Kondisi Mengkhawatirkan, Sriwijaya Air Sementara Diminta Tak Terbang

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 07 November 2019 | 14:33 WIB
Kondisi Mengkhawatirkan, Sriwijaya Air Sementara Diminta Tak Terbang
Alvin Lie. (dok pribadi)

Suara.com - Pengamat Penerbangan Alvin Lie menyarankan kepada pemerintah untuk memberhentikan operasional sementara maskapai Sriwijaya Air.

Karena berdasarkan laporan pertemuan pada tanggal 5 November 2019 di Ruang Mataram Lantai 3 terungkap bahwa kondisi Sriwijaya Air benar-benar mengkhawatirkan.

Pasalnya, penerbangan Sriwijaya Air hanya bisa bertahan sampai 5 hari ke depan dimulai pada tanggal 5 November tersebut.

"Saya menyarankan Sriwijaya Air sementara hentikan operasi," kata Alvin Lie kepada Suara.com, Kamis (7/10/2019).

Terdapat tiga alasan yang membuat, Anggota Ombudsman itu menyarankan operasional Sriwijaya Air berhenti sementara.

Pertama, sebagai tindakan pencegahan keamanan dalam operasional Sriwijaya Air. Kemudian kedua, tak ada kejelasan tentang kualitas pelayanan terhadap konsumen.

"Ketiga masa kerja BOD sementara sudah expired. Dan Secara peraturan AOC Sriwijaya Air sudah tidak memenuhi syarat," tutur dia.

Alasan tersebut masuk akal, karena dalam laporan tersebut, Sriwijaya Air hanya memiliki 12 pesawat yang bisa beroperasi.

Selain itu, jasa perawatan pesawat dari GMF Aero Asia juga telah dihentikan, sehingga tak ada perawatan sehabis penerbangan dan itu sangat riskan dalam dunia penerbangan.

baca juga

Sebelumnya, dua maskapai penerbangan nasional Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia Group kembali berpolemik. Dua maskapai yang awalnya sepakat rujuk kembali, tapi sekarang memutuskan untuk berpisah.

Perceraian hubungan bisnis dua maskapai itu berawal dari pihak Garuda Indonesia Group yang tak menganggap lagi Sriwijaya Air sebagai anak usahanya.

Lewat keterangan tertulisnya, Direktur Pemeliharaan & Layanan Garuda Indonesia Iwan Joeniarto mengatakan, adanya keadaan dan beberapa hal yang belum diselesaikan jadi alasan Garuda Indonesia melepas Sriwajaya Air.

"Kami menyesal memberi tahu Anda bahwa Sriwijaya Air sedang melanjutkan bisnis sendiri," kata Iwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Calon Penumpang Sriwijaya Air Terlantar di Bandara Soekarno Hatta

Ratusan Calon Penumpang Sriwijaya Air Terlantar di Bandara Soekarno Hatta

Bisnis | Kamis, 07 November 2019 | 14:04 WIB

Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia Pecah Kongsi?

Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia Pecah Kongsi?

Bisnis | Kamis, 07 November 2019 | 12:27 WIB

Cerita Anak Kandung Tjahjo Kumolo Ditolak Garuda Indonesia

Cerita Anak Kandung Tjahjo Kumolo Ditolak Garuda Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 10:56 WIB

Terkini

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

×