Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Kemenparekraf Alokasi Rp 500 M untuk Perlindungan Sosial bagi Pelaku Wisata

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 17 April 2020 | 12:15 WIB
Kemenparekraf Alokasi Rp 500 M untuk Perlindungan Sosial bagi Pelaku Wisata
Ilustrasi wisata Indonesia. (Dok : Kemenpar)

Suara.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menegaskan lagi, pihaknya memberikan program perlindungan sosial bagi para pelaku wisata. Untuk tujuan tersebut, Kemenparekraf merealokasi anggaran sebesar Rp 500 miliar.

“Presiden mengarahkan bahwa kita akan melakukan program perlindungan sosial bagi para pelaku wisata, dan Kemenparekraf merealokasi anggaran Rp 500 miliar. Ini potensinya akan dikembangkan terus,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio, setelah rapat terbatas melalui video conference, yang dipimpin Presiden Joko Widodo, dengan topik "Mitigasi Dampak Covid-19 Terhadap Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif", dari Istana Merdeka Jakarta, Kamis, (16/4/2020).

Selain itu, Kemenparekraf berupaya mempersiapkan industri pariwisata, agar tetap optimistis dan bersiap menghadapi proyeksi lonjakan kinerja pada 2021.

Wishnutama mengatakan, pihaknya telah merealokasi anggaran dan menerapkan program khusus selama masa tanggap darurat Covid-19, agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif termitigasi selama pandemi.

Pelaku industri kreatif. (Dok : Kemenpar)
Pelaku industri kreatif. (Dok : Kemenpar)

Ia akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara intensif, sebagai salah satu upaya untuk dapat memberikan berbagai bantuan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kita juga akan melakukan berbagai macam program yang sifatnya padat karya, dan ini akan dilakukan pengkajian lebih lanjut dengan kementerian-kementerian terkait, termasuk stimulus ekonomi untuk industri pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif,  agar bisa bertahan melalui situasi yang saat ini terjadi," katanya.

Kemenparekraf juga telah melakukan berbagai program khusus selama masa darurat Covid-19, seperti menyediakan akomodasi dan transportasi untuk tenaga kesehatan dengan SOP kesehatan dari Kemenkes dan WHO yang tetap harus dipenuhi. Hingga saat ini terdapat 1.725 tenaga kesehatan yang telah terfasilitasi.

Selain itu, ada gerakan masker kain yang memberdayakan para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), dengan target mencapai 1 juta masker kain.

“Kami juga menyiapkan program lauk siap saji, seperti lauk dendeng kering, abon, dan sebagainya. Di sisi lain, program ini akan melibatkan dan membantu pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif secara langsung,” katanya.

baca juga

Presiden Jokowi, sebelumnya yakin bahwa kelesuan sektor pariwisata akibat pandemi Virus Corona hanya akan berlangsung hingga akhir tahun. Untuk itu, sikap optimisme harus terus dibangun agar sektor pariwisata bisa memanfaatkan momentum bangkit segera setelah kelesuan berakhir.

"Saya meyakini, ini hanya sampai pada akhir tahun. Tahun depan akan terjadi booming di bidang pariwisata. Semua orang ingin keluar, semua orang ingin menikmati kembali keindahan-keindahan di wilayah-wilayah yang ada pariwisatanya, sehingga optimisme itu yang harus terus diangkat. Jangan sampai nanti kita terjebak pada pesimisme, karena masalah Covid-19 ini, sehingga booming yang akan muncul setelah Covid-19 selesai, tidak bisa kita manfaatkan secara baik," ujarnya.

Untuk itu, saat ini Kemenparekraf berupaya menyiapkan destinasi yang sesuai dengan kondisi “new normal” pasca-Covid-19, sesuai prinsip hygiene dan sanitisasi yang prima, menawarkan pengalaman lokal yang unik, hingga manajemen pengunjung yang baik sehingga tidak terjadi penumpukan (over crowded).

Di samping itu, destinasi pariwisata juga didorong untuk terus berbenah dan semakin agresif dalam menerapkan prinsip pembangunan pariwisata yang berkelanjutan (resilience, sustainable, dan responsible).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Yakin Corona Lenyap Akhir 2020, Wishnutama Siap Gairahkan Pariwisata

Jokowi Yakin Corona Lenyap Akhir 2020, Wishnutama Siap Gairahkan Pariwisata

News | Kamis, 16 April 2020 | 13:40 WIB

Di Tengah Corona, Kemenparekraf Dorong Pekerja Kreatif Tingkatkan Kapasitas

Di Tengah Corona, Kemenparekraf Dorong Pekerja Kreatif Tingkatkan Kapasitas

Bisnis | Kamis, 16 April 2020 | 10:18 WIB

Komitmen Hadapi Covid-19, Kemenparekraf Tambah Akomodasi bagi Tenaga Medis

Komitmen Hadapi Covid-19, Kemenparekraf Tambah Akomodasi bagi Tenaga Medis

News | Rabu, 15 April 2020 | 08:10 WIB

Menparekraf Ajak Pelaku Industri Wisata Siapkan Paket Liburan Akhir Tahun

Menparekraf Ajak Pelaku Industri Wisata Siapkan Paket Liburan Akhir Tahun

News | Selasa, 14 April 2020 | 08:04 WIB

Dampak Covid-19, 189.586 Pekerja Sektor Parekraf Dapat Kartu Pra Kerja

Dampak Covid-19, 189.586 Pekerja Sektor Parekraf Dapat Kartu Pra Kerja

Bisnis | Minggu, 12 April 2020 | 11:19 WIB

Tekan Dampak Covid-19, Kemenparekraf Kawal Insentif Pelaku Ekonomi Kreatif

Tekan Dampak Covid-19, Kemenparekraf Kawal Insentif Pelaku Ekonomi Kreatif

Bisnis | Jum'at, 10 April 2020 | 08:45 WIB

Terkini

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB