Kongres Diaspora Indonesia ke-5 Bakal Digelar di Jakarta, Ini Agendanya

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 15 Juli 2019 | 11:53 WIB
Kongres Diaspora Indonesia ke-5 Bakal Digelar di Jakarta, Ini Agendanya
Ketua Penyelenggara CID-5 Iwan Sunito.

Suara.com - Kongres Diaspora Indonesia ke-5 “The Fifth Congress of Indonesian Diaspora” (CID-5) akan diadakan di Jakarta pada Sabtu (10/8/2019) di The Kasablanka Hall, Kota Kasablanka.

CID-5 akan diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 10, 12, 13 Agustus 2019. Tema yang diangkat tahun ini, “Empowering Indonesia’s Human Capital”.

Kongres ini akan mempertemukan diaspora Indonesia untuk berdiskusi isu dan tantangan pembangunan Sumber Daya Manusia dari berbagai sektor, baik itu dari sisi ekonomi, politik, sosial dan budaya yang dimana tujuan akhir dari konferensi ini akan berfokus pada penguatan peran Diaspora Indonesia dalam peningkatan kualitas SDM.

Ketua Penyelenggara CID-5, Iwan Sunito menginisiasi untuk diadakannya sebuah sesi khusus yang bisa mempertemukan perwakilan usaha negara-negara sahabat dengan semua elemen stake holders dalam negeri.

“Kami berusaha menginisiasi sebuah kegiatan yang mampu menjadi inkubator bagi semua stakeholders lokal dan luar negeri untuk bisa bertemu dan berkomunikasi dalam sebuah forum non-informal,” kata Iwan dalam keterangannya, Senin (15/7/2019).

Iwan menuturkan, sesi khusus ini akan membuka peluang kerja sama usaha dari semua perwakilan Negara yang ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Kongres Diaspora Indonesia pada tahun ini.

“Adapun perwakilan Negara sahabat yang kami harapkan ikut berpartisipasi dalam sesi khusus tersebut adalah Australia, Amerika Serikat, Jepang, Timur Tengah dan China dimana kami telah sebelumnya berkomunikasi dengan secara intens dengan kedutaan-kedutaan besar terkait untuk membantu memfasilitasi sesi networking ini,” tutur Iwan.

Iwan menyebutkan, sesi ini hanya berlangsung selama satu hari saja, yaitu pada tanggal 10 Agustus 2019 dan akan dimulai setelah acara pembukaan serta terbuka bagi semua pengunjung baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk datang dan bergabung dalam sesi networking ini.

“Diharapkan sesi khusus ini bisa menjadi sebuah wadah terciptanya berbagai bentuk kerja sama bilateral baru yang akan saling menguntungkan semua pihak terkait,” ucap Iwan.

Iwan menjelaskan, hal ini merupakan wujud pengejahwatan dari salah satu fungsi utama Diaspora, yaitu Connecting The Dots.

Konferensi ini diharapkan akan selalu menjadi pertemuan terbesar bagi Diaspora Indonesia berkumpul di Tanah Air dengan target perkiraan sebanyak 5.000 partisipan dari dalam maupun luar negeri.

“Dan harapan terakhir saya adalah, dengan diselenggarakannya acara konferensi dua tahunan ini, kegiatan ini akan menjadi semacam kawah Candradimuka yang mampu melahirkan sumber daya manusia Indonesia terbaik yang bisa berkontribusi langsung terhadap pembangunan bangsa ini seutuhnya,” tutup Iwan.

Acara ini juga akan ditutup dengan penampilan dari seniman-seniman diaspora.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menaker Ajak Praktisi Dukung Program Pembangunan SDM di Indonesia

Menaker Ajak Praktisi Dukung Program Pembangunan SDM di Indonesia

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 07:52 WIB

Kemnaker Siapkan Pelatihan Perhotelan dan Kapal Pesiar di Lombok Timur

Kemnaker Siapkan Pelatihan Perhotelan dan Kapal Pesiar di Lombok Timur

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 07:48 WIB

Ciptakan SDM Kompeten, Kemnaker Siapkan Platform Pelatihan Berbasis Digital

Ciptakan SDM Kompeten, Kemnaker Siapkan Platform Pelatihan Berbasis Digital

Bisnis | Jum'at, 05 Juli 2019 | 08:52 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB