Banyak Desa Gaib, Sri Mulyani Ungkap Program Dana Desa Rugikan APBN

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 04 November 2019 | 16:40 WIB
Banyak Desa Gaib, Sri Mulyani Ungkap Program Dana Desa Rugikan APBN
Ilustrasi

Suara.com - Sri Mulyani Ungkap Ada Desa “Gaib” di Program Dana Desa

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, program Dana Desa yang dicetuskan Presiden Jokowi banyak disalahkangunakan dan berpotensi membuat keuangan negara merugi.

Hal tersebut diungkapkan Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Pasalnya, kata dia, sejak ada program Dana Desa, banyak desa-desa yang bermunculan hanya untuk bisa mendapatkan transfer uang dari pemerintah pusat. Padahal, desa-desa tersebut tidak ada alias 'gaib'.

“Kami mendengar beberapa masukan karena adanya transfer dari APBN maka sekarang muncul desa-desa baru yang bahkan tidak ada penduduknya, hanya untuk bisa mendapatkan dana desa,” kata Sri Mulyani.

Karena marak desa-desa siluman itu, Sri Mulyani menegaskan bakal memverifikasi ulang jumlah desa di Indonesia.

“Kami akan melakukan verifikasi atas fenomena itu, karena ada transfer dana setiap tahun,” kata dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan, bahkan ada dana desa yang sudah dikucurkan oleh pemerintah sejak beberapa tahun belakangan, namun tidak membuat desa menjadi lebih baik.

Tak hanya itu, hingga kekinian masih ada puluhan ribu desa yang masuk dalam kategori tertinggal.

baca juga

“Kami masih melihat ada 20 ribu desa yang tetap dalam kategori desa tertinggal,” kata dia.

Sementara realisasi dana desa hingga Agustus 2019 telah mencapai Rp 42,2 triliun atau 60,29 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 yang sebesar Rp 70 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Pasrah di Hadapan DPR Soal Kondisi Ekonomi Saat Ini

Sri Mulyani Pasrah di Hadapan DPR Soal Kondisi Ekonomi Saat Ini

Bisnis | Senin, 04 November 2019 | 16:26 WIB

Didemo Petani Tembakau, Anak Buah Sri Mulyani Pasang Badan

Didemo Petani Tembakau, Anak Buah Sri Mulyani Pasang Badan

Bisnis | Senin, 04 November 2019 | 15:13 WIB

Cukai Tembakau Naik, Petani Geruduk Kantor Sri Mulyani

Cukai Tembakau Naik, Petani Geruduk Kantor Sri Mulyani

Bisnis | Senin, 04 November 2019 | 12:20 WIB

Pagi-pagi Kantor Sri Mulyani Digeruduk Pendemo, Tolak Kenaikan Cukai Rokok

Pagi-pagi Kantor Sri Mulyani Digeruduk Pendemo, Tolak Kenaikan Cukai Rokok

Bisnis | Senin, 04 November 2019 | 10:19 WIB

4 Syarat Pejabat agar Indonesia Maju versi Menkeu Sri Mulyani

4 Syarat Pejabat agar Indonesia Maju versi Menkeu Sri Mulyani

Bisnis | Jum'at, 01 November 2019 | 21:45 WIB

Suryo Utomo Jadi Dirjen Pajak, Ini Kata Pengamat

Suryo Utomo Jadi Dirjen Pajak, Ini Kata Pengamat

Bisnis | Jum'at, 01 November 2019 | 16:51 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×