Ini yang Dilakukan Gubernur Koster untuk Tekan Penyebaran Covid-19 di Bali

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 12 Mei 2020 | 18:59 WIB
Ini yang Dilakukan Gubernur Koster untuk Tekan Penyebaran Covid-19 di Bali
Gubernur Bali Wayan Koster saat mempresentasikan alasan pengajuan RUU Bali di Badan Legislasi DPR RI, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Suara.com - Gubernur Bali I Wayan Koster mengakui provinsinya tak memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti provinsi lainnya untuk menekan penyebaran Covid-19.

Meski tak menerapkan PSBB, pihaknya langsung membuat pola penanganan hingga pelaksanaan penanganan Covid-19 di Bali.

"Saya termasuk yang tidak melaksanakan PSBB, dalam penanganan Covid-19. Sejak kasus muncul 10 Maret, kami langsung buat pola penanganan dalam bentuk kebijakan operasional di tingkat lapangan. Ada tiga level pelaksanaan penanganan covid-19 di Bali," ujar Koster dalam video conference, Selasa (12/5/2020).

Koster mengemukakan, level pertama yakni di tingkat provinsi. Pihaknya membuat kebijakan berupa surat edaran, himbauan dan instruksi yang mendetailkan arahan Presiden Jokowi. Kemudian, level kedua yakni di tingkat kabupaten. Pemprov Bali melakukan manajemen untuk mengkoordinir pelaksanaan oeprasional Covid-19 di kabupaten/kota.

"Di level paling bawah yaitu level 3, kami menerapkan kebijakan di wilayah desa adat serta berbagai elemen masyarakat," katanya.

Ia mengatakan, kepemimpinan desa adat merupakan kearifan lokal yang kental dengan hukum adat. Sehingga lebih kuat mengikat masyarakat jika melanggar hukum adat.

"Leading di desa adat itu desa adat itu sendiri. Karena desa adat memiliki satu kearifan lokal dengan hukum adat yang bisa mengikat lebih kuat masyarakat di wilayah desa adat masing-masing di Provinsi Bali," ucap Koster.

Tak hanya itu, Koster menyebut sebanyak 1.493 desa adat yang ada di Provinsi Bali. Desa adat tersebut, kata Koster, menjadi andalan untuk mengendalikan pergerakan masyarakat agar tidak keluar dari rumah atau mengawasi ketat pergerakan orang masuk ke wilayah. Namun ada pengecualian jika ada kepentingan yang mendesak.

"Dan karena desa adat punya hukum adat, warga jadi tertib dan disiplin. Sejauh ini berjalan dengan sangat baik, selain itu kelebihan desa adat selain upaya biasa yang sifatnya terlihat. Di desa adat ada juga satu keyakinan ritual agama dalam bentuk niskala, suatu ritual adat keagamaan yang menjadi keyakinan masyarakat Bali ketika ada wabah seperti ini, itu memang ada warisan para leluhur yang bisa jadi pedoman untuk jadi ritual. Para leluhur mengajarkan, kalau ada wabah ada cara sendiri penanganan secara ritual," ucap Koster.

baca juga

Koster mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas kesehatan yang baik dengan jumlah yang memadai. Kata dia, sebanyak 13 rumah sakit rujukan dengan 392 tempat tidur serta ruang isolasi.

"Kemudian tenaga medis yang kompeten, peralatan penanganan Covid-19, dalam bentuk Rapid Test, APD ventilator yang memadai dan banyak dibantu kepala gugus tugas nasional. Luar biasa beliau, kalau sekarang ditelepon, besoknya dikirim perlengkapan yang kami butuhkan," ucap dia.

Lebih lanjut, pihaknya juga sudah menyiapkan laboratorium di sejumlah rumah sakit dan universitas

"Dulu susah, karena harus ke Jakarta dan Surabaya. Sekarang bisa dalam 24 jam 490 spesimen per hari, tenaga medis disediakan hotel tidak bolak-balik dari kediaman ke tempat bertugas," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Corona, Bule Australia Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel Bali

Diduga Corona, Bule Australia Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel Bali

Jatim | Kamis, 07 Mei 2020 | 15:20 WIB

Diduga karena Corona, Bule Australia Tewas Dalam Hotel di Bali

Diduga karena Corona, Bule Australia Tewas Dalam Hotel di Bali

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 11:40 WIB

Dua Laboratorium Uji Spesimen Covid-19 di Bali Sudah Beroperasi

Dua Laboratorium Uji Spesimen Covid-19 di Bali Sudah Beroperasi

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 14:56 WIB

159 Pasien Positif Corona di Bali Sembuh, 4 Meninggal Dunia

159 Pasien Positif Corona di Bali Sembuh, 4 Meninggal Dunia

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:30 WIB

Pemudik Asal Bali Menumpuk di Pelabuhan Ketapang

Pemudik Asal Bali Menumpuk di Pelabuhan Ketapang

Foto | Minggu, 03 Mei 2020 | 13:36 WIB

Terkini

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

×