- Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat 0,60 persen ke level 6.074 pada perdagangan sesi pertama, Selasa, 14 Juli 2026.
- Penguatan IHSG di Bursa Efek Indonesia didorong oleh kenaikan signifikan pada sektor kesehatan, barang konsumsi siklikal, dan energi.
- Total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp10,15 triliun dengan volume perdagangan sebesar 18,40 miliar lembar saham.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bertahan di level 6.000 hingga akhir perdagangan sesi I, Selasa, 14 Juli 2026. IHSG ditutup di level 6.074 menguat 36,77 poin atau 0,60 persen.
Mengutip data Phintraco Sekuritas, penguatan IHSG ditopang oleh kenaikan saham-saham sektor kesehatan, barang konsumsi siklikal, dan energi.
Sepanjang sesi I, IHSG sempat dibuka di level 6.058, menyentuh level tertinggi 6.085, dan bergerak hingga level terendah 6.003.
Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp10,15 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 18,40 miliar saham dan frekuensi transaksi 1.736.643 kali.
Sementara itu, nilai tukar rupiah berada di level Rp18.095 per dolar Amerika Serikat, menguat tipis sekitar 0,02 persen.
![IHSG merosot tajam pada perdagangan sesi I hari ini. [ANTARA].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/12/55285-ihsg.jpg)
Di kawasan Asia, pergerakan bursa cenderung bervariasi. Indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,47 persen, Shanghai Composite turun 0,66 persen, sedangkan Nikkei 225 Jepang menguat 0,17 persen.
Sektor kesehatan memimpin penguatan indeks sektoral dengan kenaikan 2,21 persen, disusul sektor barang konsumsi siklikal (1,99 persen) dan energi (1,85 persen). Di sisi lain, sektor keuangan terkoreksi 0,38 persen, sementara sektor industri turun 0,16 persen.
Data Perdagangan IHSG Sesi I
- IHSG: 6.074 (+36,77 poin atau +0,60 persen)
- Pembukaan: 6.058
- Tertinggi: 6.085
- Terendah: 6.003
- Nilai transaksi: Rp10,15 triliun
- Volume: 18,40 miliar saham
- Frekuensi: 1.736.643 kali
Saham Top Value
- TPIA
- BBCA
- BMRI
Saham Top Volume
- BUMI
- BIPI
- RANS
Top Gainers LQ45
- WIFI (+8,38 persen)
- DEWA (+5,20 persen)
- INCO (+4,64 persen)
Top Losers LQ45
- PGAS (-1,96 persen)
- PGEO (-1,91 persen)
- JPFA (-1,46 persen)
Top Gainers Jakarta Islamic Index (JII)
- ENRG (+12,75 persen)
- BRMS (+9,43 persen)
- WIFI (+8,38 persen)
Top Losers Jakarta Islamic Index (JII)
- PGAS (-1,96 persen)
- JPFA (-1,46 persen)
- ANTM (-1,03 persen)
Sektor Penguatan
- IDX Healthcare (+2,21 persen)
- IDX Cyclicals (+1,99 persen)
- IDX Energy (+1,85 persen)
Sektor Pelemahan
- IDX Finance (-0,38 persen)
- IDX Industrials (-0,16 persen)
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.