Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Eks Bos The Fed Sebut Ekonomi Bakal Baik Tahun Depan, Indonesia?

Pebriansyah Ariefana, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 22 November 2019 | 09:43 WIB
Eks Bos The Fed Sebut Ekonomi Bakal Baik Tahun Depan, Indonesia?
Gedung Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve [Shutterstock]

Suara.com - Mantan Gubernur Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), Janet Yellen mengatakan ketidaksetaraan perekonomian yang telah berkembang selama beberapa dekade merupakan ancaman besar bagi ekonomi AS, tapi menurutnya pada tahun depan ekonomi global sudah membaik.

Demikian kata mantan Ketua Federal Reserve Janet Yellen, Kamis (21/11/2019). Pemimpin bank sentral dari 2014 hingga 2018 juga mengatakan perang tarif AS-Tiongkok berdampak buruk baik pada bisnis maupun konsumen melalui harga yang lebih tinggi dan suasana ketidakpastian yang umum.

"Saya berani bertaruh bahwa tidak akan ada resesi di tahun mendatang. Tetapi saya harus mengatakan bahwa kemungkinan resesi lebih tinggi dari normal dan pada tingkat yang terus terang, saya tidak nyaman," kata Yellen di World Business Forum seperti mengutip cnbc.com, Jumat (22/11/2019).

Dengan tiga pemangkasan suku bunga tahun ini, masih ada lingkup yang tidak sebanyak yang saya ingin lihat agar The Fed dapat menanggapi hal itu. Jadi ada alasan bagus untuk tidak khawatir.

Satu bidang tertentu yang ia kutip adalah ketidaksetaraan, khususnya sejauh mana manfaat selama ekspansi terpanjang di sejarah AS sebagian besar telah mengalir ke penghasil top dan mereka yang memiliki tingkat pendidikan pasca-sekolah menengah.

"Terlepas dari upaya bank sentral untuk memandu perekonomian, Yellen mengutip "tren jangka panjang yang sangat mengkhawatirkan di mana Anda memiliki bagian yang sangat besar dari tenaga kerja AS yang merasa seperti mereka tidak maju. Itu benar, mereka tidak maju," kata Yelle

"Ini adalah masalah ekonomi yang serius dan masalah sosial karena itu berarti keuntungan dari sistem ekonomi kita tidak dibagikan secara luas," tambahnya. "Ini membuat orang pada akhirnya merasa bahwa ekonomi tidak bekerja untuk mereka, rasa ketidakpuasan sosial yang sangat mengganggu," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihantui The FED, IHSG Terpuruk di Zona Merah, Melemah 0,31 Persen

Dihantui The FED, IHSG Terpuruk di Zona Merah, Melemah 0,31 Persen

Bisnis | Kamis, 21 November 2019 | 09:29 WIB

The Fed Kemungkinan Tahan Suku Bunganya, Bagaimana dengan BI?

The Fed Kemungkinan Tahan Suku Bunganya, Bagaimana dengan BI?

Bisnis | Kamis, 21 November 2019 | 09:16 WIB

The Fed Pangkas Suku Bunga, Angin Segar untuk Ekonomi Global

The Fed Pangkas Suku Bunga, Angin Segar untuk Ekonomi Global

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2019 | 14:07 WIB

The Fed Pangkas Suku Bunga Acuan, Nilai Tukar Rupiah Menguat

The Fed Pangkas Suku Bunga Acuan, Nilai Tukar Rupiah Menguat

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2019 | 09:20 WIB

Terkini

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:27 WIB

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB

×