Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Program Optimalisasi Rawa Berefek Positif, Luas Sawah di Banjar Meningkat

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 16 Maret 2020 | 11:01 WIB
Program Optimalisasi Rawa Berefek Positif, Luas Sawah di Banjar Meningkat
Ilustrasi luasan lahan sawah. (Dok : Kementan)

Suara.com - Program optimalisasi lahan rawa yang dicanangkan Kementerian Pertanian (Kementan) mampu memberikan efek positif. Di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), luasan sawah meningkat secara signifikan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikuktura (TPH) Kabupaten Banjar, Muhamammad Fachry menerangkan, program optimalisasi lahan rawa ini mampu menambah pertambahan luas tanam padi di Banjar.

"Pada Desember dan Januari, luasannya lebih dari 14 ribu hektare, sedangkan pada tahun sebelumnya hanya sekitar 2-3 ribu hektare. Ini artinya, terjadi kenaikan lima kali lipat," sebut Fachry, Kalsel, Minggu (15/3/2020).

Hal tersebut juga berkat tinginya semangat dan kesadaran petani untuk meningkatkan produksi padi melalui peningkatan Indeks Pertanaman (IP), khususnya di wilayah Kecamatan Beruntungbaru yang dipanen Maret, pada 12 desa seluas 2.375 hektare.

Syukuran panen padi di area persawahan program Serasi di Kecamatan Beruntungbaru dihelat di Desa Kampungbaru. Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor. Bahkan turut hadir didampingi Direktur Irigasi Pertanian, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Rahmanto, dan Bupati Banjar, H Khalilurrahman.

Tanaman padi di Beruntungbaru yang dikembangkan yakni varietas Ciherang. Hasilnya (ubinan) enam ton per hektare gabah kering panen (GKP) atau 5,178 ton per hektare gabah kering giling (GKG). 

Menurutnya, tak kurang dua ribu hektare lahan sawah di Beruntungbaru yang ditanami padi, seluruhnya berhasil dan siap dipanen. Pada Kamis (12/3/2020), seluas 500 hektare yang dipanen menggunakan dua unit combine harvester milik brigade alsintan Dinas TPH Banjar.

Fachry menuturkan, acara syukuran panen dibarengi pencanangan Gerakan Tanam Padi periode MK tahun 2020 dan peresmian Sentra pelayanan Pertanian Terpadu (SP3T) di Desa Salatmakmur.

Selain itu juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman antara Gapoktan Harapan Makmur dengan Bumdes Makmur Sejahtera, penandatanganan nota kesepahaman antara Gapoktan Harapan Makmur dengan lima Poktan di Kecamatan Beruntung Baru untuk pasokan gabah kering panen yang akan diolah, dan selanjutnya dikemas dengan masing-masing berat sesuai permintaan pasar.

Rahmanto mengatakan, optimalisasi lahan rawa kini jawaban untuk memastikan ketahanan pangan Indonesia agar terus terjaga di masa depan, terutama dengan terus meningkatnya kebutuhan konsumsi masyarakat.

“Kegiatan optimalisasi lahan rawa tidak hanya fokus pada pekerjaan kontruksi atau perbaikan jaringan irigasi dan pengolahan tanah di lahan rawa,” jata Rahmanto.

Namun, lanjutnya, lokasi-lokasi yang masuk ke wilayah optimalisasi lahan rawa akan mendapatkan bantuan sarana produksi pertanian, seperti herbisida, dolomit, benih, pupuk hayati, ternak (itik), hortikultura, dan bantuan lainnya dari pemerintah.

Selain itu, program ini merupakan upaya peningkatan peran petani dan kelompok tani/gabungan kelompok tani, penumbuhan dan pengembangan kelompok tani untuk melaksanakan usaha tani, serta pengembangan kawasan dan/atau cluster berbasis korporasi petani.

