Pakar Ekonomi : Indonesia Perlu Dorong Manufaktur di Era Digital

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 05 Oktober 2019 | 13:05 WIB
Pakar Ekonomi : Indonesia Perlu Dorong Manufaktur di Era Digital
Millenial Fest Industry 4.0 bertajuk “Kaum Milenial dan Industri 4.0”, di Ballroom Hotel Adimulia, Kota Medan, Jumat (4/10/2019). (Dok : Kagama(

Suara.com - Founder dan pakar ekonomi Center of Reform on Economic (Core), Hendri Saparini, PhD mengatakan, Indonesia memiliki pekerjaan rumah besar untuk mendorong manufaktur di era digital.

Hal tersebut dia sampaikan dalam seminar Millenial Fest Industry 4.0 bertajuk “Kaum Milenial dan Industri 4.0”, di Ballroom Hotel Adimulia, Kota Medan, Jumat (4/10/2019).

Seminar ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Munas XIII Kagama yang akan dilaksanakan 14 - 17 November 2019, di Bali.

Revitalisasi industri, kata Hendri, menjadi agenda penting untuk menyelesaikan antara lain, masalah rendahnya pertumbuhan manufaktur, ketergantungan terhadap bahan baku impor yang tinggi, dan penciptaan lapangan kerja terbatas.

Di sisi lain, sumber daya yang beragam, baik sumber daya alam, manusia dan budaya serta pasar yang luas tetap menjadi potensi besar bagi Indonesia untuk mengembangkan bisnis yang telah ada maupun bisnis-bisnis baru berbasis digital.

“Kemajuan infrastruktur digital dan pembangunan berbagai hard dan soft infrastructure secara masif telah membantu memberikan solusi bagi calon wirausaha,” ujarnya.

Modal tersebut, menurut Hendri, merupakan peluang bagi generasi milenial untuk membangun kewirausahaan sosial guna mendorong pembangunan ekonomi inklusif.

“Supaya dapat mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Hendri bercerita, saat ini, para muda di berbagai negara ikut bergiat melakukan transformasi untuk memenangkan persaingan global.

baca juga

Dengan perubahan lingkungan global dan domestiknya, Jepang, Amerika, China, Korea, misalnya, memilih strategi yang berbeda untuk menemukan kekuatan ekonominya agar tetap berdaya saing.

“Indonesia dengan berbagai potensi daerahnya bisa dijadikan peluang. Pulau Bangka dan Belitung merupakan pusat rempah penting dunia, yakni lada hitam. Permintaan dunia untuk lada hitam menjadi peluang bagi kita untuk mengembangkan ekspor maupun bahan baku untuk membangun produk turunan,” papar Hendri.

Selain itu Sulawesi, kata Hendri, merupakan daerah dengan buah kelapa terbaik dunia. Virgin Coconut Oil yang bernilai tinggi menjadi potensi besar untuk membangun industri dan meningkatkan pendapatan berbasis kelapa.

Menurut Hendri, contoh tersebut merupakan potensi besar sumber daya alam (SDA) pertanian yang belum termanfaatkan untuk memberikan kesejahteraan bagi petani dan masyarakat lokal, serta mendorong ekspor.

“Para milenial semestinya dapat melihat sebagai peluang untuk menjadi wirausaha sosial dengan mengajak dan memberdayakan para petani untuk berkolaborasi,” tandasnya.

Dukungan teknologi digital yang sangat cukup memungkinkan antara lain untuk menciptakan dan memanfaatkan berbagai platform sebagai pendukung, baik untuk mendapatkan pendanaan, pemasaran, transportasi dan logistik, informasi produk dan pasar.

Upaya ini, kata Hendri, pada akhirnya akan membentuk ekosistem dan kerjasama bisnis baik di daerah maupun secara lebih luas.

Kekayaan budaya, keindahan alam yang digabungkan dengan inovasi dan kreatifitas juga merupakan potensi kita lainnya yang yang dapat dikembangkan.

“Tidak hanya dapat menjadi bisnis besar yang memiliki local content tetapi juga menjadi sarana untuk ikut menyelesaikan masalah ekonomi sosial,” pungkasnya.

Seminar ini merupakan rangkaian Millenial Fest Industri 4.0 yang digelar pada 3 - 5 Oktober 2019 ini sekaligus sebagai rangkaian keempat Seminar Nasional di lima kota lima pulau, yakni Medan, Balikpapan, Semarang, Manado, dan Bali. Acara ini diselenggarakan menjelang Munas XIII Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama), di Bali pada 15 - 17 November 2019.

Agenda yang digelar kali ini yaitu Pameran Millenial Fest Industri 4.0, Seminar Milenial Fest Industri 4.0, Kompetisi Startup dan Industri Kreatif serta Inovasi dan Penelitian Kampus, dan Pertandingan PUBG dan Mobile Legends.

Sebelumnya, Ketua Pengda Kagama Sumatera Utara, Hamied Wijaya mengatakan, melalui acara ini pihaknya bertujuan menghasilkan generasi muda yang produktif dan inovatif menuju revolusi industri 4.0.

“Usai acara ini kita berharap munculnya bibit-bibit muda potensial daerah, serta berkembangnya industri kreatif lokal dan nasional guna memberikan sumbangan lebih dalam pertumbuhan ekonimi,” ujar Direktur SDM dan Umum Pelindo I itu.

Alumnus Psikologi UGM itu menambahkan, pihaknya akan merangkum pandapat para pakar, praktisi, dan pihak terkait dalam seminar dan selanjutnya disampaikan kepada pemerintah sebagai masukan untuk mendukung pembangunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Era Digital, Ralali Persiapkan UMKM Agar Bisa Go Online

Era Digital, Ralali Persiapkan UMKM Agar Bisa Go Online

Bisnis | Rabu, 14 Agustus 2019 | 12:01 WIB

Keuntungan bagi Ibu Rumah Tangga, Pekerjaan Rumah Ini Bakar Banyak Kalori!

Keuntungan bagi Ibu Rumah Tangga, Pekerjaan Rumah Ini Bakar Banyak Kalori!

Health | Selasa, 06 Agustus 2019 | 17:10 WIB

Bagaimana Membentuk Anak Jadi Netizen Unggul?

Bagaimana Membentuk Anak Jadi Netizen Unggul?

Health | Kamis, 01 Agustus 2019 | 10:37 WIB

Kesetaraan Gender, Lelaki Boleh Lakukan Pekerjaan Rumah Tangga?

Kesetaraan Gender, Lelaki Boleh Lakukan Pekerjaan Rumah Tangga?

Lifestyle | Senin, 29 Juli 2019 | 11:14 WIB

Revolusi 4.0 PT Pos Indonesia (Persero) Tangkap Peluang Digital

Revolusi 4.0 PT Pos Indonesia (Persero) Tangkap Peluang Digital

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2019 | 16:06 WIB

Era Digital, Gadget Tidak Boleh Mengganggu Hubungan Percintaan Anda

Era Digital, Gadget Tidak Boleh Mengganggu Hubungan Percintaan Anda

Lifestyle | Minggu, 17 Februari 2019 | 15:04 WIB

Terkini

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

×