Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

Kawasan Berikat Nusantara Belum Capai Laba 20 Persen Sampai Tengah Tahun

Pebriansyah Ariefana | Muslimin Trisyuliono | Suara.com

Senin, 08 Juli 2019 | 17:52 WIB
Kawasan Berikat Nusantara Belum Capai Laba 20 Persen Sampai Tengah Tahun
Ilustrasi industri otomotif. [Shutterstock/Rainer Plendl]

Suara.com - PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) hingga Juni 2019 jumlah pendapatan belum mencapai 20 persen dari target laba yang ditetapkan. Padahal saat ini sudah di pertengahan tahun.

Hal tersebut diungkapkam pendiri KBN Yustian Ismail, bahkan ia membantah pernyataan Kuasa Hukum KBN, Hamdan Zoelva yang menyebutkan bahwa KBN berjalan sangat baik dan sehat. Menurutnya Hamdan menjadi sebagian besar masalah yang ditinggalkan pengurus lama KBN.

“Selain target laba yang belum tercapai, rasio dana lancar yang dimiliki oleh KBN dengan hutang sangatlah jomplang. Kalau KBN tidak mendapatkan uang yang banyak di bulan Agustus nanti, kondisi KBN dapat terpuruk,” ujar Yustian kepada wartawan, Senin (8/7/2019).

Yustian menambahkan kondisi keuangan KBN justru memikul beban berat berupa tagihan yang terus masuk. Diantaranya jumlahnya sangat besar untuk pembiayaan pembangunan area C-4.

“Untuk membayar utang-utang tersebut, KBN tidak akan mampu kecuali menambah pinjaman lagi. Bagaimana bisa dibilang untung, buntung barangkali, ” terangnya.

Yustian juga meminta pemerintah untuk menugaskan auditor independen terkait laporan keuangan KBN. Hal tersebut untuk menguak permasalahan yang terjadi di internal KBN.

“Saya ingin KBN kembali ke masa kejayaannya, untuk itu tikus-tikus yang berkeliaran di KBN harus dibasmi,” tuturnya.

Menurutnya dimasa kepemimpinan Sattar Taba kini KBN menghadapi permasalahan hukum. Salah satunya terkait kisruh pengembangan pelabuhan Marunda dengan KCN.

Yustian menyarankan KBN harus kembali kepada konsep awal. Menurutnya KBN salah kamar mengingat tidak ada ahli di bidang pelabuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dongkrak Kinerja, KBN Diminta Kembali Jalani Bisnis Sewa Tempat dan Lahan

Dongkrak Kinerja, KBN Diminta Kembali Jalani Bisnis Sewa Tempat dan Lahan

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2019 | 14:20 WIB

Sengketa Pelabuhan Marunda, Menhub Harapkan Rekonsiliasi

Sengketa Pelabuhan Marunda, Menhub Harapkan Rekonsiliasi

Bisnis | Minggu, 07 Oktober 2018 | 15:01 WIB

Belum Inkrah, Putusan PN Jakut Soal KCN Bisa Batal

Belum Inkrah, Putusan PN Jakut Soal KCN Bisa Batal

Bisnis | Sabtu, 22 September 2018 | 20:13 WIB

Menko Luhut Tegaskan Penyelesaian Sengketa KBN - KCN

Menko Luhut Tegaskan Penyelesaian Sengketa KBN - KCN

News | Selasa, 18 September 2018 | 12:30 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB