Misumi Bakal Ikut Ramaikan Manufacturing Indonesia 2019

Iwan Supriyatna

Kamis, 21 November 2019 | 19:52 WIB
Misumi Bakal Ikut Ramaikan Manufacturing Indonesia 2019
Produsen sekaligus distributor komponen standar untuk engineering PT Misumi Indonesia.

Suara.com - Sektor Industri manufaktur merupakan ujung tombak industri di era Industri 4.0. Bagi Indonesia, fenomena Fourth Industrial Revolution (4IR) atau Revolusi Industri 4.0 memberikan peluang untuk merevitalisasi sektor manufaktur Indonesia dan menjadi salah satu cara untuk mempercepat pencapaian visi Indonesia untuk menjadi 10 ekonomi terbesar di dunia.

Untuk merevitalisasi industri manufaktur, Indonesia berkomitmen untuk mempercepat implementasi 4IR.

Terlebih, Indonesia menjadi basis industri manufaktur terbesar se-ASEAN dengan kontribusi mencapai 20,27% pada perekonomian skala nasional. Perkembangan industri manufaktur di Indonesia saat ini mampu menggeser peran commodity based menjadi manufacture based. 

Selain itu, industri manufaktur dinilai lebih produktif dan dapat memberikan efek berantai secara luas sehingga mampu meningkatkan nilai tambah bahan baku, memperbanyak tenaga kerja, menghasilkan sumber devisa terbesar, serta penyumbang pajak dan bea cukai terbesar.

Sebagai bentuk komitmen dukungan terhadap sektor industri manufaktur tanah air serta suplai standar komponen industrial, produsen sekaligus distributor komponen standar untuk engineering PT Misumi Indonesia terus berinovasi.

Salah satunya dengan platform B2B Commerce MISUMI-VONA (Variation & One-stop by New Alliance) yang berupaya menciptakan hubungan global antara kebutuhan pelanggan akan layanan pengadaan yang efisien dan terpadu untuk berbagai produk dan merek.

Koji Yamada selaku Presiden Direktur Misumi menyebutkan, selama ini Misumi sendiri dikenal sebagai produsen sekaligus distributor komponen standar terkemuka dan kebutuhan industri manufaktur, di antaranya komponen otomasi pabrik, produk wiring elektrikal dan kontrol.

Peralatan Cutting dan Processing, perlengkapan keselamatan dan umum, penanganan material dan penyimpanan serta perlengkapan Sanitasi dan Lab.

"Misumi juga memiliki rencana pengembangan untuk memperbanyak stok item secara signifikan, dengan target pada akhir tahun 2019, 50.000 Item Stok, dan 100.000 Item Stok akhir tahun 2020 dengan variasi produk VONA yang lebih banyak," kata Koji Yamada dalam keterangannya, Kamis (21/11/2019).

baca juga

Koji Yamada menuturkan, sebagai upaya memperkenalkan sekaligus mensosialisasikan platform MISUMI-VONA, Misumi turut mengambil bagian dalam pameran manufaktur internasional terbesar di Indonesia yaitu Manufacturing Indonesia 2019: The 30th International Manufacturing, Machinery, Equipment, Materials and Service Exhibition yang akan diadakan di Hall D1-8602 JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 4-7 Desember 2019 mendatang. 

"Dalam acara tersebut Misumi akan mempromosikan peralatan mesin, otomotif serta pabrikan listrik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Baut Ini Siapkan Modal Kerja Rp 20 Miliar di Tahun Depan

Perusahaan Baut Ini Siapkan Modal Kerja Rp 20 Miliar di Tahun Depan

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 19:47 WIB

Hasilkan Produk Substitusi Impor, Kemenperin Pacu Industri Refraktori

Hasilkan Produk Substitusi Impor, Kemenperin Pacu Industri Refraktori

Bisnis | Minggu, 10 November 2019 | 17:22 WIB

Hitachi Tawarkan Solusi IoT untuk Industri Manufaktur

Hitachi Tawarkan Solusi IoT untuk Industri Manufaktur

Tekno | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 14:05 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×