Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Membaca Harga Properti di Jakarta Usai Terendam Banjir

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 09 Januari 2020 | 09:38 WIB
Membaca Harga Properti di Jakarta Usai Terendam Banjir
Banjir di Kampung Pulo Jakarta Timur, Senin (16/11).

Suara.com - Wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tak pernah luput dari banjir ketika curah hujan meningkat. Akibat banjir, banyak properti yang ikut terendam, mulai dari rumah bedeng sampai rumah mewah sekali pun.

Lantas bagaimana prospek harga properti di Jakarta dan sekitarnya, mengingat Jakarta dan sekitarnya kerap terendam banjir.

Konsultan properti Colliers International menyatakan bahwa dampak banjir yang melanda kawasan Jabodetabek beberapa waktu lalu hanya akan terasa dalam jangka pendek terhadap kinerja sektor properti ibukota.

Bertrand Antolin unggah foto banjir di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. [Instagram]
Bertrand Antolin unggah foto banjir di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. [Instagram]

"Secara umum, efek jangka pendeknya akan terasa, tetapi contoh kawasan Kelapa Gading meski kebanjiran, propertinya tetap stabil," kata Senior Associate Director Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, di Jakarta, Rabu (8/1/2020) kemarin.

Ferry mengemukakan hal tersebut dalam paparan properti ketika ditanyakan mengenai dampak bencana banjir terhadap kinerja sektor properti di kawasan ibukota dan sekitarnya, terutama di dalam bidang residensial.

Menurut dia, dampak dari banjir terhadap properti hanya akan berjangka pendek antara lain karena tanah di Jakarta secara umum tidak banyak.

Dengan demikian, lanjutnya, banyak warga yang tidak ingin pindah dan menganggap banjir adalah risiko yang harus diantisipasi, terutama ketika pembangunan infrastruktur juga semakin gencar.

"Setiap saat kalau banjir besar atau kebanjiran, (warga yang kebanjiran) tidak ada terbersit dari mereka untuk pindah karena secara historis mereka sudah merasa nyaman," kata Ferry Salanto.

Sejumlah ibu-ibu di Kampung Pulo, Jakarta Timur gotong royong membersihkan peralatan rumah tangga usai dilanda banjir. (Suara.com/M Yasir)
Sejumlah ibu-ibu di Kampung Pulo, Jakarta Timur gotong royong membersihkan peralatan rumah tangga usai dilanda banjir. (Suara.com/M Yasir)

Masih terkait dengan banjir, Ferry juga menyatakan gagasan untuk menghapus Amdal adalah hal yang kurang pas karena salah satu penyebab banjir adalah proses pembangunan yang tidak sesuai dengan tata ruang yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan pihaknya memperkuat penerapan kebijakan "crisis management" (manajemen krisis) dalam mengantisipasi banjir susulan.

"Menghadapi tanggal 10-15, menurut BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) akan terjadi puncak banjir di Januari. Semua kita tindak lanjuti, itu crisis management kita," ujar Basuki.

Ia mengemukakan PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) telah melakukan survei di 180 titik rawan banjir, salah satunya disebabkan saluran air kecil, drainase tertutup, dan tanggul jebol.

Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah banyaknya tanggul yang jebol di wilayah Bekasi. Pihaknya tengah berupaya untuk memperbaiki sehingga banjir tidak kembali terjadi.

Selain itu PUPR juga akan memperlebar dan memperdalam embung atau penampungan air di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

"Halim kenapa banjir? Karena embungnya tidak mampu menampung. Kita perlebar, dari 20.000 meter kubik menjadi 50 ribu meter kubik kapasitasnya. Kedalamannya juga, dari dua meter kita jadikan lima meter. Kita juga segera tindak lanjuti sekarang," ucap Basuki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usut Penyebab Banjir Jakarta, DPRD DKI akan Bentuk Pansus

Usut Penyebab Banjir Jakarta, DPRD DKI akan Bentuk Pansus

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 09:25 WIB

Bahas Banjir, Gubernur Anies Dipanggil Jokowi ke Istana Sore Ini

Bahas Banjir, Gubernur Anies Dipanggil Jokowi ke Istana Sore Ini

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 15:47 WIB

Jadi Pelarut Universal, Ini Pentingnya Air buat Body Mobil

Jadi Pelarut Universal, Ini Pentingnya Air buat Body Mobil

Otomotif | Rabu, 08 Januari 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:58 WIB

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:56 WIB

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:25 WIB

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:39 WIB

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:38 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:20 WIB

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:05 WIB