Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

33 Perusahaan China Malas Masuk ke RI, Luhut: Peraturan Kita Masih Berbelit

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 09 September 2019 | 15:12 WIB
33 Perusahaan China Malas Masuk ke RI, Luhut: Peraturan Kita Masih Berbelit
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Istana Kepresidenan, Kamis (22/11/2018). (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan bakal meniru strategi Vietnam untuk menjaring perusahaan China yang ingin merelokasi usahanya.

Hal ini sebagai tanggapan dari 33 perusahaan China yang enggan merelokasi usahanya ke Indonesia.

"Semua itu kita tiru aja Vietnam, Thailand, Singapura, Malaysia itu aja benchmark kita," kata dia saat ditemui Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Luhut mengaku permasalahan Indonesia tak bisa menggiring investor ke dalam negeri hanya satu yaitu peraturan yang masih berbelit-belit.

"Kita masih punya peraturan yang berbelit itu sekarang oleh Presiden itu dipotongin," tuturnya.

Namun begitu, Luhut mengklaim telah banyak perusahaan yang merelokasi usahanya ke Indonesia. Bahkan, tambah dia, terdapat 11 perusahaan yang akan membangun industri di Morowali.

"Saya kira akan cukup banyak masuk ke kita. saya bilang morowali salah satu case loh. Kita tanpa sadari sudah ada lebih 11 perusahaan yang masuk di sana relokasi ke kita sekarang lithium baterai kenapa dia mau bikin di kita karena 80 persen hampir materil baterai lithium ada di Indonesia," tandas dia.

Sebelumnya, hasil riset Bank Dunia menggemparkan kondisi ekonomi Indonesia. Hasil riset tersebut membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) naik pitam dan geleng-geleng kepala.

Adapun hasil Hasil riset Bank Dunia berjudul Global Economic Risks and Implications for Indonesia menyebutkan bahwa dalam kurun waktu Juni sampai Agustus 2019, dari 33 perusahaan China 23 perusahaan memilih Vietnam untum relokasi. Sisanya 10 perusahaan merelokasi ke Malaysia, Thailand, serta Kamboja.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Minta Anggaran Menko Maritim Ditambah Rp 79,25 Miliar, DPR Setuju

Luhut Minta Anggaran Menko Maritim Ditambah Rp 79,25 Miliar, DPR Setuju

Bisnis | Senin, 09 September 2019 | 14:36 WIB

Kabur dari Arena Sirkus, Harimau di China Tewas Setelah Ditangkap

Kabur dari Arena Sirkus, Harimau di China Tewas Setelah Ditangkap

News | Senin, 09 September 2019 | 09:08 WIB

Inilah Garlic 2.0, Kucing Pertama Hasil Kloning Ilmuwan China

Inilah Garlic 2.0, Kucing Pertama Hasil Kloning Ilmuwan China

Tekno | Minggu, 08 September 2019 | 18:32 WIB

Terkini

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB