30.000, tapi dengan produksi tiga kali lipat, maka pendapatan petani akan naik tiga kali lipat.

"Bantuan sekarang, ada 1 juta batang kakao untuk Luwu. Kami tambahkan hari ini sebanyak 500 ribu batang untuk Sulawesi Selatan," ujarnya.

Kementan Angkat Penyuluh Pertanian Lebih Banyak
Sementara itu, dalam upaya pengendalian hama penggerek pada buah kakao, Kementan telah mengangkat 600 ribu Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) pada 2018, dan kini akan diangkat lagi 11 ribu sampai 12 ribu PPL.

"Ini merupakan solusi. Persoalannya, harus ada pendamping petani, sehingga PPL kita angkat. Dulu PPL dimoratorium dan Presiden Jokowi memerintahkan untuk mengangkat PPL supaya mereka mendampingi petani-petani kita," ujarnya.

"Sudah ada 18 ribu sampai 19 ribu PPL yang kita angkat. Intinya, keberhasilan ada di ujung kaki. Indonesia dikenal dengan rempah-rempah. Eropa datang ke sini karena rempah dan perkebunannya. Kita harus mengembalikan keadaan itu," sambung Amran.

Hilirisasi Industro Kakao
Ke depan, Amran mengatajan bahwa Kementan tidak hanya fokus meningkatkan produktivitas, tapi juga juga menumbuhkan nilai tambah melalui sektor pengolahan. Dengan hilirisasi produk kakao, maka akan ada peningkatan nilai tambah hingga 1.000 persen.

"Kalau ke Singapura, bangga membawa oleh-oleh cokelat. Padahal bahan bakunya dari Indonesia. Singapura tidak punya bahan baku, cokelat satu batang pun tidak punya. Harga prosesing di sana sekitar Rp 19.000- Rp 20.000," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Luwu, Basmi Mattayang menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan dan program Kementan dalam mengembalikan kejayaan rempah, khususnya kakao. Pasalnya, produktivitas kakao petani, hingga saat ini semakin turun, karena umur tanaman yang sudah tua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan: Cadangan Beras Tembus Jutaan Ton, Stok Pangan Aman hingga Tahun Depan

Mentan: Cadangan Beras Tembus Jutaan Ton, Stok Pangan Aman hingga Tahun Depan

News | Senin, 06 April 2026 | 14:10 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:25 WIB

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Setelah Arab Saudi, Pemerintah Sasar Ekspor Beras ke Negara Tetangga

Setelah Arab Saudi, Pemerintah Sasar Ekspor Beras ke Negara Tetangga

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:11 WIB

Mentan Amran: Impor Beras Amerika untuk Makanan Turis, Bukan Konsumsi Umum

Mentan Amran: Impor Beras Amerika untuk Makanan Turis, Bukan Konsumsi Umum

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 15:06 WIB

Debat Panas di DPR, Dasco Pasang Badan Demi Bantuan Diaspora Masuk ke Aceh

Debat Panas di DPR, Dasco Pasang Badan Demi Bantuan Diaspora Masuk ke Aceh

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36 WIB

Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini

Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 06:51 WIB

Melimpah di Gudang, Mahal di Piring: Mengapa Harga Beras RI Begitu Mahal?

Melimpah di Gudang, Mahal di Piring: Mengapa Harga Beras RI Begitu Mahal?

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 09:00 WIB

Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua

Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua

Foto | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:49 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB