Aksi Demonstrasi Memanas, Dolar AS Diprediksi Melemah

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Aksi Demonstrasi Memanas, Dolar AS Diprediksi Melemah
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Pergerakan rupiah pada awal Juni ini masih perkasa melawan dolar AS.

Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan rupiah pada awal Juni ini masih perkasa melawan dolar AS.

Menurut pengamatannya, rupiah mungkin bisa mendapatkan dorongan penguatan terhadap dolar AS karena kondisi di AS yang berpotensi menganggu aktivitas ekonomi AS.

Selain itu, lanjutya, pasar juga masih merespon positif rencana pembukaan kembali sebagian aktivitas ekonomi di tengah pandemi yang masih berlangsung.

Kendati begitu, Ariston menambahkan potensi perang dagang AS dan China bisa menahan penguatan tersebut.

"Rupiah hari ini berpotensi menuju kisaran support Rp 14.500 - Rp 14.450 dengan potensi resisten di kisaran Rp 14.700," kata Ariston dalam riset hariannya, Selasa (2/6/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Jumat pekan kemarin (29/5/2020) berada di level Rp 14.610 per dolar AS.

Level itu menguat bila dibanding pergerakan Kamis sebelumnya yang berada di level Rp 14.715 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat pekan kemarin berada di level Rp 14.733 per dolar AS.

Posisi itu menguat bila dibandingkan pada Kamis sebelumnya yang berada di level Rp 14.769 per dolar AS.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS