Kemendag Patok Harga Bawang Putih Rp 35 Ribu per Kilogram

Pebriansyah Ariefana, Muslimin Trisyuliono

Jum'at, 10 Mei 2019 | 19:34 WIB
Kemendag Patok Harga Bawang Putih Rp 35 Ribu per Kilogram
Bawang putih impor. (Antara)

Suara.com - Kementerian Perdagangan melakukan peninjauan harga bawang putih di ritel modern. Hal tersebut dilakukan untuk memantau hasil dari kesepakatan untuk harga jual di pasar ritel modern sebesar Rp 35 ribu per Kg.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Tjahya Widayanti menjelaskan sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia atau APRINDO untuk kesepakatan menjaga stabilitas harga jelang lebaran 2019. Hasil dari kesepakatan tersebut harga bawang putih honan di ritel modern sebesar Rp 35 ribu per Kg dan bawang putih kating Rp 40 ribu per Kg.

"Di ritel modern harus menjual Rp 35 ribu per Kg jadi siapapun itu retail modern harus menjual Rp 35 ribu per Kg, Kita lihat Giant sudah mengimplementasikan hasil dari rapat," ujar Tjahya Widayanti di Giant Ekstra CBD Bintaro, Tangerang, Jumat (10/5/2019).

Untuk di pasar rakyat harga yang diterapkan kepada pedagang untuk menjual bawang putih honan sebesar Rp 32 ribu per Kg. Sedangkan untuk stok bawang putih dari puasa hingga lebaran dinilai cukup aman.

"Tidak ada alasan pedagang dan pelaku distribusi pangan untuk menaikkan harga. Itulah yang kami minta ke mereka sekali lagi tidak ada alasan pedagang untuk menaikkan harga karena stoknya aman," tambahnya.

Tjahya menambahkan bila terjadi gejolak harga kembali pihaknya akan berkoordinasi dengan Satgas pangan untuk mengawasi harga. Ia mencontohkan seperti ditahun harga ayam melonjak pada H -3 sebelum lebaran.

Selain itu upaya untuk menekan harga bawang putih dipasar Kemendag telah menggelar operasi pasar di beberapa daerah. Dalam operasi pasar tersebut menyediakan stok 375,8 ton bawang putih untuk 13 Provinsi.

Operasi pasar yang dilakukan dengan menjual bawang putih seharga Rp 30 ribu ditingkat konsumen. Untuk Provinsi yang dilakukan operasi pasar seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Lampung, Jambi dan Riau.

"Kemendag akan terus menggelar operasi pasar hingga harga bawang putih stabil," terangnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawang Putih Asal Malaysia Banjiri Nunukan Kalimantan Utara

Bawang Putih Asal Malaysia Banjiri Nunukan Kalimantan Utara

Bisnis | Rabu, 08 Mei 2019 | 13:29 WIB

Bawang Putih Asal China Tak Laku karena Cepat Busuk, Pedagang Ngaku Rugi

Bawang Putih Asal China Tak Laku karena Cepat Busuk, Pedagang Ngaku Rugi

Banten | Rabu, 08 Mei 2019 | 11:20 WIB

Cianjur Kekurangan Pasokan Bawang Putih

Cianjur Kekurangan Pasokan Bawang Putih

Bisnis | Rabu, 08 Mei 2019 | 08:35 WIB

10 Kontainer Bawang Putih Asal China Masuk Jakarta

10 Kontainer Bawang Putih Asal China Masuk Jakarta

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:15 WIB

Sepekan Jakarta Butuh 319 Ton Bawang Putih Impor Agar Harga Stabil

Sepekan Jakarta Butuh 319 Ton Bawang Putih Impor Agar Harga Stabil

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:14 WIB

Terkini

Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu

Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu

Jatim | Rabu, 02 September 2026 | 07:38 WIB

Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP

Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:37 WIB

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 07:35 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla

Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla

News | Rabu, 02 September 2026 | 07:33 WIB

Posko Pengungsian dan Kesehatan Dibuka untuk Warga Terdampak Sinabung

Posko Pengungsian dan Kesehatan Dibuka untuk Warga Terdampak Sinabung

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 07:30 WIB

BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September

BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:30 WIB

Drama 45 Menit Evakuasi Korban Terjepit Kabin Ringsek di Candimas Natar

Drama 45 Menit Evakuasi Korban Terjepit Kabin Ringsek di Candimas Natar

Lampung | Rabu, 02 September 2026 | 07:22 WIB

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 07:17 WIB

Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter

Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:15 WIB

Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global

Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:14 WIB

×