Resmikan Rusunawa Mahasiswa di Malang, JK : Ilmu Tak Ada Batasnya

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 08 April 2019 | 08:46 WIB
Resmikan Rusunawa Mahasiswa di Malang, JK : Ilmu Tak Ada Batasnya
Jusuf Kalla (JK),  saat meresmikan Festival Kebangsaan II 2019 dan Infrastruktur Baru UMM, Jatim, Sabtu (6/4/2019). (Dok : PUPR)

Suara.com - Para pelajar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, diharapkan tetap bersemangat dalam menempuh pendidikan. Rumah susun sewa (rusunawa) yang baru diresmikan harus bisa membantu mereka dalam menempuh pendidikan dan membantu mereka berlatih tinggal di hunian vertikan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK),  saat meresmikan Festival Kebangsaan II 2019 dan Infrastruktur Baru UMM, Jatim, Sabtu (6/4/2019)

"Ilmu tidak ada batasnya. Apabila tidak menguasai ilmu, maka ilmu itu akan menguasai kita," ujarnya.

Peresmian Rusunawa Mahasiswa UMM ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh JK, yang didampingi Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Khalawi Abdul Hamid, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, dan Rektor UMM, Dr. H Fauzan, M.Pd.

Pada kesempatan itu, Wapres juga mengapresiasi spirit dan ide UMM dalam mendorong riset mahasiswa di perguruan tinggi. Kampus UMM juga dinilai sangat menjunjung tinggi keberagaman.

Khalawi menjelaskan, KemenPUPR telah membangun 46 tower rusunawa di Jatim. Sebanyak 27 tower dibangun oleh Satker Pengembangan Perumahan dan 19 tower oleh Satker Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Jatim.

"Rusunawa yang dibangun tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa, masyarakat berpenghasilan rendah, ASN, dan santri di Ponpes," terangnya.

Rusunawa Mahasiswa UMM berlokasi di Jalan Raya Tlogomas, Kelurahan Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Jumlah anggaran untuk membangun rusunawa ini mencapai Rp 10,6 miliar.

Rusunawa Mahasiswa UMM di Malang, Jawa Timur. (Dok : PUPR)
Rusunawa Mahasiswa UMM di Malang, Jawa Timur. (Dok : PUPR)

Bangunan vertikal yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR tersebut bertipe 24 meter persegi. Bangunan setinggi empat lantai ini mencapai 50 unit kamar dan dapat menampung 196 mahasiswa.

"Saya berharap, mahasiswa yang tinggal di rusunawa bisa lebih semangat dalam belajar. Apalagi biaya sewanya lebih murah daripada kos di luar kampus," katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, menyatakan sangat mengaspirasi dukungan dari KemenPUPR di sektor pendidikan dengan pembangunan rusunawa tersebut.

"Saya menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang dipimpin Bapak Basuki, yang telah memperhatikan hunian bagi mahasiswa UMM dengan memberikan bantuan pembangunan rusunawa ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurangi Jumlah Rumah Tak Layak, PUPR Bedah 1.200 Unit di Pandeglang

Kurangi Jumlah Rumah Tak Layak, PUPR Bedah 1.200 Unit di Pandeglang

Bisnis | Sabtu, 06 April 2019 | 10:22 WIB

Kasus Suap Air Minum PUPR, KPK Periksa General Manager PT Adhi Karya

Kasus Suap Air Minum PUPR, KPK Periksa General Manager PT Adhi Karya

News | Kamis, 04 April 2019 | 11:58 WIB

Intip Bakti KemenPUPR untuk Penyandang Disabilitas

Intip Bakti KemenPUPR untuk Penyandang Disabilitas

Bisnis | Kamis, 04 April 2019 | 11:25 WIB

KemenPUPR Terus Percantik Infrastruktur Wisata Kepulauan Seribu

KemenPUPR Terus Percantik Infrastruktur Wisata Kepulauan Seribu

Bisnis | Kamis, 04 April 2019 | 09:58 WIB

Terkini

Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu

Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP

Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:08 WIB

Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan

Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:55 WIB

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:44 WIB

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:40 WIB

IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran

IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:19 WIB

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:47 WIB

Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!

Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:20 WIB

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:11 WIB

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 11:54 WIB