Rahmanto menjelaskan, pembenahan sarana dan prasarana merupakan salah satu fokus program optimalisasi lahan rawa. Termasuk, pembenahan saluran air ke sawah.

“Sawah rawa itu, kalau kemarau kering dan jika musim hujan dia tergenang air,” katanya.

Program ini juga meliputi perbaikan lahan sawah rawa. Sistem tata air diatur, dan infrastruktur lain yang dibutuhkan akan dipenuhi seperti alat olah lahan, traktor roda dua, traktor roda empat.

"Dengan pengelolaan air yang lebih baik, harapannya, sawah rawa bisa digarap sepanjang tahun, baik musim kemarau maupun musim hujan. Dengan begitu, petani bisa tidak hanya menanam padi sekali dalam setahun, tetapi dua atau tiga kali setahun," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebanyak 16.220 Petani di Kabupaten Mukomuko akan Menerima Kartu Tani

Sebanyak 16.220 Petani di Kabupaten Mukomuko akan Menerima Kartu Tani

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2020 | 07:38 WIB

Pengelolaan Pupuk Subsidi, Pemerintah Gencarkan Penyebaran Kartu Tani

Pengelolaan Pupuk Subsidi, Pemerintah Gencarkan Penyebaran Kartu Tani

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2020 | 15:47 WIB

Petani di Kotamabagu Gunakan Kartu Tani untuk Tebus Pupuk

Petani di Kotamabagu Gunakan Kartu Tani untuk Tebus Pupuk

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2020 | 20:20 WIB

Bunga KUR Rendah, Kementan : Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Bunga KUR Rendah, Kementan : Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2020 | 19:22 WIB

Kementan Targetkan Semua Lahan di Bantaeng Masuk Asuransi Usaha Tani Padi

Kementan Targetkan Semua Lahan di Bantaeng Masuk Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2020 | 19:42 WIB

Kementan Berupaya Tingkatkan Serapan Kredit Usaha Rakyat Pertanian

Kementan Berupaya Tingkatkan Serapan Kredit Usaha Rakyat Pertanian

Bisnis | Senin, 09 Maret 2020 | 15:35 WIB

Terkini

SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026

SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:30 WIB

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:09 WIB

PGN Garap Studi Ekosistem CCS dan Transportasi CO2, Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon

PGN Garap Studi Ekosistem CCS dan Transportasi CO2, Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:49 WIB

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025, Raih Dua Penghargaan

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025, Raih Dua Penghargaan

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:48 WIB

Kolaborasi Galeri 24 dan Lotus Gold Dorong Emas Lokal Berkualitas di Seluruh Indonesia

Kolaborasi Galeri 24 dan Lotus Gold Dorong Emas Lokal Berkualitas di Seluruh Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bahlil Buka 118 Blok Migas, Investor Tak Perlu Nego di Belakang Meja

Bahlil Buka 118 Blok Migas, Investor Tak Perlu Nego di Belakang Meja

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:45 WIB

Secara Konsolidasi, BTN Raup Untung Rp 1,45 Triliun Hingga April 2026

Secara Konsolidasi, BTN Raup Untung Rp 1,45 Triliun Hingga April 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:40 WIB

Bulog Siapkan Bansos Beras 20 Kg, Tapi Tunggu Lampu Hijau Pemerintah

Bulog Siapkan Bansos Beras 20 Kg, Tapi Tunggu Lampu Hijau Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:31 WIB

Kolaborasi BTN dan KAI Hadirkan 5.400 Unit Hunian TOD Baru

Kolaborasi BTN dan KAI Hadirkan 5.400 Unit Hunian TOD Baru

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:24 WIB

5 Pemenang Program BRI Debit FC Barcelona Siap ke Spanyol Nikmati Sepak Bola Kelas Dunia

5 Pemenang Program BRI Debit FC Barcelona Siap ke Spanyol Nikmati Sepak Bola Kelas Dunia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:02 WIB