Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Indonesia Targetkan Ekspor Furnitur Senilai Rp 70 Triliun di 2019

Iwan Supriyatna, Muslimin Trisyuliono

Senin, 11 Maret 2019 | 14:18 WIB
Indonesia Targetkan Ekspor Furnitur Senilai Rp 70 Triliun di 2019
Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX). (Suara.com/Muslimin)

Suara.com - Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Soenoto menargetkan ekspor mebel dan kerajinan tangan Indonesia meningkat menjadi 5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 70 triliun (asumsi 1 dolar AS = Rp 14.000) di 2019 ini.

Hal tersebut didorong dengan diadakannya pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) yang dimulai tanggal 11-14 Maret 2019. Melalui pameran ini menurutnya bisa meningkatkan penjualan mebel dan kerajinan di pasar internasional.

"Targetnya 5 miliar dolar AS per tahun, kita akan melakukan berbagai usaha salah satunya pengembangan pasar internasional melalui pameran di dalam dan di luar negeri," ujar Soenoto di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019).

Pameran IPEX yang sudah diadakan keenam kalinya ini diharapkan bisa menarik 11 ribu pengunjung. Lebih dari 500 peserta dari dalam dan luar negeri mengikuti pameran IPEX ini.

"Saya perkirakan akan ada transaksi langsung 300 juta dolar AS," tambahnya.

Selain itu Soenoto menambahkan, pengembangan desain mebel di Indonesia sangat memungkinkan untuk dilakukan mengingat melimpahnya bahan baku yang ada di Indonesia, mulai dari rotan sampai kayu yang beraneka ragam.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut kinerja ekspor furnitur Indonesia masih kalah dengan negara tetangga.

Dia mencatat, pada 2018 ekspor furnitur Indonesia hanya sebesar 1,69 miliar dolar AS atau setara Rp 23,66 triliun (asumsi 1 dolar AS = Rp 14.000).

Apalagi, berdasarkan data CSIL pada tahun 2017, kinerja ekspor Indonesia berada pada posisi ke-22, sementara posisi pertama masih ditempati oleh China.

baca juga

"Jika dibanding dengan negara-negara ASEAN lainnya, posisi Indonesia juga berada jauh di bawah Vietnam yang menempati posisi ke-7 dengan nilai ekspor sebesar 5,5 miliar dolar AS dan Malaysia pada posisi ke-14 dengan nilai ekspor sebesar 2,3 miliar dolar AS," kata Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor Furnitur Indonesia Masih Kalah dengan Negara Tetangga

Ekspor Furnitur Indonesia Masih Kalah dengan Negara Tetangga

Bisnis | Senin, 11 Maret 2019 | 13:27 WIB

Hore, Honda Siap Ekspor Brio Generasi Kedua Tahun Ini

Hore, Honda Siap Ekspor Brio Generasi Kedua Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 27 Februari 2019 | 15:15 WIB

Motor Honda Racikan Indonesia, Laris Manis di Bangladesh dan Filipina

Motor Honda Racikan Indonesia, Laris Manis di Bangladesh dan Filipina

Otomotif | Senin, 25 Februari 2019 | 14:30 WIB

Terkini

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:15 WIB

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:07 WIB

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:59 WIB

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:47 WIB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:09 WIB

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:06 WIB

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55 WIB

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:46 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

×