Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Negara G20 Sepakat Patungan 4 Miliar Dolar AS Buat Temukan Vaksin Covid-19

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 27 Maret 2020 | 07:55 WIB
Negara G20 Sepakat Patungan 4 Miliar Dolar AS Buat Temukan Vaksin Covid-19
Menteri Keuangan Sri Mulyani

Suara.com - Para petinggi pemimpin dunia yang tergabung dalam negara-negara G20 menyepakati untuk mengumpulkan dana hingga 4 miliar dolar AS untuk bisa menemukan obat penangkal atau vaksin Virus Corona atau Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi global.

Hal tersebut dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan pimpinan G20 untuk membahas pandemi Covid-19 melalui video teleconference pada Kamis malam (26/3/2020).

Dalam pertemuan tersebut, setidaknya ada tiga poin penting yang dihasilkan dalam pertemuan itu. Setidaknya, poin untuk menemukan vaksin Virus Corona untuk bisa menghentikan pandemi virus corona menjadi salah satu yang penting.

"Di antara Menkeu ada indikatif alokasikan 4 miliar dolar AS yang dimobilisasi seluruh negara dunia terutama G20 untuk akselerasi riset dan temukan antivirus atau vaksin pandemi Covid ini sedang dibahas bersama dalam level Menkeu anggota G20," kata Sri Mulyani.

Nantinya pembahasan tersebut akan dilakukan pembahasan bersama ditingkat Menteri Keuangan anggota G20.

"Dalam rangka bersama sama temukan vaksi Covid akan dilakukan kolaborasi antara WHO, GAVI, dan seluruh negara," katanya.

Selain itu pemimpin negara-negara G20 fokus untuk selamatkan nyawa manusia, Karena ini tak hanya masalah kesehatan namun juga tragedi kemanusiaan.

"Saat ini bagaimana seluruh negara dunia mencoba kurangi risiko pencegahan penyebaran. Itu akan berkonsekuensi pada banyak hal," katanya.

Selain itu, G20 juga sepakat bagaimana untuk memperlancar dan tingkatkan suplai alat kesehatan. Karena di semua negara, semuanya alami kekurangan alat-alat kesehatan terutama APD, kemudian test kit, dan ventilator.

baca juga

Saat ini diupayakan, IMF dan WB upayakan dukungan distrosis agar perusahaan yang bisa dapatkan itu dapat prioritas sehingga suplai alat kesehatan seluruh dunia bisa dinaikkan.

"Indonesia memiliki kapasitas untuk suplai, termasuk hand sanitizer dan lain-lain," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman COVID-19 Makin Mengkhawatirkan, Negara G20 Rapatkan Barisan

Ancaman COVID-19 Makin Mengkhawatirkan, Negara G20 Rapatkan Barisan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2020 | 07:45 WIB

KTT G20 Soal Corona, Menlu: Para Kepala Negara Komitmen Lindungi Manusia

KTT G20 Soal Corona, Menlu: Para Kepala Negara Komitmen Lindungi Manusia

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 06:18 WIB

Jokowi dan Pemimpin Negara G20 Fokus Selamatkan Nyawa Manusia dari Corona

Jokowi dan Pemimpin Negara G20 Fokus Selamatkan Nyawa Manusia dari Corona

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 23:58 WIB

Di KTT G20, Jokowi Tekankan Pentingnya Sinergitas untuk Tangani Corona

Di KTT G20, Jokowi Tekankan Pentingnya Sinergitas untuk Tangani Corona

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 23:50 WIB

Dibiayai IMF, Negara G20 Akan Tingkatkan Suplai APD Virus Corona

Dibiayai IMF, Negara G20 Akan Tingkatkan Suplai APD Virus Corona

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 23:43 WIB

Jokowi di KTT G20: Kuatkan Kerja Sama Melawan COVID-19

Jokowi di KTT G20: Kuatkan Kerja Sama Melawan COVID-19

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 05:05 WIB

Terkini

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:50 WIB

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:22 WIB

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:13 WIB

Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak

Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:05 WIB

Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun

Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:56 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura

Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:37 WIB

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:35 WIB

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:28 WIB

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:21 WIB

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:17 WIB

×