Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

4 Kandidat Ini Bersaing Rebut Kursi Ketum BPP Hipmi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 14 Agustus 2019 | 11:26 WIB
4 Kandidat Ini Bersaing Rebut Kursi Ketum BPP Hipmi
4 Calon Ketua HIPMI Periode 2019 - 2022 berfoto bersama Ketua Umum HIPMI, Bahlil Lahadalia (paling kiri).

Suara.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) saat ini tengah melakukan seleksi untuk memilih Ketua Umum BPP (Badan Pengurus Pusat) Hipmi masa bakti 2019-2022.

Dari Hasil verifikasi, Tim Steering Committee (SC) Hipmi telah menetapkan empat calon yang memenuhi syarat untuk menjadi bakal calon Ketua Umum BPP Hipmi.

Keempat calon itu diantaranya, Bagas Adhadirgha (Ketua Bidang Luar Negeri dan Pariwisata BPP Hipmi), Ajib Hamdani (Wakil Bendahara Umum BPP Hipmi), Akbar Buchari (Mantan Ketum BPD Hipmi Sumut yang kini menjadi pengurus BPP Hipmi), dan Mardani H Maming (Wakil Bendahara Umum BPP Hipmi dan mantan Bupati Tanah Bumbu).

Untuk memperoleh kursi nomor satu di Hipmi yang akan diumumkan di puncak Munas Hipmi XVI tanggal 15 September 2019 mendatang, ke empat calon tersebut akan diseleksi secara ketat dan diwajibkan untuk mengikuti serangkaian kegiatan antara lain kuliah umum dan debat terbuka untuk menjabarkan visi misi, ide-ide, gagasan dan konsep-konsep dalam membangun Hipmi selama 3 tahun ke depan.

Adapun jumlah kegiatan yang harus dijalankan hingga Munas adalah 8 Kuliah Umum di 8 provinsi dan 3 Debat Terbuka I yakni tanggal 20 Juli lalu di Batam, Kepri. Debat II tanggal 21 Agustus 2019 di Bali dan 7 September 2019 di Jakarta.

“Dalam rangkaian kegiatan yang telah dijalani ke empat bakal calon Ketua Umum BPP Hipmi tersebut, kami akui semuanya memiliki konsep dan gagasan yang sangat baik untuk memajukan organisasi profesi pengusaha muda ini menjadi profesional. Namun kursi pimpinan hanya satu, dan siapapun nanti yang akan terpilih harapannya dapat membawa Hipmi menjadi lebih baik lagi,” kata Ketua Pengarah Munas XVI Hipmi Anggawira.

Untuk diketahui, Hipmi didirikan pada tanggal 10 Juni 1972. Pendirian organisasi ini dilandasi semangat untuk menumbuhkan wirausaha di kalangan pemuda, karena pada saat itu tidak banyak kaum muda yang bercita–cita menjadi pengusaha.

Para pendiri rata-rata merupakan pengusaha pemula yang terdiri dari Drs. Abdul Latief, Ir. Siswono Yudo Husodo, Teuku Sjahrul, Datuk Hakim Thantawi, Badar Tando, Irawan Djajaatmadja, SH , Hari Sjamsudin Mangaan, Pontjo Sutowo, dan Ir. Mahdi Diah.

Sejak awal didirikannya Hipmi terus berusaha menjawab tantangan perubahan, artinya organisasi harus compatible terhadap situasi pada masanya.

Pergantian situasi pemerintahan juga menuntut Hipmi beradaptasi dengan situasi kepemimpinan nasional, tentu setiap masa ada pemimpinnya dan setiap pemimpin ada masanya, namun sebagai organisasi yang baik Hipmi wajib untuk menjadi organisasi yang relevan menjawab tantangan perubahan jaman.

“Hipmi telah melahirkan banyak pemimpin diberbagai bidang bukan hanya di dunia usaha, kepemimpinan di level daerah hingga nasional eksekutif dan legislatif saat ini telah banyak diisi oleh kader-kader Hipmi," tutur Ketua Umum Hipmi, Bahlil Lahadalia yang akan segera meletakkan jabatannya di tahun ini.

"Namun yang lebih penting adalah bagaimana mempersiapkan Hipmi kedepan untuk terus berkontribusi menciptakan pertumbuhan Ekonomi yang berkeadilan sesuai pasal 33 UUD 1945, menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri dan mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain di dunia,” Bahlil menambahkan.

Diakui oleh berbagai kalangan, ditangan Bahlil, Hipmi memiliki peran yang lebih dalam mendorong semangat wirausaha kaum muda Indonesia dan menjadi partner strategis bagi pemerintah Jokowi dalam bidang ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inflasi Terjaga, Sri Mulyani Sebut Kepercayaan Investor Bakal Meningkat

Inflasi Terjaga, Sri Mulyani Sebut Kepercayaan Investor Bakal Meningkat

Bisnis | Kamis, 01 Agustus 2019 | 20:06 WIB

Nasib PT Pos, Menkominfo: Pernah Diinisiasi Jadi Layanan Seperti Bank

Nasib PT Pos, Menkominfo: Pernah Diinisiasi Jadi Layanan Seperti Bank

Bisnis | Kamis, 25 Juli 2019 | 20:46 WIB

Diisukan Jadi Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto: Tanya Pak Darmin

Diisukan Jadi Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto: Tanya Pak Darmin

News | Senin, 22 Juli 2019 | 21:12 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB