Stok Habis, Harga Bawang Jelang Ramadan di Jambi Tembus Rp 100 Ribu per Kg

Bangun Santoso
Stok Habis, Harga Bawang Jelang Ramadan di Jambi Tembus Rp 100 Ribu per Kg
Ilustrasi pedagang bawang putih impor di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (16/5).

Normalnya harga bawang putih di pasaran hanya Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram

Suara.com - Mendekati bulan Ramadan, harga bawang putih di Jambi melonjak drastis dari Rp 45 ribu dan kini tembus Rp 100 ribu per kilogram. Padahal normalnya, harga bawang putih di pasaran hanya Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram.

Lili, salah seorang pedagang bawang putih di Pasar Angsoduo Kota Jambi mengatakan, kenaikan harga sudah berlangsung sejak sepekan belakangan. Menurut dia, kenaikan harga disebabkan stok bawang putih di gudang habis.

"Kenaikannya sejak seminggu yang lalu. Soalnya stok bawang putih di gudang sudah habis," kata Lili, sebagaimana dilansir Metrojambi.com (jaringan Suara.com), Kamis (2/5/2019).

Lili juga mengatakan, saat ini dirinya membeli bawang putih dari swalayan, dan dijual kembali dengan harga Rp 90 ribu per kilogram.

"Ini kami beli di Trona (pasar swalayan di Kota Jambi), dijual dengan harga Rp 90 ribu per kilogram. Tapi sekarang di Trona juga lagi kosong, untuk harga bawang dijual tergantung berapa modalnya," ungkap Lili.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, Ariasyah membenarkan melonjaknya harga bawang putih di pasaran.

"Betul, kita masih menunggu janji Kemendag pusat bahwa bawang putih impor segera hadir, tetapi sampai dengan saat ini blm juga hadir," ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Arianyah menyampaikan bahwa kenaikan harga bawang putih ini diperkirakan karena stoknya kembali menipis, sehingga membuat harga menjadi melonjak.

"Boleh dikatakan operasi pasar kemarin hanya sifatnya sementara saja dan stok saat ini kosong. Untuk diketahui OP bawang putih kemarin kuota hanya 25 ton untuk satu minggu sementara kebutuhan sehari di Jambi mencapai 10 ton per hari," terangnya.

Oleh karena itu, pihaknya sudah menyurati Menteri Perdagangan terkait hal tersebut. Sehingga saat ini, situasinya masih dalam keadaan menunggu, mengingat bawang putih ini adalah barang impor.

"Kita sudah kirim surat ke Menteri Perdagangan, bahwa kebutuhan akan bawang putih tersebut dan memprediksi akan terjadi kenaikan harga yang tidak wajar karena kelangkaan. Tetapi, karena bawang putih adalah impor, jadi kita sifatnya menunggu dari pusat," pungkasnya.

Dari Redaksi:
Artikel ini tersaji di microsite khusus Ramadan Suara.com, yang selain memuat beragam konten menarik terkait Ramadhan 1441 H, kali ini juga menghadirkan beberapa fitur spesial. Ada fitur Kalkulator Zakat bagi yang butuh menghitung zakatnya, menu Tadarus lengkap dengan tulisan dan suara untuk yang ingin mengaji atau baca Al Quran online, dan tentu ada Jadwal Imsakiyah untuk yang ingin mengetahui waktu Imsak, berbuka, maupun waktu salat.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS