Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 17.990

Ini yang Dilakukan Gubernur Koster untuk Tekan Penyebaran Covid-19 di Bali

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 12 Mei 2020 | 18:59 WIB
Ini yang Dilakukan Gubernur Koster untuk Tekan Penyebaran Covid-19 di Bali
Gubernur Bali Wayan Koster saat mempresentasikan alasan pengajuan RUU Bali di Badan Legislasi DPR RI, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Suara.com - Gubernur Bali I Wayan Koster mengakui provinsinya tak memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti provinsi lainnya untuk menekan penyebaran Covid-19.

Meski tak menerapkan PSBB, pihaknya langsung membuat pola penanganan hingga pelaksanaan penanganan Covid-19 di Bali.

"Saya termasuk yang tidak melaksanakan PSBB, dalam penanganan Covid-19. Sejak kasus muncul 10 Maret, kami langsung buat pola penanganan dalam bentuk kebijakan operasional di tingkat lapangan. Ada tiga level pelaksanaan penanganan covid-19 di Bali," ujar Koster dalam video conference, Selasa (12/5/2020).

Koster mengemukakan, level pertama yakni di tingkat provinsi. Pihaknya membuat kebijakan berupa surat edaran, himbauan dan instruksi yang mendetailkan arahan Presiden Jokowi. Kemudian, level kedua yakni di tingkat kabupaten. Pemprov Bali melakukan manajemen untuk mengkoordinir pelaksanaan oeprasional Covid-19 di kabupaten/kota.

"Di level paling bawah yaitu level 3, kami menerapkan kebijakan di wilayah desa adat serta berbagai elemen masyarakat," katanya.

Ia mengatakan, kepemimpinan desa adat merupakan kearifan lokal yang kental dengan hukum adat. Sehingga lebih kuat mengikat masyarakat jika melanggar hukum adat.

"Leading di desa adat itu desa adat itu sendiri. Karena desa adat memiliki satu kearifan lokal dengan hukum adat yang bisa mengikat lebih kuat masyarakat di wilayah desa adat masing-masing di Provinsi Bali," ucap Koster.

Tak hanya itu, Koster menyebut sebanyak 1.493 desa adat yang ada di Provinsi Bali. Desa adat tersebut, kata Koster, menjadi andalan untuk mengendalikan pergerakan masyarakat agar tidak keluar dari rumah atau mengawasi ketat pergerakan orang masuk ke wilayah. Namun ada pengecualian jika ada kepentingan yang mendesak.

"Dan karena desa adat punya hukum adat, warga jadi tertib dan disiplin. Sejauh ini berjalan dengan sangat baik, selain itu kelebihan desa adat selain upaya biasa yang sifatnya terlihat. Di desa adat ada juga satu keyakinan ritual agama dalam bentuk niskala, suatu ritual adat keagamaan yang menjadi keyakinan masyarakat Bali ketika ada wabah seperti ini, itu memang ada warisan para leluhur yang bisa jadi pedoman untuk jadi ritual. Para leluhur mengajarkan, kalau ada wabah ada cara sendiri penanganan secara ritual," ucap Koster.

baca juga

Koster mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas kesehatan yang baik dengan jumlah yang memadai. Kata dia, sebanyak 13 rumah sakit rujukan dengan 392 tempat tidur serta ruang isolasi.

"Kemudian tenaga medis yang kompeten, peralatan penanganan Covid-19, dalam bentuk Rapid Test, APD ventilator yang memadai dan banyak dibantu kepala gugus tugas nasional. Luar biasa beliau, kalau sekarang ditelepon, besoknya dikirim perlengkapan yang kami butuhkan," ucap dia.

Lebih lanjut, pihaknya juga sudah menyiapkan laboratorium di sejumlah rumah sakit dan universitas

"Dulu susah, karena harus ke Jakarta dan Surabaya. Sekarang bisa dalam 24 jam 490 spesimen per hari, tenaga medis disediakan hotel tidak bolak-balik dari kediaman ke tempat bertugas," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Corona, Bule Australia Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel Bali

Diduga Corona, Bule Australia Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel Bali

Jatim | Kamis, 07 Mei 2020 | 15:20 WIB

Diduga karena Corona, Bule Australia Tewas Dalam Hotel di Bali

Diduga karena Corona, Bule Australia Tewas Dalam Hotel di Bali

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 11:40 WIB

Dua Laboratorium Uji Spesimen Covid-19 di Bali Sudah Beroperasi

Dua Laboratorium Uji Spesimen Covid-19 di Bali Sudah Beroperasi

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 14:56 WIB

159 Pasien Positif Corona di Bali Sembuh, 4 Meninggal Dunia

159 Pasien Positif Corona di Bali Sembuh, 4 Meninggal Dunia

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:30 WIB

Pemudik Asal Bali Menumpuk di Pelabuhan Ketapang

Pemudik Asal Bali Menumpuk di Pelabuhan Ketapang

Foto | Minggu, 03 Mei 2020 | 13:36 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×