Era Industri 4.0, Kementerian PUPR Pakai Teknologi BIM Garap Infrastruktur

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Era Industri 4.0, Kementerian PUPR Pakai Teknologi BIM Garap Infrastruktur
Seminar CENS UI di Hotel Pullman, Jakarta (6/11/2019). (Suara.com/Achmad Fauzi)

Kini teknologi telah masuk ke lini sektor industri, termasuk dalam teknologi konstruksi dalam pembangunan infrastruktur.

Suara.com - Kini teknologi telah masuk ke lini sektor industri, termasuk dalam teknologi konstruksi dalam pembangunan infrastruktur. Mau tak mau para insinyur harus menyesuaikan teknologi yang terbaru dalam membangun Infrastruktur.

Tapi, pemerintah telah mengantisipasi dengan perkembangan teknologi yang ada. Salah satunya, menerapkan Building Information Modelling atau BIM.

Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Vaza mengatakan, dengan penerapan BIM ini pembangunan infrastruktur akan efesien, karena teknologi itu menggambarkan proses pembangunan mulai dari perencanaan, perancangan, hingga simulasi pembangunan.

Sehingga, pembangunan infrastruktur dapat terukur dengan baik dan terbangun sesuai rencana.

"Jadi bisa transparan dan efektif. Dan data-datanya itu bisa kita gunakan sekaligus dan berulang-ulang," kata Herry dalam Seminar CENS UI di Hotel Pullman, Jakarta (6/11/2019).

Menurut Herry, penerapan BIM ini juga diatur dalam regulasi yaitu Peraturan Menteri PUPR Nomor 22 tahun 2018. Adapun penggunaan BIM masih diperuntukan untuk bangunan negara dengan luas lahan 2.200 meter persegi.

"Jadi di PUPR Mandatory (penggunaan BIM). Ini agar efektif dan efesien," tutur dia

Sementara, Manager riset dan pengembangan Masyarakat Fakultas Teknik UI, Muhammad Sahlan menambahkan, teknologi saat ini menjadi tantangan sektor konstruksi. Sehingga dengan adanya teknologi diharapkan jadi solusi pembangunan yang efektif dan efesien.

"Bukan rahasia lagi teknologi digital memasuki infrastruktur, teknologi konstruksi maupun engineering, mulai munculnya teknologi kontruksi birokratik peralatan dam media baru. Orang yang bekerja konstruksi Harus terus berupaya efisiensi, menekan biaya dan memenuhi target time line proyek, disinilah teknologi baru masuk menjadi solusi," tandas Sahlan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS