Tiket Kereta Api Dinilai Mahal, Ferdinand: Inikah Hadiah Untuk Rakyat

Chandra Iswinarno | Muslimin Trisyuliono
Tiket Kereta Api Dinilai Mahal, Ferdinand: Inikah Hadiah Untuk Rakyat
Tangkapan layar cuitan Akun Ferdinand Hutahaean. [Twitter]

Menurutnya, in menjadi kali kedua kenaikan harga setelah pemerintah tidak bisa mengendalikan harga tiket pesawat.

Suara.com - Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi kenaikan harga tiket kereta api. Menurutnya harga tiket kereta api menjelang lebaran Idul Fitri 2019 dinilai cukup mahal.

Dikutip dari unggahan akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean2 pada Minggu (26/5/2019), Ferdinand mempertanyakan mahalnya tiket kereta api yang ditujukan ke Presiden Joko Widodo. Menurutnya ini kali kedua terjadi kenaikan harga setelah pemerintah tidak bisa mengendalikan harga tiket pesawat.

"Tuan @jokowi, inikah hadiah untuk rakyat? Tiket kereta yang juga mahal setelah tiket pesawat tak bisa tuan kendalikan?," ujar @FerdinandHaean2 yang dikutip Suara.com, Senin (27/5/2019).

Komentar tersebut dilontarkan setelah mengetahui harga tiket mudik menggunakan kereta api tujuan Jakarta Surabaya dijual Rp 1,5 juta. Bahkan, ia menuturkan pendukung Jokowi untuk tidak marah menanggapi komentarnya.

"Bagi pemilih Jokowi, Dilarang ngomel," tambahnya.

Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean juga menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal tiket pesawat yang dinilai cukup mahal.

Dikutip dari akun Twitter @FerdinandHaean2 dalam tulisannya menanggapi pernyataan Presiden Jokowi terkait soal mahalnya tiket pesawat seharusnya ditanyakan kepada Menteri Perhubungan saja.

"Harga tiket itu bukan kerjaan presiden, makanya jangan tanya presiden," tulis Ferdinand, Rabu (15/5/2019).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS