Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dana Kelolaan ETF Saham IndoPremier Sekuritas Tembus Rp 10 Triliun

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 24 Oktober 2019 | 09:36 WIB
Dana Kelolaan ETF Saham IndoPremier Sekuritas Tembus Rp 10 Triliun
Ilustrasi investasi.

Suara.com - IndoPremier Sekuritas mencatat per 21 Oktober 2019, dana kelolaan atas ETF (Exchange Traded Fund) saham atau asset under management (AUM) mencapai lebih dari Rp 10 triliun.

Capaian ini merupakan hasil dari pemasaran 21 equity ETF saham yang dikelola oleh enam manajer investasi (MI).

Keenam MI tersebut yakni IndoPremier Investment Management, BNI Asset Management, Pinnacle Persada Investama, Danareksa Investment Management, Batavia Prosperindo Aset Manajemen dan MNC Asset Management.

IndoPremier Sekuritas kini menguasai 96 persen pangsa pasar ETF saham sebagai dealer participant.

Direktur Utama IndoPremier Sekuritas, Moleonoto The mengatakan, pencapaian AUM ETF di beberapa MI yang berpartisipasi melampaui produk open-ended yang menjadi flagship mereka.

Hal ini karena, IndoPremier Sekuritas selalu menciptakan nilai tambah dan efisiensi biaya dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) melalui layanan teknologi dan strategi pengelolaan terpercaya.

Ada tiga ETF saham yang dikelola oleh IndoPremier Investment Management yakni Premier ETF IDX30 (XIIT) dengan AUM mencapai Rp 2,6 triliun, Premier ETF LQ45 dengan AUM sebesar Rp 2,3 triliun, serta Premier ETF Indonesia State-Owned Company (XISC) dengan AUM sebesar Rp 1,3 triliun.

Sementara itu, MI participant lain seperti BNI Asset Management pada periode sama mencatatkan AUM sebesar Rp 1 triliun, Pinnacle Persada Investama (Rp 523 miliar), Danareksa Investment Management (Rp 714 miliar) dan Batavia Prosperindo Aset Manajemen (Rp 531 miliar).

Rincian AUM tersebut mengambarkan independensi IndoPremier Sekuritas yang secara konsisten dalam posisi netral. Sehingga, sebagai dealer participant, IndoPremier Sekuritas tetap terbuka untuk produk-produk ETF yang dikreasi oleh semua MI.

baca juga

"Dalam waktu dekat ini bahkan telah ada dua MI asing dan dua MI swasta yang akan bekerja sama dalam pengelolaan ETF, karena IndoPremier Sekuritas reliable secara teknologi dan independen. Hopefully di akhir 2019 ini," kata Moleonoto dalam keterangannya, Kamis (24/10/2019).

Sementara itu, Direktur BNI Asset Management Putut Endro Andanawarih menilai, instrumen ETF secara statistik terus mengalami pertumbuhan. Hal ini seiring dengan meningkatnya minat investor.

Di sisi lain, Putut juga memandang positif kinerja Indo PremierSekuritas sebagai dealer participant sekaligus penyedia platform, memicu produk ETF menjadi semakin banyak. Sehingga pada akhirnya memicu pertumbuhan kinerja para MI.

"Terlebih tren investor baik di dalam negeri maupun luar negeri mulai menyukai produk ETF. Alhasil ETF kini sudah menjadi pilihan investor, sebagai contoh BNI AM Nusantara MSCI Indonesia yang dikelola oleh BNI Asset Management sudah meraih Rp 1 triliun dana kelolaan hanya dalam waktu satu tahun," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digempur Aksi Demonstrasi, Bursa Saham Hong Kong Tetap Ramai

Digempur Aksi Demonstrasi, Bursa Saham Hong Kong Tetap Ramai

Bisnis | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 08:07 WIB

2018, Kinerja BEI Salip Bursa Saham Thailand

2018, Kinerja BEI Salip Bursa Saham Thailand

Bisnis | Rabu, 26 Juni 2019 | 13:56 WIB

IHSG Diprediksi Masih Ada Ruang Menguat Hingga ke Level 6.420

IHSG Diprediksi Masih Ada Ruang Menguat Hingga ke Level 6.420

Bisnis | Rabu, 26 Juni 2019 | 10:13 WIB

Terkini

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

×