Ketegangan AS-Iran Hingga Corona Dikhawatirkan Hambat Petumbuhan Ekonomi

Chandra Iswinarno | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 11 Februari 2020 | 00:30 WIB
Ketegangan AS-Iran Hingga Corona Dikhawatirkan Hambat Petumbuhan Ekonomi
Staf Khusus Presiden Arif Budimanta (dua dari kiri) di Wisma Negara, Jakarta, Senin (10/2/2020). (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Pemerintah mengklaim pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal meningkat di tahun 2020. Sebab, pada 2019 ekonomi Indonesia hanya meningkat sebesar 5,02 persen.

Namun ada persoalan yang muncul di Tahun 2020, selain melambatnya mitra dagang, ada sejumlah risiko yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini. Mulai dari lemahnya aktivitas perdagangan dan investasi global, ketegangan Amerika Serikat dan Iran, perang dagang, serta epidemi virus corona.

"Misalnya dalam arahan Presiden dalam konteks Indonesia untuk respons dalam ekonomi dari Korona, akibat melemahnya perumbuhan ekonomi China, terutama dari sisi wisata," kata Staf Khusus Presiden Arif Budimanta di Wisma Negara, Kompleks Kepresidenan, Senin (10/2/2020).

"Maka meningkatkan aktivitas MICE, meeting-meeting, baik pemerintah atau swasta diarahkan ke wilayah yang ketergantungan pertumbuhan ekonominya datang dari sektor wisata. Misalnya Bali. ini bagian untuk menolong melemahnya perekonomian wilayah," sambungnya.

Arif melanjutkan, pemerintah bakal mengontrol Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) langsung. Hal itu disebut mampu memanfaatkan bahan yang tersedia di dalam negeri.

"Kemudian yang kedua, arahan Presiden agar belanja pemerintah khususnya APBN yang bisa dikontrol langsung, bisa dimanfaatkan bahan yang sudah tersedia di dalam negeri," jelas Arif.

Pada faktor internal seperti situasi setelah Pemilu 2109 dan penandatanganan RPJMN 2020-2024 disebut menjadi pemicu positif di Indonesia. Kata Arif, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia juga akan terdorong dari peningkatan nilai Rupiah dan peningkatan infrastruktur serta Sumber Daya Manusia melalui program wajib belajar 12 tahun dan program Indonesia pra-kerja.

"Faktor pendorong lain yang kita Harapkan juga timbul adalah omnibus law yang sekarang lagi proses nantinya dibahas bersama-sama dengan DPR baik omnibus law yang terkait bidang cipta kerja maupun yang terkait dengan perpajakan," sebut Arif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Optimis 2020 Pertumbuhan Ekonomi RI Meningkat, Ini Alasannya

Pemerintah Optimis 2020 Pertumbuhan Ekonomi RI Meningkat, Ini Alasannya

News | Senin, 10 Februari 2020 | 21:51 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Papua Minus, Istana: Sektor Pertambangan Penyebabnya

Pertumbuhan Ekonomi Papua Minus, Istana: Sektor Pertambangan Penyebabnya

News | Senin, 10 Februari 2020 | 20:18 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Naik 5,02 Persen, Stafsus Jokowi: Nilai Ekspor Turun

Pertumbuhan Ekonomi Naik 5,02 Persen, Stafsus Jokowi: Nilai Ekspor Turun

News | Senin, 10 Februari 2020 | 20:01 WIB

Pengaruh E-Commmerce Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Pengaruh E-Commmerce Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Your Say | Senin, 10 Februari 2020 | 16:26 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Tak Sesuai Target, Bos BKPM Janji Tingkatkan Investasi

Pertumbuhan Ekonomi Tak Sesuai Target, Bos BKPM Janji Tingkatkan Investasi

Bisnis | Rabu, 05 Februari 2020 | 17:58 WIB

Terkini

Purbaya Bocorkan Strategi Pemerintah Jika Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

Purbaya Bocorkan Strategi Pemerintah Jika Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:36 WIB

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:09 WIB

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:57 WIB

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:41 WIB

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:29 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:33 WIB

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:30 WIB

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:20 WIB

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:14 WIB