Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Boeing Klaim Keluarkan 144,5 Ribu Dolar AS Bagi Korban Kecelakaan

RR Ukirsari Manggalani, Achmad Fauzi

Selasa, 24 September 2019 | 09:05 WIB
Boeing Klaim Keluarkan 144,5 Ribu Dolar AS Bagi Korban Kecelakaan
Sebuah pesawat Boeing 737 Max 8 di Saint Petersburg, Rusia pada Juni 2018 [Shutterstock].

Suara.com - Produsen pesawat Boeing Company mengklaim telah membayarkan sebagian dana bantuan kepada korban kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia. Sebanyak, 144,5 ribu dolar Amerika Serikat (AS) telah disalurkan dari total 50 juta dolar AS dana bantuan.

Seperti dilansir Reuters, dana ini disalurkan melalui pengacara di Washington, Ken Feinberg dan Camille S Biros yang menerima klaim dari keluarga korban. Pengajuan klaim terakhir pada 31 Desember 2019.

Boeing 737 Max 8 dipamerkan di Farnborough, Inggris pada Juli 2018. [Shutterstock]
Boeing 737 Max 8 dipamerkan di Farnborough, Inggris pada Juli 2018 [Shutterstock]

"Kami akan menemui semua ahli waris ini, dan memastikan dana akan aman sekaligus terjamin. Sebuah tantangan nyata, karena keluarga korban ini berada di 35 negara ," kata Ken Feinberg.

Untuk diketahui, dalam sebuah pernyataan, Dennis Muilenburg, Chief Executive Officer (CEO) Boeing mengatakan perusahaan merasa simpati kepada keluarga dan orang-orang terkasih atas kecelakaan itu.

"Pembukaan dana ini adalah langkah penting dalam upaya kami untuk membantu keluarga yang terkena dampak," tukasnya.

Boeing juga mengumumkan pada Juli 2019 bahwa mereka berencana untuk menghabiskan 50 juta dolar AS tambahan untuk mendukung pendidikan dan pemberdayaan ekonomi di masyarakat yang terkena dampak.

Hampir 100 tuntutan hukum telah diajukan terhadap Boeing oleh setidaknya selusin firma hukum yang mewakili keluarga korban kecelakaan Ethiopian Airlines, yang datang dari 35 negara yang berbeda, termasuk sembilan warga negara AS dan 19 warga Kanada.

Tuntutan hukum menyatakan bahwa Boeing merancang sistem kontrol penerbangan otomatis. Sistem ini memiliki cacat, secara teknis mengarahkan posisi hidung pesawat lebih rendah dan terjadi pada kasus di Ethiopia dan Indonesia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembalikan Kepercayaan, Boeing akan Uji Terbang Pesawat 737 Max

Kembalikan Kepercayaan, Boeing akan Uji Terbang Pesawat 737 Max

Bisnis | Selasa, 06 Agustus 2019 | 08:22 WIB

Perbaiki Kinerja, Boeing Rombak Manajemen

Perbaiki Kinerja, Boeing Rombak Manajemen

Bisnis | Jum'at, 12 Juli 2019 | 07:17 WIB

Maskapai Asal Rusia Masih Percayai Boeing 737 MAX 8

Maskapai Asal Rusia Masih Percayai Boeing 737 MAX 8

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2019 | 08:10 WIB

Terkini

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB