Kementan Komitmen Ciptakan Pemerataan Pembangunan Sektor Pertanian

Fabiola Febrinastri

Rabu, 16 Oktober 2019 | 10:09 WIB
Kementan Komitmen Ciptakan Pemerataan Pembangunan Sektor Pertanian
Ilustrasi tanaman cabai. (Dok : Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen menciptakan pemerataan pembangunan sektor pertanian. Salah satunya melalui pengembangan kawasan hortikultura.

Mendukung hal tersebut, Ditjen Hortikultura mendorong Sulawesi Tengah menyakan pihaknya menjadi pemasok cabai wilayah Indonesia Timur.

Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto menyampaikan, bahwa Indonesia didominasi banyak kepulauan. Menurutnya perlu strategi khusus untuk menjaga cabai agar merata sepanjang tahun. Salah satunya dengan menumbuhkan daerah sentra produksi.

"Seperti di Sulawesi Tengah, secara geografi dan topografi sangat ideal menjadi buffer zone wilayah Indonesia Timur," ujarnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Tahun ini, kata Dirjen yang akrab dipanggil Anton ini, melalui bantuan APBN, pemerintah mengalokasikan bantuan pengembangan kawasan aneka cabai seluas 375 hektare di Sulteng.

"Kalau kawasan ini bisa dikelola dengan baik, fluktuasi pasokan dan harga bisa dieliminir," sambung Anton.

Bantuan pengembangan kawasan yang diberikan Kementan merupakan bentuk perhatian untuk menumbuhkan semangat petani dalam berbudidaya cabai pasca gempa 2018. Harapannya, Sulteng bisa mencukupi kebutuhan pasar wilayah Indonesia Timur yang selama ini masih bergantung dari Pulau Jawa.

Senada hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Sulteng, Tri Iriyani, menyatakan kesiapannya untuk menggarap Indonesia Timur. Ia menyebut, saat ini anggaran APBD untuk pengembangan hortikultura cukup besar dan masih akan berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya karena adanya pemulihan pasca gempa.

"Tahun depan sekitar Rp 3 miliar. Rencananya akan kami manfaatkan untuk penyiapan sarana pra sarana yang dibutuhkan petani, terutama pada daerah sentra cabai yang paling terdampak gempa, seperti Sigi yang terputus saluran irigasinya dari Humbasa. Ini akan menjadi PR utama kami, bahwa sarana irigasi dan penyediaan air menjadi prioritas alokasi," terang Iriyani.

baca juga

Pengurus Kelompok Tani Pompey Vay, Muchtar asal Kecamatan Dolo, Kabuaten Sigi menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah sehingga ia dan petani lainnya bisa kembali budi daya cabai.

"Kami sangat senang mendapat bantuan dari pemerintah. Ini meringankan beban kami, apalagi sebentar lagi memasuki musim panen raya. Pertanaman cabai di Sigi sangat luas, bisa mencapai 150 hektare. Biasanya kami pasok sampai ke Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara dan sebagian ke Sulawesi Barat" ujar Muchtar, saat ditemui oleh tim Monitoring Ditjen Hortikultura.

Sebagai informasi, produktivitas cabai besar di Sulawesi Tenggara sebanyak 5,7 ton per hektare dan cabai rawit 6,77 ton hektare. Khusus Kabupaten Sigi, cabai besar 9,86 ton per hektare dan cabai rawit 7,13 ton per hektare. Produksi total Sulteng pada 2018 sebesar 34.037 ton sementara Kabupaten Sigi 2018 sebesar 5.328 ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5.353 Petani Sumut dan Sumbar Asuransikan Padinya lewat Program AUTP

5.353 Petani Sumut dan Sumbar Asuransikan Padinya lewat Program AUTP

Bisnis | Rabu, 16 Oktober 2019 | 08:30 WIB

Tingkatkan Daya Saing, Pemerintah Perluas Penanaman Kakao

Tingkatkan Daya Saing, Pemerintah Perluas Penanaman Kakao

Bisnis | Selasa, 15 Oktober 2019 | 11:46 WIB

Percepat Pemulihan Bencana di Sinabung, Kementan Beri Bantuan Benih Jagung

Percepat Pemulihan Bencana di Sinabung, Kementan Beri Bantuan Benih Jagung

Bisnis | Selasa, 15 Oktober 2019 | 11:37 WIB

Kementan Tingkatkan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai secara Khusus

Kementan Tingkatkan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai secara Khusus

Bisnis | Selasa, 15 Oktober 2019 | 08:17 WIB

Perteta : Mentan Andi Amran Bapak Mekanisasi Indonesia

Perteta : Mentan Andi Amran Bapak Mekanisasi Indonesia

Bisnis | Senin, 14 Oktober 2019 | 17:34 WIB

Kementan Dorong Pengendalian Penyakit Blas dengan Agens Hayati

Kementan Dorong Pengendalian Penyakit Blas dengan Agens Hayati

Bisnis | Senin, 14 Oktober 2019 | 09:50 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang, Operasi Evakuasi Skala Besar Dimulai

Hari Ke-5 Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang, Operasi Evakuasi Skala Besar Dimulai

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Harga Saham Anjlok, Bisnis Pop Mart Mulai Redup

Harga Saham Anjlok, Bisnis Pop Mart Mulai Redup

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:46 WIB

3 Sepatu Lokal yang Cocok Dipadukan dengan Celana Jeans, Tampilan Makin Stylish

3 Sepatu Lokal yang Cocok Dipadukan dengan Celana Jeans, Tampilan Makin Stylish

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Untuk Pemula Mending Sepeda Frame Alloy atau Karbon? Ini Perbedaan dan 5 Rekomendasinya

Untuk Pemula Mending Sepeda Frame Alloy atau Karbon? Ini Perbedaan dan 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Viva Face Tonic Lemon untuk Kulit Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Face Tonic Lemon untuk Kulit Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Kenapa Muktamar NU Sepakat Rais Aam dan Ketum PBNU Dilarang Rangkap Jabatan Politik?

Kenapa Muktamar NU Sepakat Rais Aam dan Ketum PBNU Dilarang Rangkap Jabatan Politik?

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Yoo Ah In Resmi Comeback Lewat Film Okultisme Baru Garapan Sutradara Exhuma

Yoo Ah In Resmi Comeback Lewat Film Okultisme Baru Garapan Sutradara Exhuma

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Muktamar NU Memanas, Begini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU

Muktamar NU Memanas, Begini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU

Sulsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:28 WIB

Purbaya Ungkap BNPB Punya Anggaran Rp 5 Triliun per Tahun Buat Bencana, Siap Tambah Jika Kurang

Purbaya Ungkap BNPB Punya Anggaran Rp 5 Triliun per Tahun Buat Bencana, Siap Tambah Jika Kurang

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Muktamar NU Diwarnai Ketegangan, Massa Nahdliyin Muda Sampaikan Tuntutan

Muktamar NU Diwarnai Ketegangan, Massa Nahdliyin Muda Sampaikan Tuntutan

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:25 WIB

×