Sekjen REI Sebut Spekulan Tanah Ada di Daerah Penunjang Area Ibu Kota Baru

Rabu, 28 Agustus 2019 | 21:17 WIB
Sekjen REI Sebut Spekulan Tanah Ada di Daerah Penunjang Area Ibu Kota Baru
Foto aerial kawasan Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (28/8). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi telah mengumumkan Ibu Kota negara akan dipindahkan ke Kalimantan Timur (Kaltim).

Lokasi tersebut, tepatnya di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kutai Kertanegara.

Rencananya, lahan sebanyak 180 ribu hektare akan digunakan pemerintah untuk lokasi pembangunan ibu kota baru. Akan tetapi, tak semuanya lahan dimiliki oleh negara.

Beberapa lahan harus dibebaskan untuk pembangunan ibu kota baru, sehingga dikhawatirkan akan ada spekulan yang menawarkan harga tanah dengan nilai tinggi di lokasi itu.

Namun, Sekretaris Jenderal Real Estate Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan hanya daerah penunjang dua lokasi itu yang akan menjadi incaran spekulan untuk naikkan harga tanah. Sedangkan untuk lokasi ibu kota, sambung Totok, takkan ada spekulan yang akan bermain harga tanah.

"Di dalam area udah enggak ada spekulan, karena areanya udah milik negara. Mungkin di daerah penunjang yang mahal, kayak Jakarta, Bekasi dan Tangerang itu yang mahal," katanya saat dihubungi, Rabu (28/8/2019).

Menurut Totok, pemerintah akan mampu meredam spekulan tanah untuk masuk ke lokasi ibu kota baru. Terlebih, tambahnya, pemerintah memiliki strategi tersendiri untuk menyingkirkan spekulan.

"Pemerintah pasti udah mikir lha, kalau spekulan udah masuk ke sana, jadi dia nyari yang belum masuk semua. Pemerintah bukan orangnya yang enggak ngerti, ngerti semua itu, hindari seperti itu bisa lha," tutur dia.

Sebelumnya, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) bakal menjaga lahan di Kalimantan Timur yang nantinya bakal dijadikan Ibu Kota baru. Sebab, potensi spekulasi tanah diprediksi meningkat setelah Jokowi mengumumkan Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara lokasi ibu kota pengganti Jakarta.

Baca Juga: Terkait Lahan Ibu Kota Baru, PKB: Jangan Sampai Ada Kongkalikong

Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengatakan salah satu langkah yang akan dilakukan pemerintah adalah land freezing.

"Kita akan freeze dulu biar engga terjadi spekulasi tanah," kata Sofyan dalam konferensi pers di Kantornya, Selasa (27/8/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI