Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perkuat Modal, Klub Bola di Indonesia Diminta Catatkan Sahamnya di BEI

Iwan Supriyatna | Muslimin Trisyuliono | Suara.com

Senin, 17 Juni 2019 | 12:19 WIB
Perkuat Modal, Klub Bola di Indonesia Diminta Catatkan Sahamnya di BEI
PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) atau yang dikenal Bali United mencatatkan sahamnya di BEI. (Suara.com/Muslimin)

Suara.com - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi menuturkan, dengan masuknya PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) atau yang dikenal Bali United di BEI dapat menjadikan Bali United semakin kuat dari segi permodalan.

Dengan melihat potensi tersebut, Inarno berharap klub bola lain yang ada di Indonesia turut mengikuti langkah Bali United untuk masuk ke pasar modal.

"Kami harap perusahaan sejenis dari klub bola lain bisa ikut turut melantai mengikuti Bali Bintang Sejahtera untuk meramaikan pasar modal Indonesia dan sepakbola di negara tercinta ini," ujar Inarno Djajadi, Senin (17/6/2019).

Inarno menuturkan, Bali United merupakan perusahaan yang memiliki fasilitas dan aset yang cukup besar. Salah satu aset yang dimiliki perseroan diantaranya merchandise store, akademi, radio dan marketing agency.

Dengan masuknya Bali United ke pasar modal, dapat menjadi sarana untuk menggalang dana segar yang bersumber dari investor dan masyarakat umum.

Selain itu, Inarno berpesan Bali United sebagai perusahaan yang tercatat di BEI untuk lebih mengelola perusahaannya secara profesional, transparan serta akuntabel.

"Kami harapkan setelah tercatatnya PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, perusahaan dapat terus menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan yang baik," terangnya.

Untuk diketahui, induk usaha klub Bali United ini menawarkan sebanyak 2 miliar lembar saham atau 33,33% sahamnya ke publik melalui mekanisme penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO). Dengan demikian perusahaan akan memperoleh dana senilai Rp 350 miliar.

Dana ini akan digunakan untuk belanja modal seperti pengembangan fasilitas, perekrutan pemain atau pelatih, penyelenggaraan acara, pengembangan akademi dan ekspansi outlet Bali United Store.

Kegiatan utama perusahaan saat ini dibagi dalam tiga segmen, mencakup manajemen klub sepak bola profesional, sport agency dan kafe atau restoran.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Kresna Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melantai di BEI, Saham Bali United Kena Auto Reject Atas

Melantai di BEI, Saham Bali United Kena Auto Reject Atas

Bisnis | Senin, 17 Juni 2019 | 10:02 WIB

Ryuji Utomo Blunder, Persija Berlutut di Markas Bali United

Ryuji Utomo Blunder, Persija Berlutut di Markas Bali United

Bola | Jum'at, 31 Mei 2019 | 23:48 WIB

Jadwal Pertandingan dan Siaran Langsung Pekan Ketiga Liga 1 2019

Jadwal Pertandingan dan Siaran Langsung Pekan Ketiga Liga 1 2019

Bola | Senin, 27 Mei 2019 | 08:41 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB