Dukung Kegiatan di 5 KSPN, Bina Marga Siapkan Anggaran Rp 896 Miliar

Fabiola Febrinastri | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Selasa, 19 November 2019 | 08:30 WIB
Dukung Kegiatan di 5 KSPN, Bina Marga Siapkan Anggaran Rp 896 Miliar
Kawasan wisata Candi Borobudur. (DOk : PUPR)

Suara.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelontorkan dana sebesar Rp869.673.347.000 untuk mendukung kegiatan di lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) prioritas 2019.

Anggaran Rp896 miliar itu tersebar di lima destinasi super prioritas nasional 2019, yang terdiri dari Danau Toba di Sumatra Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), Komodo Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Likupang di Sulawesi Utara.

Untuk mendukung pengembangan kelima KSPN itu, Ditjen Bina Marga berperan dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas infrastruktur jalan.

"Kalau saya kan bagian bagaimana bikin untuk diinjak-injak, bagian bikin jalan, jembatan, itu kan bagian yang diinjak-injak aja. Yang penting hasilnya bagus, orang tidak mengeluh, itu kira-kira," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Sugiyartanto sembari bercanda dalam Seminar IDX Channel Economic Outlook bertajuk "Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas" di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dukungan terhadap konektivitas dan akses jalan menuju tempat pariwisata ini dinilai penting. Apalagi, di seminar yang sama, Direktur Operasional IDX Channel Apreyvita Wulansari mengatakan, sektor pariwisata sangat membantu mengumpulkan devisa dalam jumlah besar.

"Pariwisata adalah salah satu sektor yang mendongkrak devisa. Bahkan di tahun 2018, devisa dari sektor pariwisata ini mencapai USD17 miliar, atau setara sekitar Rp23 triliun. Kemudian setahun kemudian, di tahun 2019, target devisa mencapai Rp2,8 triliun, hanya dari sektor pariwisata," ucap Apreyvita.

Pernyataan itu diamini Sugiyartanto, sehingga Bina Marga berupaya menjalankan tugasnya dengan maksimal untuk memberi kemudahan terhadap perjalanan wisatawan menuju KSPN prioritas.

Contoh bentuk dukungan dari Bina Marga antara lain menghubungkan outlet ke KSPN atau sebagai jalan penghubung antar-KSPN dan menghubungkan simpul transfer antarmoda.

Selain itu, Bina Marga juga melakukan beberapa penanganan pada jalan akses dan jembatan, antara lain pemeliharaan rutin jalan, pemeliharaan rutin kondisi, rehabilitasi jalan, rekonstruksi jalan, pelebaran jalan menuju standar, pemeliharaan rutin jembatan, rehabilitasi jembatan, serta penggantian jembatan.

Berdasarkan data pembagian yang diberikan Bina Marga, Danau Toba membutuhkan anggaran paling besar untuk pembenahan infrastruktur, yaitu Rp350.776.802.000.

Sementara itu, untuk KSPN Borobudur, dianggarkan Rp34.651.325.000, KSPN Mandalika Rp271.523.113.000, KSPN Komodo Labuan Bajo Rp58.400.722.000, dan KSPN Likupang Rp154.321.385.000.

Anggaran yang diposkan pada KSPN Danau Toba digunakan Bina Marga untuk menangani 489,20 kilometer jalan akses dan 2.568,90 meter jembatan di sekitar daerah wisata itu

Sedangkan, untuk KSPN Borobudur, Bina Marga menangani 113,67 kilometer jalan akses dan 2.130,24 meter jembatan, KSPN Mandalika 307,72 kilometer jalan akses dan 2.880,40 meter jembatan, KSPN Komodo Labuan Bajo 83,17 kilometer jalan akses dan 423,80 meter jembatan, serta KSPN Likupang 236,85 kilometer jalan akses dan 2.069,30 meter jembatan.

Hingga pertengahan Oktober lalu, progres fisik pembenahan infrastruktur di Danau Toba telah mencapai 54,78 persen, di Borobudur 93,21 persen, Mandalika 70,62 persen, Komodo Labuan Bajo 80,34 persen, dan Likupang 82,37 persen.

Menurut presentasi Sugiyartanto, lima KSPN prioritas di atas merupakan hasil pengerucutan dari 10 KSPN prioritas yang telah ditetapkan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya (sekarang Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DP Rumah Subsidi 1 Persen Ternyata Bukan Barang Baru

DP Rumah Subsidi 1 Persen Ternyata Bukan Barang Baru

Bisnis | Senin, 18 November 2019 | 14:05 WIB

Heboh #CoretBalidanToba, Jansen Demokrat: Menpar Harus Jaga Mulut

Heboh #CoretBalidanToba, Jansen Demokrat: Menpar Harus Jaga Mulut

News | Jum'at, 15 November 2019 | 13:08 WIB

Bukit Siadtaratas, Spot Cantik Untuk Melihat Danau Toba dari Ketinggian

Bukit Siadtaratas, Spot Cantik Untuk Melihat Danau Toba dari Ketinggian

Lifestyle | Kamis, 07 November 2019 | 16:10 WIB

Lima Tahun ke Depan, Pemerintah Genjot Pembangunan Jalan dan Jembatan

Lima Tahun ke Depan, Pemerintah Genjot Pembangunan Jalan dan Jembatan

Bisnis | Rabu, 06 November 2019 | 18:24 WIB

Bahas Infrastruktur, Pemerintah dan Para Pengembang Jalan Kumpul di Ancol

Bahas Infrastruktur, Pemerintah dan Para Pengembang Jalan Kumpul di Ancol

Bisnis | Rabu, 06 November 2019 | 18:24 WIB

Era Industri 4.0, Kementerian PUPR Pakai Teknologi BIM Garap Infrastruktur

Era Industri 4.0, Kementerian PUPR Pakai Teknologi BIM Garap Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 06 November 2019 | 14:41 WIB

Terkini

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:57 WIB

Nuon Maksimalkan Potensi Ekonomi Nasional dengan Mendorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle

Nuon Maksimalkan Potensi Ekonomi Nasional dengan Mendorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:55 WIB

Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha

Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:51 WIB

IHSG Bergerak Fluktuatif, Bos BEI: Itu Wajar

IHSG Bergerak Fluktuatif, Bos BEI: Itu Wajar

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:25 WIB

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:14 WIB

Beredar Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat Lamaran ke OJK

Beredar Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat Lamaran ke OJK

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:00 WIB

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:47 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:47 WIB

Jangan Terkecoh Bandar, Investor Ritel Diingatkan Bahaya Broker Summary

Jangan Terkecoh Bandar, Investor Ritel Diingatkan Bahaya Broker Summary

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:40 WIB