alexametrics

Jasa Marga: Hingga Juni 2020, Pembebasan Lahan Tol Japek II Capai 76 Persen

Bangun Santoso | Achmad Fauzi
Jasa Marga: Hingga Juni 2020, Pembebasan Lahan Tol Japek II Capai 76 Persen
Sebagai ilustrasi: Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated). [Dok Jasa Marga]

Kehadiran Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan nantinya dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Purwakarta dari sisi selatan

Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan saat ini masih berusaha membebaskan lahan untuk Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan. Hingga akhir Juni 2020, pembebasan lahan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 3 (Taman Mekar-Sadang) telah mencapai 76,99 persen.

Direktur Teknik PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) Bambang Sulistyo mengatakan, meskipun masih proses pembebasan lahan pihaknya tetap melanjutkan pembangunan fisik. Hingga akhir Juni, proses pembangunan fisiknya mencapai 27,16 persen.

"Untuk Paket 2 (Setu-Taman Mekar) pembebasan lahan mencapai 8,14 persen dan Paket 1 (Jatiasih-Setu) mencapai 0,99 persen. Lalu, proses konstruksi untuk paket 1 dan 2 masih menunggu progres pengadaan lahan dan penyelesaian Detail Engineering Design (DED)," ujar Bambang dalam keterangannya, Senin (6/7/2020).

Bambang melanjutkan, saat ini PT JJS terus mengupayakan percepatan pembebasan lahan dengan melakukan identifikasi permasalahan pengadaan tanah di lapangan. Selain itu, PT JJS juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk meminimalisir kendala agar pembangunan fisik dapat dipercepat.

Baca Juga: Aspal Jalan Tol Cikampek Arah Jakarta Akan Dilakukan Pengerasan

"Saat ini, masih dilakukan penjajakan kerja sama dengan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk sisa anggaran tahun anggaran 2016-2019 guna memperlancar pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) kepada masyarakat atau pihak-pihak terdampak pembangunan jalan tol ini," kata dia.

"Tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian PUPR terus melakukan proses administrasi hingga proses musyawarah. Bila MoU untuk Dana Talangan Tanah (DTT) sudah ada, maka proses pembayaran UGK segera dilakukan," tambah Bambang

Kehadiran Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan nantinya dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Purwakarta dari sisi selatan.

Selain itu, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan ini juga terintegrasi dengan Jalan Tol JORR II dan Jalan Tol Cipularang.

Dengan demikian, dapat pula menurunkan biaya logistik barang menuju dan dari wilayah-wilayah yang dilewati kedua jalan tol tersebut.

Baca Juga: Bos Jasa Marga Blak-blakan Rumitnya Verifikasi Pembebasan Lahan

Komentar