Mau Jadi Entrepreneur Sukses, Wajib Hindari 8 Kebiasaan Ini

Arsito Hidayatullah
Mau Jadi Entrepreneur Sukses, Wajib Hindari 8 Kebiasaan Ini
Ilustrasi jalan menjadi entrepreneur sukses. [Shutterstock]

Entrepreneur sukses biasanya memandang kegagalan sebagai pelajaran berharga untuk memetik sebuah kesuksesan.

Suara.com - Menyandang karier sebagai seorang entrepreneur tidaklah mudah. Ada banyak tantangan yang sering menjadi batu sandungan dalam mewujudkan kesuksesan, seperti kekurangan modal.

Ketatnya persaingan menuntut Anda untuk menjadi sosok yang lebih kreatif dalam membangun sebuah usaha. Anda harus mampu menghadirkan inovasi terbaru, agar produk yang ditawarkan kepada konsumen selalu variatif dari waktu ke waktu.

Jenjang karier wirausahawan terbuka untuk siapa saja, termasuk kaum muda. Jika ingin menjadi entrepreneur sukses, hindari beberapa kebiasaan yang dapat membawa Anda menuju kegagalan.

Apa saja itu? Berikut delapan kebiasaan yang harus dihindari oleh entrepreneur sukses, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Malas Beraktivitas di Pagi Hari

Bangun di pagi hari tidak semudah yang dibayangkan. Ada banyak tantangan yang menimbulkan rasa malas. Padahal, waktu di pagi hari menjadi kunci utama untuk meningkatkan produktivitas kerja dalam satu hari.

Sebagai seorang entrepreneur yang ingin sukses, Anda harus mampu mengikis rasa malas dan mengubah kebiasaan, khususnya di pagi hari. Luangkan waktu untuk berolahraga, agar tubuh menjadi bugar saat hendak beraktivitas.

2. Merasa Punya Banyak Waktu

Your time is limited! Jangan pernah beranggapan kalau Anda mempunyai banyak waktu. Untuk itu, manfaatkan setiap waktu yang dimiliki untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat, terutama yang berhubungan dengan nasib bisnis dalam jangka panjang.

Hindari kebiasaan menunda atau membuang waktu. Anggaplah waktu seperti uang, agar Anda tidak semena-mena saat menggunakannya.

3. Merasa di Atas Segalanya

Kesuksesan hari ini bukan jaminan kesuksesan di hari esok. Jangan pernah berpuas diri atau menganggap diri sendiri lebih hebat daripada orang lain.

Jika Anda tidak membenahi diri setiap saat, orang lain akan mudah masuk, bahkan merobohkan kesuksesan yang telah Anda bangun. Luangkan waktu untuk mencari celah atau kekurangan pada bisnis yang sedang dijalankan.

Kemudian, carilah cara terbaik untuk menutupi celah tersebut, agar tidak semakin lebar dan membahayakan kelangsungan bisnis di masa mendatang.

4. Takut pada Kegagalan

Sebelum menikmati kesuksesan, seorang entrepreneur akan mengalami kegagalan, bahkan mungkin bertubi-tubi. Namun, seorang entrepreneur sukses memandang kegagalan sebagai pelajaran berharga untuk memetik sebuah kesuksesan.

Jika suatu saat nanti Anda mengalami kegagalan, jangan langsung bersedih, apalagi putus asa. Sebaiknya cari akar penyebab kegagalan, lalu tetapkan strategi paling jitu untuk mengubah kegagalan menjadi kesuksesan.

5. Malu Bertanya

Ada banyak hal yang harus dibenahi agar bisnis berjalan lancar. Sayangnya, Anda tidak bisa mengandalkan kemampuan dan analisis sendiri untuk memperbaiki kegagalan dalam berbisnis.

Anda membutuhkan orang lain sebagai mentor yang akan memberi pencerahan mengenai kekurangan yang ada pada bisnis. Hindari sikap malu bertanya, terutama saat ingin menemukan mentor yang tepat.

Lagipula, bertanya kepada orang lain tidak akan menurunkan derajat Anda, apalagi ketika topik yang akan dibahas adalah seputar bisnis yang Anda tekuni.

6. Tidak Suka Dikritik

Kritik tidak dapat dielakkan, meskipun tata kelola yang diadopsi oleh bisnis Anda sudah bagus. Anda tidak perlu sakit hati ketika staf atau pelanggan mengkritik mekanisme kerja yang ditentukan.

Anggaplah kritik sebagai suatu masukan yang bermanfaat bagi perkembangan bisnis di kemudian hari. Lagipula, tidak semua kritik yang diberikan orang lain harus didengarkan dan diaplikasikan dalam bisnis.

Anda bisa memilih kritik yang paling membangun. Sesuaikan dengan jenis bisnis yang sedang dijalankan, agar strategi yang digunakan tetap sesuai satu sama lain.

7. Hanya Mengandalkan Mimpi

Mimpi tidak akan pernah terealisasi jika Anda tidak melakukan satu atau dua tindakan nyata untuk mewujudkan mimpi tersebut. Daripada membuang-buang waktu untuk kesenangan sesaat, lebih baik pikirkan cara membangun relasi atau memperluas wilayah pemasaran pada bisnis.

Jangan seperti tong kosong yang nyaring bunyinya. Berikan sedikit pengorbanan pada sesuatu yang ingin dicapai. Pengorbanan yang Anda berikan saat ini tidak langsung membuahkan kesuksesan, tetapi butuh waktu untuk berporses dan membuahkan hasil.

8. Lupa Berdoa

Dunia bisnis memiliki risiko yang tinggi. Siapa pun yang terjun ke dunia bisnis harus siap menghadapi segala risiko yang ada, termasuk kegagalan.

Selain merancang strategi yang tepat, Anda juga perlu berdoa dan meminta restu kepada Sang Pencipta, agar bisnis Anda berjalan sesuai harapan.

Doa akan memberikan Anda kekuatan, sekaligus petunjuk ketika kehilangan arah dan tujuan dalam membangun bisnis. Panjatkan doa setiap hari, dan pasrahkan apa yang Anda lakukan kepada Sang Pencipta.

Hidup dan Berpikirlah seperti Entrepreneur Sukses

Banyak kebiasaan jelek yang harus dihindari jika Anda ingin menjadi entrepreneur sukses. Sembari mengubah kebiasaan, perbaiki juga gaya hidup dan pola pikir Anda agar sama seperti gaya hidup dan pola pikir entrepreneur sukses. Perubahan yang Anda lakukan memang membutuhkan proses. Tapi, dengan menikmati proses, Anda tidak akan pernah bosan apalagi lelah untuk mengembangkan bisnis.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Pilihan Situs Crowdfunding Indonesia untuk Pengajuan Sumber Dana

Pengertian Rekening Koran, Fungsi dan Cara Mengajukannya

10 Tips Sukses Memulai Bisnis untuk Pemula

Published by

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS