Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.285

Boeing Klaim Keluarkan 144,5 Ribu Dolar AS Bagi Korban Kecelakaan

RR Ukirsari Manggalani | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 24 September 2019 | 09:05 WIB
Boeing Klaim Keluarkan 144,5 Ribu Dolar AS Bagi Korban Kecelakaan
Sebuah pesawat Boeing 737 Max 8 di Saint Petersburg, Rusia pada Juni 2018 [Shutterstock].

Suara.com - Produsen pesawat Boeing Company mengklaim telah membayarkan sebagian dana bantuan kepada korban kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia. Sebanyak, 144,5 ribu dolar Amerika Serikat (AS) telah disalurkan dari total 50 juta dolar AS dana bantuan.

Seperti dilansir Reuters, dana ini disalurkan melalui pengacara di Washington, Ken Feinberg dan Camille S Biros yang menerima klaim dari keluarga korban. Pengajuan klaim terakhir pada 31 Desember 2019.

Boeing 737 Max 8 dipamerkan di Farnborough, Inggris pada Juli 2018. [Shutterstock]
Boeing 737 Max 8 dipamerkan di Farnborough, Inggris pada Juli 2018 [Shutterstock]

"Kami akan menemui semua ahli waris ini, dan memastikan dana akan aman sekaligus terjamin. Sebuah tantangan nyata, karena keluarga korban ini berada di 35 negara ," kata Ken Feinberg.

Untuk diketahui, dalam sebuah pernyataan, Dennis Muilenburg, Chief Executive Officer (CEO) Boeing mengatakan perusahaan merasa simpati kepada keluarga dan orang-orang terkasih atas kecelakaan itu.

"Pembukaan dana ini adalah langkah penting dalam upaya kami untuk membantu keluarga yang terkena dampak," tukasnya.

Boeing juga mengumumkan pada Juli 2019 bahwa mereka berencana untuk menghabiskan 50 juta dolar AS tambahan untuk mendukung pendidikan dan pemberdayaan ekonomi di masyarakat yang terkena dampak.

Hampir 100 tuntutan hukum telah diajukan terhadap Boeing oleh setidaknya selusin firma hukum yang mewakili keluarga korban kecelakaan Ethiopian Airlines, yang datang dari 35 negara yang berbeda, termasuk sembilan warga negara AS dan 19 warga Kanada.

Tuntutan hukum menyatakan bahwa Boeing merancang sistem kontrol penerbangan otomatis. Sistem ini memiliki cacat, secara teknis mengarahkan posisi hidung pesawat lebih rendah dan terjadi pada kasus di Ethiopia dan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembalikan Kepercayaan, Boeing akan Uji Terbang Pesawat 737 Max

Kembalikan Kepercayaan, Boeing akan Uji Terbang Pesawat 737 Max

Bisnis | Selasa, 06 Agustus 2019 | 08:22 WIB

Perbaiki Kinerja, Boeing Rombak Manajemen

Perbaiki Kinerja, Boeing Rombak Manajemen

Bisnis | Jum'at, 12 Juli 2019 | 07:17 WIB

Maskapai Asal Rusia Masih Percayai Boeing 737 MAX 8

Maskapai Asal Rusia Masih Percayai Boeing 737 MAX 8

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2019 | 08:10 WIB

Terkini

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:20 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:09 WIB

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB

BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen

BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:44 WIB

IHSG Ditutup Perkasa ke Level 7.100, Ini Pemicunya

IHSG Ditutup Perkasa ke Level 7.100, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:18 WIB

Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement

Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 16:54 WIB

BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'

BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 16:16 WIB