Demi Pertanian Modern, Kementan Salurkan Alsintan Hingga Daerah Perbatasan

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 21 Juni 2019 | 07:46 WIB
Demi Pertanian Modern, Kementan Salurkan Alsintan Hingga Daerah Perbatasan
Bantuan alat mesin pertanian. (Dok : Kementan)

Suara.com - Untuk mewujudkan pertanian modern secara merata di semua wilayah Indonesia, Kementerian Pertanian (Kementan) fokus pada program mekanisasi pertanian di daerah pinggiran atau wilayah perbatasan dan terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kementan menyalurkan sejumlah alat mesin pertanian (alsintan), termasuk ke  daerah perbatasan.

Hal tersebut merupakan langkah dalam mempercepat pembangunan pertanian Indonesia berbasis pertanian 4.0.

"Selain fokus pada penyediaan alsintan untuk mendukung program #SERASi, Kementan juga fokus pada program mekanisasi pertanian di daerah pinggiran atau wilayah perbatasan dan terdepan NKRI," tutur Direktur Alat Mesin Pertanian sekaligus Ketua Tim Kerja Pertanian 4.0, Andi Nur Alam Syah, Kamis (20/6/2019).

"Selama ini, mekanisasi pertanian lebih difokuskan di daerah di Jawa dan sentra produksi. Kita ubah. Kemajuan mekanisasi pertanian difokuskan dari daerah pinggiran, sehingga sektor pertanian ke depan, benar-benar modern," tuturnya, seperti yang disampaikannya di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Ia mengaku optimistis mampu mewujudkan modernisasi pertanian di daerah terdepan. Kementan telah memiliki modal atau fondasi yang kuat, tinggal memantapkan organisasi melalui Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA) sehingga modernisasi benar-benar bisa terwujud.

Pemantapan tersebut bukan hanya dari sisi kuantitas, tapi fokus kepada kualitas dari bantuan.

Andi menambahkan, pemantapan alsintan dari sisi kualitas dipastikan dapat mengurangi tindak penyelewengan bantuan alsintan itu sendiri. Alsintan tidak lagi dimiliki atau dikuasai oleh ketua kelompok.

"Yang kita bangun ke depan adalah alsintan dalam satu pengelolaan UPJA," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Selatan, Ramlawaty mengatakan, program mekanisasi pertanian telah memajukan pertanian hingga ke daerah kepulauan, salah satunya Banggai Kepulauan.

baca juga

"Luas lahan sawah kami ada 1.000 hektare. Daerah kami merupakan daerah kepulauan dan masyarakatnya mengandalkan sektor pertanian. Jadi kami dukung sekali program Kementan," katanya.

Pada 2019, Banggai Kepulauan akan diberikan bantuan traktor roda 2, kultivator, traktor roda 4, dan pompa.

"Kami yakin, daerah kami walau di kepulauan, tapi pertaniannya modern," imbuh Ramlawaty.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atasi Kekeringan di Magetan, Kementan Ambil Langkah-langkah Antisipasi

Atasi Kekeringan di Magetan, Kementan Ambil Langkah-langkah Antisipasi

Bisnis | Kamis, 20 Juni 2019 | 08:05 WIB

Seperti Padi, Kementan Upayakan Cabai dan Bawang Ditanggung Asuransi

Seperti Padi, Kementan Upayakan Cabai dan Bawang Ditanggung Asuransi

Bisnis | Rabu, 19 Juni 2019 | 08:00 WIB

Kementan Pantau Kemungkinan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Kebumen

Kementan Pantau Kemungkinan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Kebumen

Bisnis | Selasa, 18 Juni 2019 | 08:00 WIB

Kementan Manfaatkan Lahan Tidur di Kalsel untuk Program Serasi

Kementan Manfaatkan Lahan Tidur di Kalsel untuk Program Serasi

Bisnis | Senin, 17 Juni 2019 | 08:01 WIB

Ditjen PSP Kementan Minta Petani Optimalkan Bantuan Mesin Pertanian

Ditjen PSP Kementan Minta Petani Optimalkan Bantuan Mesin Pertanian

Bisnis | Jum'at, 14 Juni 2019 | 08:08 WIB

Terkini

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:19 WIB

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:11 WIB

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

Jogja | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:59 WIB

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:58 WIB

4 Shio Paling Beruntung 30 Agustus 2026: Siap-Siap Panen Rezeki di Akhir Bulan

4 Shio Paling Beruntung 30 Agustus 2026: Siap-Siap Panen Rezeki di Akhir Bulan

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak

Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak

Jogja | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah

Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo

Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×