Ini Saran Pejabat Bank Dunia Supaya Ekonomi RI Terbang Tinggi

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 05 Februari 2020 | 18:47 WIB
Ini Saran Pejabat Bank Dunia Supaya Ekonomi RI Terbang Tinggi
Mari Elka Pangestu itunjuk sebagai Direktur Pelaksana, Kebijakan Pembangunan dan Kemitraan untuk Bank Dunia. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2019 hanya mampu bertahan di angka 5,02 persen. Angka pertumbuhan tersebut tidak lebih baik, jika dibandingkan tahun sebelumnya yang menyentuh 5,17 persen.

Ekonom senior yang siap menapaki karir baru sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia Mari Elka Pangestu mengatakan angka pertumbuhan tersebut harus disyukuri ditengah-tengah perlambatan ekonomi global.

"Itu kan memang karena ada faktor-faktor eksternal maupun internal. Tapi kan intinya kurang lebih kita masih tumbuh lima persen. Jadi saya rasa kita harus bersyukur dalam keadaan ketidakpastian ini, bahwa kita bisa stabil lima persen. Jadi relatif kepada negara lain, sebenarnya kita masih dalam keadaan yang baik," kata Pangestu saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta pada Rabu (5/2/2020).

Mengenai langkah apa yang seharusnya dilakukan Pemerintah Indonesia untuk bisa menerbangkan pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi, Pangestu mengemukakan sejumlah langkah..

"Memang PR kita bagaimana melakukan reformasi struktural di dalam negeri apakah itu pajak, investasi, termasuk juga untuk UMKM. Agar bisa menarik investor asing dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Jadi itu PR nya sih," kata mantan Menteri Perdagangan era SBY ini.

"Semoga, kalau tahun ini bisa benar-benar terjadi, kita bisa mulai melihat investasi mengalir. Tetapi mungkin dampaknya baru mulai terasa tahun depan. Karena invetasikan perlu waktu untuk bisa akhirnya jadi pertumbuhan dan pekerjaan," katanya.

Dirinya juga memperkirakan pada kuartal 1 Tahun 2020, Ekonomi Indonesia masih sedikit melambat pertumbuhannya. Hal tersebut mengingat banyak faktor ketidakpastian ekonomi global seperti mewabahnya Virus Corona.

"Perlambatan tergantung dari stimulus fiskal, tergantung juga dari dampak corona virus, karena kelihatannya dampak yang sudah terasa itu kan ke pariwisata. Walaupun pariwisata dari presentase ke PDB kan tidak besar. Dia sekitar empat persen kalau hanya tourism, tapi kalau transportasi masuk itu kayaknya sekitar tujuh hingga delapan persen," ucapnya.

Meski begitu, Pangestu mengatakan yang justru menakutkan adanya dampak jika pertumbuhan Ekonomi Tiongkok turun. Karena setiap satu persen penurunan pertumbuhan Ekonomi Tiongkok itu menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 0,3 persen.

baca juga

"Menurut makro model yang pernah dilakukan hitung-hitungannya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Tak Sesuai Target, Bos BKPM Janji Tingkatkan Investasi

Pertumbuhan Ekonomi Tak Sesuai Target, Bos BKPM Janji Tingkatkan Investasi

Bisnis | Rabu, 05 Februari 2020 | 17:58 WIB

3 Alasan Mengapa Investor Harus Tanamkan Modalnya di Indonesia

3 Alasan Mengapa Investor Harus Tanamkan Modalnya di Indonesia

Bisnis | Rabu, 05 Februari 2020 | 13:45 WIB

Ekonomi Indonesia Anjlok, Perang Dagang AS-China Dituding Biang Keroknya

Ekonomi Indonesia Anjlok, Perang Dagang AS-China Dituding Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 05 Februari 2020 | 12:08 WIB

Ekonomi Indonesia Mandek, Airlangga Bantah karena Virus Corona

Ekonomi Indonesia Mandek, Airlangga Bantah karena Virus Corona

Bisnis | Rabu, 05 Februari 2020 | 11:57 WIB

Terkini

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 07:53 WIB

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

News | Senin, 02 November 2026 | 07:52 WIB

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 07:50 WIB

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 07:37 WIB

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:35 WIB

Harga Emas Antam Diprediksi Bergerak di Rp2,39 Juta-Rp2,61 Juta Pekan Ini

Harga Emas Antam Diprediksi Bergerak di Rp2,39 Juta-Rp2,61 Juta Pekan Ini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 07:32 WIB

Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026? Ini Penjelasan Menurut Aturan Terbaru

Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026? Ini Penjelasan Menurut Aturan Terbaru

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 07:30 WIB

Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong

Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 07:27 WIB

The Last 10 Years: Ketika Kita Hanya Punya Sedikit Waktu untuk Bisa Bahagia

The Last 10 Years: Ketika Kita Hanya Punya Sedikit Waktu untuk Bisa Bahagia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 07:20 WIB

BNPB Terbitkan 8 Instruksi Hadapi Musim Hujan, Pemda Diminta Siaga Bencana 24 Jam!

BNPB Terbitkan 8 Instruksi Hadapi Musim Hujan, Pemda Diminta Siaga Bencana 24 Jam!

News | Senin, 02 November 2026 | 07:17 WIB

×