Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Resmi Beroperasi, PT MAB Kebut Target Pemesanan Bus Listrik

Bangun Santoso

Minggu, 03 November 2019 | 13:41 WIB
Resmi Beroperasi, PT MAB Kebut Target Pemesanan Bus Listrik
Bus listrik MD 12E dari PT Mobil Anak Bangsa (MAB). Bus listrik MAB sepanjang 12 meter ini merupakan versi produksi setelah perusahaan otomotif asli Indonesia itu mengembangkan tiga buah purwarupa. [Suara.com/Dok PT MAB]

Suara.com - Produk bus listrik garapan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) resmi mengaspal dengan ditandainya penyerahan STNK serta kunci kepada PT Paiton Energy pada Sabtu (2/11/2019) siang di lokasi Karoseri Anak Bangsa (KAB), di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Selaku Founder dan Co-Founder PT MAB, Jenderal (Purn) Moeldoko dan Stephen Sulistyo mengatakan, ada alasan tersendiri memilih Jawa Tengah, tepatnya di Jalan Raya Demak - Kudus KM 5 di Kabupaten Demak sebagai 'markas' PT MAB.

Lokasi produksi bus listrik karya anak bangsa tersebut dipilih dengan sejumlah pertimbangan, salah satunya karena mereka menyebut investasi tersebut sebagai sosial bisnis.

"Karena karoseri ini sudah eksis sebelumnya, sehingga untuk memulai, tidak dari baru, bukan mengawali dari baru, tapi dari sesuatu yang sudah ada," kata Moeldoko usai penyerahan produksi perdana bus listrik MAB kepada PT Paiton Energy, di Karoseri Anak Bangsa (KAB), Demak Jawa Tengah, Sabtu (2/11/2019).

Ia menjelaskan, lokasi itu didapatkan setelah PT MAB mengakuisisi perusahaan karoseri ternama di Jawa Tengah, yakni Karoseri Nusantara Gemilang, yang juga memiliki PO Nusantara. Seluruh aset perusahaan itu dibeli PT MAB, termasuk lahan seluas 4,5 hektare.

Menurut Moeldoko, posisi Kabupaten Demak yang berada di tengah-tengah Pulau Jawa dinilai sangat cocok dalam aspek pendistribusian produk bus listrik PT MAB.

Di mana distribusi produk bisa menggunakan jalur darat yakni jalur Pantura, didukung bandara dan pelabuhan yang cukup dekat dengan Kota Semarang sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah.

"Kami ingin menyebarkan tempat industri yang tidak hanya terfokus di Jakarta dan sekitarnya, tapi juga di daerah perlu dibangun agar bisa berkembang baik,” kata mantan Panglima TNI itu.

Layani Banyak Pesanan

baca juga
Bus listrik produksi PT Mobil Anak Bangsa di Jalan Raya Demak - Kudus KM5, Kabuaten Demak, Jawa Tengah. [Suara.com/Adam Iyasa]
Bus listrik produksi PT Mobil Anak Bangsa di Jalan Raya Demak - Kudus KM5, Kabuaten Demak, Jawa Tengah. [Suara.com/Adam Iyasa]

Tak hanya memenuhi pesanan dari PT Paiton Energy, PT MAB ternyata juga sudah banyak menerima pesanan akan produksi bus listrik. Untuk itu, pabrik yang tepat berada di depan Jalur Pantura tersebut membawahi dua divisi. Pertama, Mobil Anak Bangsa (MAB) selaku pemilik model bus listrik. Kedua, Karoseri Anak Bangsa (KAB) yang fokus pada perakitan semua komponen produk MAB.

"Semua proses nanti di sini end to end, dari awal dan akhir di sini, jadi (produknya) mau dibawa ke mana saja, sudah siap bisa jalan,” kata Moeldoko.

Dengan keberadaan dua divisi itu, PT MAB menargetkan bisa memenuhi target permintaan dari sejumlah pihak.

Misalnya, PT Paiton energy memesan sejumlah 4 unit. Setelah itu, ada pesanan dari Perum PPD sebanyak 110 unit. Belum lagi ditambah dari sejumlah perusahaan maskapai untuk operasional bus di bandara.

"Satu unit bisa dikerjakan tiga minggu, kalau sudah produksi, pesanan satu bulan bisa selesai 100 unit atau per hari lima unit," Moeldoko menjelaskan.

Saat ini, produksi bus listrik dikerjakan pada dua tipe, yakni low deck bagi segmen bus listrik angkutan massal seperti Trans Jakarta, dan hight deck untuk bus angkutan karyawan atau bus pariwisata.

"Dimensinya ada 12 meter untuk bus angkutan massal, 8 meter dan ke bawah untuk angkutan sekelas angkutan kota," katanya.

Moeldoko mengatakan, pada penyerahan produksi perdana bus elektrik kepada PT Paiton Energy, membuktikan perusahaan sekelas PT Mitsui, selaku operator pembangkit listrik Paiton Jatim, mengakui kehandalan dan kebutuhan bus ramah enegi dan lingkungan.

"Kalau dikonversi, bus listrik bahan bakarnya lebih irit 1/3 dari kendaran konvensional. Kelebihan lainnya, soal perawatan itu zero. Paling hanya ganti ban, rem, tapi yang lainnya relatif tak ada. Terlebih, bus listrik ini memberikan udara bersih kepada masyarakat, dengan harapan lingkungan menjadi sehat,” kata Moeldoko menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Karya Anak Bangsa, Begini Spesifikasi Bus Listrik PT MAB

Jadi Karya Anak Bangsa, Begini Spesifikasi Bus Listrik PT MAB

Bisnis | Minggu, 03 November 2019 | 11:44 WIB

Kenapa Bus Listrik PT MAB Tidak di Jakarta? Ini Penjelasan Moeldoko

Kenapa Bus Listrik PT MAB Tidak di Jakarta? Ini Penjelasan Moeldoko

Bisnis | Sabtu, 02 November 2019 | 20:18 WIB

KBL Dinilai Mampu Kurangi Polusi, KPBB Dukung Pengembangannya

KBL Dinilai Mampu Kurangi Polusi, KPBB Dukung Pengembangannya

Otomotif | Senin, 16 September 2019 | 10:00 WIB

Menuju KBL, Transjakarta Siap Tambah Armada dengan Bus Listrik

Menuju KBL, Transjakarta Siap Tambah Armada dengan Bus Listrik

Otomotif | Sabtu, 14 September 2019 | 05:00 WIB

Best 5 Otomotif Pagi:  KBL Tembus 1.000 Unit, Bus MAB Banyak Dipesan

Best 5 Otomotif Pagi: KBL Tembus 1.000 Unit, Bus MAB Banyak Dipesan

Otomotif | Jum'at, 06 September 2019 | 07:30 WIB

Siap Melaju Pada 2020, Bus Listrik MAB Sudah Dipesan Ratusan Unit

Siap Melaju Pada 2020, Bus Listrik MAB Sudah Dipesan Ratusan Unit

Otomotif | Kamis, 05 September 2019 | 12:59 WIB

Terkini

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:43 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:56 WIB

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:50 WIB

Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini

Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:29 WIB

Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?

Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:05 WIB

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 08:28 WIB

×